Search

Days in Our Lives,,,

hari hari belajar kami,,,

Month

November 2011

“Ma’rifatullah Azzam lewat Tata Surya dan QS Ibrahim : 33 dan QS Al Anbiya : 33,,,”

Kami masih terus belajar mengenal Alloh dan menundukkan diri kami pada Nya,,,

Dua hari kemarin Azzam belajar tentang Tata Surya,, Masih rangkaian dari ma’rifatullah lewat penciptaan alam semesta, Azzam yang memang sedang suka mengeksplore sesuatu yang berkaitan dengan tata surya (planet, komet, asteroid, meteor, roket dan misi penelitian luar angkasa, dll,,) bunda kenalkan dengan Pencipta semesta,,,

Pencipta yang mengatur seluruh semesta yang dipatuhi oleh seluruh semesta sehingga semesta ini tunduk patuh dan terbentang dengan seimbang,, (sesuai garis edarnya dan ngga bergerak sendiri sendiri semaunya,,,)

Karena sebelum sebelumnya Azzam sudah banyak terpapar dengan informasi luar angkasa, bunda  hanya memberi penekanan penekanan tentang betapa teraturnya Alam semesta dan hal itu adalah merupakan bukti tasbih dan ketundukan semesta alam pada Alloh swt, Penciptanya,,

Azzam sebelumnya sudah membaca buku buku tentang luar angkasa,, Azzam juga sudah kenalan dengan gerhana bulan (yang pernah disaksikannya,, ceritanya ada di bertasbih-bersama-semesta/), Azzam juga suka nonton vcd Space adventure dan berkunjung ke web http://www.kidsastronomy.com/,, dan kami memang sukaaa sekali ngobrol dan ceritaaaa dimana saja kapan saja termasuk hal hal yang kadang kadang ditanyakan Azzam tentang alam semesta,, (yang ngga bisa tercatat dengan lengkap di blog ini,,),,

Kemarin setelah Azzam mengeksplore dan banyak tanya tentang Space shuttle Discovery, Bunda mengkaitkan dengan apa yang sudah pernah didiskusikan sebelumnya marifatullah-azzam-lewat-benda-benda-langit-dan-qs-an-nahl-12/ yang kemudian dilanjutkan dengan ngobrol tentang tata surya (sambil glunsang glundung di tempat tidur,,),,

Ngga puas cuma ngbrol,, bunda -lagi lagi- mengambil kertas dan mulai mencoret coret gambar tata surya,, Azzam yang memang tipe visual langsung semangat kalo bundanya sudah ambil kertas,,

Mulailah bunda menggambar Tata Surya,, yang kemudian kami definisikan dengan sederhana sebagai kumpulan planet atau benda luar angkasa yang bergerak teratur mengelilingi sebuah matahari,,

Azzam sudah bisa mengidentifikasi nama planet walaupun urutannya masih terbolak balik,,, (its fine,,) dan Azzam juga sudah berkenalan dengan “gaya gravitasi” (baik gravitasi matahari ataupun planet),,

Azzam juga sudah kenal dengan Revolusi, gerak planet mengelilingi matahari yang menjadi ukuran untuk satu tahun dan Rotasi, gerak planet pada porosnya yang menjadi ukuran untuk satu hari,, (Ini dia pelajari dari cd ADI, Space Adventure dan buku sederhana yang sering kami baca iseng iseng,,),, dan Azzam juga sudah kenal dengan bulan/satelit yang mengelilingi planet,,

Azzam sudah tahu kalau bumi punya satu bulan dan Jupiter punya dua puluh bulan dan Azzam sibuk bertanya berapa jumlah bulan yang dimiliki masing masing planet yang lain,, (yang ini bunda belum bisa jawab dan memang belum mencari tahu berapa jumlah bulan untuk masing masing planet,, (he he,, nanti Azzam cari sendiri ya,,)

Azzam juga sudah kenal dengan asteroid, komet, meteor, yang memiliki geraknya sendiri sendiri di semesta,, Azzam juga sudah kenal dengan galaksi dan Galaksi Bima Sakti yang dikenalnya sebagai kumpulan tata surya,, dan Azzam juga tahu kalau diluar angkasa itu hampa udara,,

Bunda menggambarkan dan mencoba mengurai apa apa yang sudah Azzam kenal atau Azzam pernah ketahui dari VCD atau buku yang dibacakan bunda,,

Sambil menggambar dan mendengarkan cerita Azzam,, bunda mengulang menjelaskan bahwa seluruh keteraturan semesta adalah bentuk dari ketaatan semesta pada Alloh,,

Seperti yang sudah dijelaskan di,,

Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. (QS Ibrahim : 33)

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. (QS Al Anbiya : 33)

Bunda pelan pelan menjelaskan, bahwa pada alam semestalah kita bisa belajar ketundukan dengan baik,, Mereka (alam semesta) itu sangat nurut pada Alloh,, Mereka bergerak dengan patuh,,sesuai perintah Alloh,, Mereka tak pernah berhenti bertasbih memuji Alloh,,

Azzam juga membaca

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (QS Al A’raf : 54)

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al Luqman : 29)

Sorenya, sebelum ayah pulang, Azzam menggambar tata surya nya sendiri,, dan kembali “mengoceh” meriview apa apa yang diingatnya dari diskusinya dengan bunda,, Dan malam sepulangnya ayah,, Azzam “menggempur” ayah dengan celotehnya,,

Alhamdulillahir Rabbil ‘alamiin,, Mudahkan kami yaa Alloh,, Mudahkan kami mengenal dan belajar Tunduk padaMu seperti tunduknya semesta,,

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.(QS Ar Ra’d : 2)

“Main di Dalam Space Shuttle Discovery,,,”

Beberapa hari lalu, bunda dapet link keren dari Klub Sinau,, Ini link nya,,, http://360vr.com/2011/06/22-discovery-flight-deck-opf_6236/index.html

Masyaalloh,, Subhanalloh,, Kereeennn banget,,, Gambar/fotonya bisa berotasi 3600 karena diambil dengan kamera rotasi (rotational cameras) dengan lensa ultra wide-angle,,,

Seperti ada di dalam Space Shuttle Discovery beneran,, Azzam (plus Ayah dan bunda) sukaaaa banget dan kami juga berkunjung ke webnya langsung http://360vr.com/ dan main main dengan buanyakk foto 3 dimensi lain,,

Azzam yang memang mulai tertarik kegiatan photography (turunan ayahnya,, he,, he,,) ngga bosen bosen main dan mengamati,, Fotonya diputar putar, dibesar kecilkan dan dieksplorasi gambarnya,,

Azzam juga mengamati foto peluncuran Space Shuttle Discovery dari Kennedy Space Center yang diluncurkan pada tanggal 24 Februari 2011 lalu, sambil sibuk menenteng nenteng Educomicnya tentang Aku Suka Belajar Pesawat,,

Karena akhir akhir ini Azzam memang sedang sukaaa sekali membaca Educomic Pesawatnya dan menggambar Space Shuttle,, jadilah Azzam tambah bersemangat mengamati karena dia mau meniru gambarnya,, Plus cerewet tanya ini itu,, (yang bunda harus “belajar” dulu sebelum menjawab,, he,, he,,) Alhamdulillah Azzam masih cukup puas kalau pertanyaannya dijawab dengan “jawaban sederhana”,, yang dibaca ulang dari Educomicnya dan dibrowse dari beberapa web yang berkaitan dengan Space Shuttle Discovery,,

Pertama bunda membuka wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/STS-133 tentang Space Shuttle Discovery,, Terus lanjut menelusuri webnya NASA di http://www.nasa.gov/mission_pages/shuttle/shuttlemissions/sts133/main/index.html,,, Di web pagenya NASA banyaaakkk informasi tentang misi misi luar agkasanya dan bunda “hanya” baru memperkenalkan,, Insyaalloh satu hari nanti Azzam bisa membaca dan mempelajarinya sendiri,, aamiin,,

Bunda pelan pelan menjelaskan tentang STS 133 sebisa bunda,,,dan dengan bahasa sesederhana mungkin,,

STS-133 mission patch
Launch:
4:53:24 p.m. EST – Feb. 24, 2011
Landing:
11:57:17 a.m. EST – March 9, 2011
Orbiter:
Discovery
Mission Number:
STS-133
(133rd space shuttle flight)
Launch Window:
10 minutes
Launch Pad:
39A
Mission Duration:
12 days, 19 hours, 4 minutes and 50 seconds
Landing Site:
KSC
Inclination/Altitude:
51.6 degrees/122 nautical miles
Primary Payload:
35th station flight (ULF5), EXPRESS Logistics Carrier 4 (ELC4), Permanent Multi-Purpose Module (PMM)

STS-133 Mission Specialists Steve Bowen and Alvin Drew participate in the mission's first spacewalk.                     STS-133 pilot Eric Boe and European Space Agency astronaut Paolo Nespoli, Expedition 26 flight engineer.

STS-133 spacewalkers work on the outside of the International Space Station. The crew conducted two spacewalks during the flight. Photo credit: NASA (left picture)

STS-133 Pilot Eric Boe and International Space Station Flight Engineer Paolo Nespoli work inside the Columbus laboratory of the International Space Station during STS-133. Photo credit: NASA (right picture)

Hmm jadi inget almarhum Eyang,,, Kangen dan inget ceritanya tentang luar angkasa dan NASA,, Dulu eyang seneng kalo bunda minta diceritain loh Nak,,

Alhamdulillah sekarang senang rasanya lihat Azzam suka belajar,, Semoga apa apa yang Azzam pelajari mendekatkan Azzam pada Alloh ya,,

Sesungguhnya semesta ini teratur dan seimbang karena tunduk pada Alloh,,, Mari belajar tunduk pada Alloh dari keteraturan semesta,,

Robbanaa masukkan kami kedalam golongan orang orang yang tunduk padaMu,, Seperti tunduknya semesta pada Mu,,, Aamiin ya rabbaal ‘alaamiin,,

Menggambar dan Mewarnai bersama Tux Paint, Cars 2 Color dan Drawing 4 Kids,,,

Azzam memang sukaaaa sekali menggambar, hampir tiada hari yang tidak menggambar,, Kemajuan menggambarnya cukup baik,, Selain menggambar mobil, Azzam sekarang juga mulai menggambar pesawat terbang lengkap dengan matahari, awan dan burung ala Azzam dan Azzam juga mencontoh (dari buku Educomic Aku Suka Belajar Pesawat, terbitan BIP) menggambar Roket/Pesawat Luar Angkasa (lagi lagi ala Azzam berupa lonjongan lonjongan bertumpuk ditambah segitiga disisinya),, Selama ini Azzam menggambar lebih banyak dengan media kertas dan menggunakan pensil warna dan baru belajar menggunakan cat air,,

Selain dengan kertas, Azzam juga sudah kenal dengan software paint (Accessories nya Microsoft) dan mewarnai lembar lembar coloring pages yang didownload dan diwarnai dengan software yang sama,,

Minggu kemarin, bunda coba cari software menggambar untuk anak anak supaya media menggambar Azzam lebih bervariasi,, Bunda coba googling dengan key word, Paint software for kids dan mendapatkan list buanyaaak sekali software untuk anak dari yang berbayar sampai yang gratiissss,,, Akhirnya bunda mendownload beberapa yang gratiss lewat http://en.softonic.com/s/free-kids-painting juga lewat http://www.softpedia.com/get/Others/Home-Education/Drawing4Kids.shtml dan karena ngga bisa diinstall semua, jadilah bunda hanya bisa menginstall tiga software untuk Azzam,,

Tux Paint beserta stamp yang bisa “ditempel” di kertas gambar yang didownload terpisah , Cars-2-Color  dan Drawing4Kids, tiga software yang menemani azzam menggambar hampir sepekan terakhir ini,,

Alhamdulillah,,

Happy learnng son,

Ilustrasi dari Screenshoot pribadi, http://www.tuxpaint.org, http://www.en.softonic.com dan http://www.softpedia.com

“Belajar Matematika Lewat Games di Hooda Math,,,”

Sudah dua hari ini Azzam asik main main Math games di Hoodamath.com,, Games games untuk alat belajar matematika yang secara umum terbagi menjadi tiga bagian besar Geometry games, Arithmetic games (addition games, subtracion games, multiplication games, fraction games, etc,,) dan Logic games,,

Azzam belajar Geometri dan logika tanpa dia sadari,, (untuk aritmatic, hoodamath masih “terlalu susah”, Azzam banyak belajar lewat media games juga, salah satu ceritanya ada di math-math-funfunfun/)

Azzam main game favoritnya Vehicles2. Game baru, mungkin karena baru berkunjung ke hoodamath lagi ya,, (yang vehicles 1 sudah sering dimainin sebelumnya,,)

Azzam main bolak balik dan berusaha mengumpulkan bintang untuk masing masing level,, sampai hari ini sudah sampai level 17 (kalo ngga salah),,

Karena sudah lamaa ngga main, Azzam tergoda untuk main games yang duluu pernah dia mainkan,, Azzam main Logic Game,,

Grow farm, game membangun peternakan agar semua komponen peternakannya terbangun maksimal,, Azzam juga mencoba berulang ulang sampai seluruh bagian peternakan nya terbangun maksimal,,(Ini juga game baru,,) Karena ingat game membangun sebelumya Grow school., Azzam juga main game membangun sekolah yang cara mainnya sama dengan game membangun peternakan,,

Terakhir kemarin, Azzam main game geometri Mini train (game menyusun bentuk bentuk geometri tertentu seperti segitiga dan persegi panjang di sebuah jalan, supaya jalannya bisa dilewati kereta dengan baik,,), selain geometri, Azzam juga belajar keseimbangan dari game ini,,

Selain belajar matematika lewat games,, beberapa hari ini juga Azzam asik belajar berhitung dengan jari kaki tangan,, Bukan cuma jari kaki tangan Azzam tapi juga jari kaki tangan bunda,, he he,, Sambil glundang glundung di tempat tidur (plus cerita dan ngobrol), Azzam dan bunda angkat kaki dan tangan tinggi tinggi dan mulai berhituuunggg,,, Berhitung penjumlahan dan pengurangan,,

Azzam juga belajar berhitung pake alat bantu sayap ayam goreng “spicy wings”,, hmm yummy,, dan pake alat bantu bambu bambu kecil bekas “kaki naga” he he,, (yang ini gambarnya ngga bisa diunggah karena Azzam belajarnya ngga pake baju alias cuma pake celana dalam dan kaus dalam,, ) Serunya belajar dengan media apaaaa ajaaaa,,,dan ngga musti mandi dulu plus ngga perlu seragam,, he he,, Serunya home schooling,,,

Happy learning son,,

Semoga seluruh yang Azzam pelajari bermanfaat untuk Azzam kelak, dan makin mendekatkan Azzam pada Alloh ta’ala,, aamiin yaa Robbal ‘alaamiin,,

“Membuat Peta Menuju Syurga,,,”

Pagi ba’da Subuh ini seperti biasa Azzam membaca buku Iqronya,, Alhamdulillah pekan ini Azzam sudah menyelesaikan Iqro 2 nya dan beberapa hari ini sambil terus mengulang ulang tertib membaca panjang pendek huruf, bunda sounding untuk hukum nun mati dan tanwin, Izhar, Idghom, Iqlab dan Ikhfa (Azzam belajar dengan buku Iqro for Kids keluaran ABC Al Mawardi cerita sebelumnya ada di belajar-arabic-alphabet-huruf-hijaiyah/ ) dan Azzam memang sudah sering juga “main” dengan software Digital Qur’an yang ada di laptop,,

Sambil mencontohkan hukum nun mati dan tanwin pada ayat ayat yang sudah Azzam hafal, bunda mengambil dua ayat terakhir surat Az Zalzalah untuk contoh Idghom, Izhar dan Ikhfa,,

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (7) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (8

Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.(7) Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula. (8)

Bunda menjelaskan makna dua ayat itu dengan sederhana,, Bagaimana Alloh melihat setiap kebaikan dan keburukan yang kita lakukan walaupun sekecil apapun dan Alloh akan memberi balas pada apa apa yang kita lakukan,, Bunda menghubungkannya dengan ayat ayat di surat Al Qaari’ah yang Alhamdulillah sudah dihapal Azzam dan mulai Kamis kemarin sudah dipakai didalam sholat,,

Bahwa setiap apa yang kita lakukan akan memperberat timbangan tabungan amal kita,, seperti yang Alloh sampaikan di ayat 6 s/d 11 QS Al Qaari’ah,,

فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ (6) فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ (7

Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya,(6) maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).(7)

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ (8) فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ (9

Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, (8) maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.(9)

وَمَاأَدْرَاكَ مَاهِيَهْ 10     نَارٌ حَامِيَةُ 11

Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (10)  (Yaitu) api yang sangat panas.(11)

Alhamdulillah sewaktu menghafal Al Qaari’ah, Azzam juga sambil membaca terjemahannya jadi Azzam sudah belajar memahami timbangan kebaikan (Azzam memang sudah di papar terus menerus tentang bagaimana penilaian Alloh terhadap manusia, dalam makna yang sederhana,, (catatan belajarnya ada di yang-berbekal-yang-layak-tersenyum/)

Bunda sampaikan ke Azzam bahwa Alloh membuat rambu rambu untuk manusia yang mau berusaha untuk mendapat SyurgaNya Alloh,, Yang langsung disahuti Azzam “Ooo seperti rambu rambu lalulintas ya bunda,,?!”,, “Iya”, jawab bunda, sambil mengambil kertas seadanya diatas meja dan menggambar persimpangan jalan menuju neraka dan syurga.

Sambil menggambar bunda menjelaskan bahwa setiap Rambu dijelaskan dalam Al Quran,, Apa apa yang boleh dikerjakan manusia dan apa apa yang harus dijauhi manusia dan manusia bebas memilih jalan mana yang mau dilewatinya,,Bunda mengambil contoh contoh yang sangat sederhana yang insyaalloh sudah dipahami Azzam diusianya yang kanak kanak,,

Akhirnya Azzam pun ikut menggambar di “peta” bunda,, Azzam membuat kolam susu di syurga dan tempat mainan mainan, he he,, dan Azzam menggambarkan rute (dengan garis) jalan mana yang harus kami tempuh menuju “Syurga”,,

Tak puas dengan gambar bunda yang keciiil di sudut kertas, Azzam meminta tambahan kertas lengkap dengan pensil warnanya,, Jadilah Azzam membuat “Peta Menuju Syurga” nya sendiri,,

Sambil menggambar, Azzam menjelaskan pada ayah dan bunda apa apa yang ada di kepalanya,, Mulai dari kita harus memperbanyak dan memperberat catatan kebaikan sampai pada Pengawasan Alloh dan kehadiran malaikat yang senantiasa mengawasi dan mencatat,,

Alhamdulillah,, Segala Puju Bagi Alloh,, Yang memberikan kemudahan pada kami untuk menyampaikan ayat demi ayat dan memudahkan Azzam untuk menyerap energi kejernihan fitrahnya,,

Hanya pada Alloh saja kami memohon penjagaan,, Aamiin yaa Robbal ‘alamiin,,

“Antara Ruang Tamu dan Kamar Azzam,,,”

Rumah tinggal kami memang tidak besar, tapi kami bersyukur karena rumah kami begitu “Hangat”,, Karena kami menghangatinya dengan Sujud pada Alloh, doa doa, cinta dan kebahagiaan kebersamaan tumbuh berkembangnya kami bersama,,

Dimanapun kami ditempatkan Alloh,, dirumah seperti apapun,, kami menghangatinya dengan hal yang sama,, Cinta karena Alloh dan kebahagiaan tumbuh bersama,,

Alhamdulillah,, dengan segala keterbatasan, kami berusaha untuk memulai menjalankan sunnah untuk memisahkan tempat tidur Azzam,,

Seperti inilah kamar Azzam,, Kamar yang disiang hari menjadi ruang tamu sekaligus tempat Azzam membaca buku atau melakukan sebagian aktivitas belajarnya, dimalam hari berubah fungsi menjadi kamar tidur Azzam,, (cerita Azzam mulai bobo sendirinya sebenernya sudah diunggah di azzam-bobo-di-kamar-sendiri/, tapi waktu itu tanpa gambar kamarnya,,)

Ngga sehat ya,,? ngga pake kasur,,? Jangan khawatir, Insyaalloh ngga pa pa,, Rasulullah aja bobo beralaskan tikar kasar terbuat dari daun dan rerumputan,,

Hmm someday, Azzam will miss his room,,

Alhamdulillah,, terimakasih Alloh atas seluruh karunia kebahagiaan,, Semoga Engkau simpankan bagi kami  “Rumah yang hangat” di SyurgaMu kelak,, aamiin yaa Robbal ‘alaamiin,,

“Rumah di Surga Tempat Tinggal Sesungguhnya,,,”

Memiliki rumah memang menjadi harapan banyak orang. Banyak cara yang ditempuh untuk mendapatkan rumah yang sekaligus menjadi status sosial bagi pemiliknya. Masing-masing kita berhak untuk membangunnya karena bumi ini memang dihamparkan oleh Sang Pencipta untuk kita manusia yang hidup diatas tanahNya. Namun dalam kenyataannya ada banyak manusia yang serakah dalam membangun istananya didunia. Para tuan tanah menjadikan kita makin terhimpit demi desakan pembangunan yang tak pernah terencana. Bahkan untuk memberikan pori pada air saja tak diberikannya sehingga ketika Sang air marah manusia juga yang merasakan akibatnya. Terkadang sebagian dari kita tak peduli lagi melihat masih ada orang yang hidupnya bernaung dalam rumah berjalan, berpondasikan roda beratapkan plastik sampah dan beralaskan kardus bekas televisi mewah.

Bersyukurlah kita yang masih diberikan kenyamanan untuk tempat merebahkan kepala pada kasur busa. Bersyukurlah kita yang tak perlu setiap bulannya mengunci pintu rapat-rapat agar tak bertemu si pemilik rumah yang menagih uang sewa. Bersyukurlah kita yang dalam mimpi malamnya tak terbangunkan oleh derasnya air ketika banjir datang dan bersyukurlah kita yang memiliki rumah sendiri seberapapun ukurannya seperti apapun bentuknya karena semuanya itu hanya rumah sementara kita.

Rumah adalah tempat yang paling pertama dan utama untuk membentuk karakter isi penghuninya. Rumah juga adalah tempat berkumpul dan berbagi kebaikan sesama anggotanya. Didalam rumah ini kita mendapatkan pelajaran pertama tentang miniatur  bermasyarakat. Saling menghargai dan menghormati berawal dari rumah. Dari dalam rumahlah segala tahapan kehidupan bermula bukan sekedar menjadi tempat bernaung dari panas dan hujan saja.

Namun tidak sedikit dari kita yang belum menjadikan rumah sebagai basis pendidikan untuk anak-anaknya. Padahal orangtua adalah agen perubah yang harus  mempersiapkan anak-anaknya untuk dapat bertahan dari segala keliaran dunia. Orangtua adalah pendidik sebenarnya untuk anak-anaknya. Jangan malah kita sendiri yang menjadikan anak sebagai hiburan semata saja karena kelucuannya. Bermacam bidang ilmu dapat dipelajarinya bersama-sama. Karena hak belajar bukan hanya kewajiaban anak saja tetapi juga sama wajibnya bagi orang tua.

Mulailah persiapan dari sejak sebelum menjadi orang tua, artinya persiapan perencanaan mendidik anak mesti direncanakan dari mulai memilih pasangan hidup. Komitmen yang dibangun sebelum memiliki anak adalah bagaimana kita akan mendidik anak kita. Akan memakai metode pendidikan seperti apa. Atau pilihan gampang dan umum serahkan saja pendidikannya pada sekolah walaupun orangtua sendiri yang akan memetik buah dari benih yang ditanamnya.

Suasana didalam rumah dalam bentuk apapun untuk ukuran berapapun kita sendiri yang harus menciptakan. Akan seperti suasana dirumah sakit kah yang penghuninya selalu meminta tolong,,, bisa kita ciptakan. Akan seperti suasana kuburan kah yang kesunyiannya bikin kita merinding,,, bisa kita ciptakan. Akan seperti suasana ramainya pasar kah dengan hiruk pikuk orang didalamnya serta seisi rumah penuh dengan barang hiasan,,, bisa kita ciptakan. Akan seperti suasana arena pertandingan kah yang memperlihatkan saling tendang dan pukul ,,, bisa kita ciptakan. Atau ingin menjadikan suasana rumah kita seperti layaknya di surga yang penuh kedamaian dan kebahagiaan diantara semua penghuninya,,, sangat-sangat bisa. Semua adalah pilihan kita sebagai bagian dari penghuni didalamnya.

Maka jadikanlah rumah kita seperti tempat ibadah yang akan selalu mendapatkan naungan keberkahan dari do’a – do’a dan sujud penghuninya. Jadikanlah penghuni rumah itu seperti sekumpulan lebah yang selalu bekerja sama, mencari nafkah yang halal sebagai sumber makanan untuk menghasilkan manisnya madu kebaikan dalam keluarga. Jadikanlah rumah kita sebagai tempat belajar dan mengajar antara anak dan orangtua, suami dengan istrinya. Jadikanlah rumah kita sebagai pembentukan Akhlak untuk semua orang didalamnya yang dapat dirasakan juga oleh tetangganya. Jadikanlah rumah kita sebagai bagian tempat bertafakur dari besar dan luasnya dunia untuk mengkaji kebesaran Sang Pencipta. Juga jadikanlah rumah kita sebagai tempat persinggahan sementara untuk melanjutkan perjalanan panjang  menuju tempat peristirahatan sesungguhnya di Surga sana.

Part Of Our Journey,,,

This slideshow requires JavaScript.

Featured post

Kurikulum Homeschooling Azzam : “Jagalah Allah, Dia akan menjagamu,,,”

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا غُلَامُ أَوْ يَا غُلَيِّمُ أَلَا أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهِنَّ فَقُلْتُ بَلَى فَقَالَ احْفَظْ اللَّهَ يَحْفَظْكَ احْفَظْ اللَّهَ تَجِدْهُ أَمَامَكَ تَعَرَّفْ إِلَيْهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ وَإِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ قَدْ جَفَّ الْقَلَمُ بِمَا هُوَ كَائِنٌ فَلَوْ أَنَّ الْخَلْقَ كُلَّهُمْ جَمِيعًا أَرَادُوا أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَكْتُبْهُ اللَّهُ عَلَيْكَ لَمْ يَقْدِرُوا عَلَيْهِ وَإِنْ أَرَادُوا أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَكْتُبْهُ اللَّهُ عَلَيْكَ لَمْ يَقْدِرُوا عَلَيْهِ وَاعْلَمْ أَنَّ فِي الصَّبْرِ عَلَى مَا تَكْرَهُ خَيْرًا كَثِيرًا وَأَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Dari Ibnu Abbas dia berkata: Aku dibonceng Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dan beliau berkata, “Nak, aku akan mengajarimu beberapa kalimat, semoga Allah memberimu manfaat dengannya.” Aku berkata: Ya Nabi berkata, “Jagalah Allah, Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, kamu akan menjumpai Nya ada di hadapanmu. Kenalilah Dia dalam keadaan lapang, Dia akan mengenalimu di waktu sempit. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Pena telah kering terhadap semua yang ada, maka jika seluruh makhluk ingin memberimu manfaat (menolongmu) dengan sesuatu yang tidak ada dalam takdir Allah untukmu, mereka tidak akan sanggup melakukannya. Dan jika mereka ingin membahayakan dirimu dengan sesuatu yang tidak ada dalam takdir Allah padamu, mereka tidak akan sanggup melakukannya. Ketahuilah, sesungguhnya dalam kesabaran terhadap hal yang tidak kamu sukai ada banyak sekali kebaikan. Sesungguhnya kemenangan datang bersama dengan kesabaran. Sesungguhnya solusi datang bersama dengan kesulitan. Dan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi, dia berkata: hasan shahih)

Nasihat panjang ini diberikan Rasulullah pada Abdullah bin Abbas,, Pada saat Rasul meninggal, usia Abdullah Ibnu Abas baru 13 tahun, hal ini berarti Rasul menasihati Ibnu Abbas ketika usianya kurang dari 13 tahun,,, (silahkan merujuk pada http://cahayasiroh.com/parentingnabawiyah/index.php/artikel/pendidik/12-antara-dua-nasehat-rasulullah-bagian-1 dan kisah tentang pemuda luar biasa ini ada di http://www.tarbiyah.net/tokoh/26-abdullah-bin-abbas-pemuda-yang-luas-ilmunya)  Subhannalloh,, Sebuah nasihat panjang untuk usia anak anak,,,

Rasulullah adalah manusia tauladan, nasihatnya tidak akan pernah salah dan tidak akan pernah diberikan pada orang yang salah,, begitupun nasihat yang diberikannya pada Ibnu Abbas,, Rasul tahu persis bahwa nasihat ini layak diberikan untuk anak anak seusia Ibnu Abbas,, Continue reading “Kurikulum Homeschooling Azzam : “Jagalah Allah, Dia akan menjagamu,,,””

Featured post

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: