Inilah aktifitas Azzam semalam,, sebenernya Azzam sudah rapih mau keluar makan malam, tapi karena hujan,, jadilah kami semua menunggu hujan reda,,

Mula mula Azzam iseng main mainan keseimbangannya (buatan ayah loh,, ceritanya ada di mainan-keseimbangan/ ),, Seperti biasa naluri menumpuk numpuk benda mulai keluar,, Azzam menumpuk Aqua gelas ditambah dodol (yang sebelumnya dipakai mengganjal perut karena laper he he,,) dan diatasnya ditaruh mainan keseimbangannya,, Sudah dimainain, putar puter, bulak balik dipindah pindah,, eh hujannya belum reda juga he he,, Akhirnya Azzam lepas jaket dan mengambil Puzzle Cars nya,, Hmm mulailah acak acak,,!!

Tiga hari terakhir ini selain membaca QS An Nahl, Azzam juga asik mengutak atik Puzzlenya,, Ya, ayah membelikan 2 set puzzle besar isinya 98 keping (buanyak buanget kan,, setidaknya menurut bunda waktu pertama kali lihat,,) bergambar The Cars,,

Puzzle sebenernya termasuk mainan yang Azzam sukaaa, sejak usia 2 tahun Azzam sudah kenal Puzzle dan senang main puzzle, seinget bunda puzzle yang terakhir bisa dikerjakan Azzam dalam waktu cepat itu jumlahnya mungkin sekitar 40 keping,, tapi karena ngga dibawa (ada dirumah Depok) jadilah selama setahun ini Azzam absen dari main Puzzle,,

Dari kesukaan Azzam main puzzle inilah bunda sebenernya mengenali tipe belajar Azzam yang Visual-Spasial (yang salah satu kekuatannya adalah dalam hal mengamati,, penjelasan ringkasnya ada di multiple-intelligences-3-kecerdasan-visual-spasial/),, Jadilah mulai dari pengenalan itu bunda dan Ayah memanfaatkan kekuatan belajar ini,, Bunda dan ayah kalau mau menerangkan sesuatu biasanya dengan media menggambar,, (sambil ngomong, sambil nggambar) yang biasanya diikuti Azzam juga dengan menggambar, Misal ketika bunda menerangkan tentang fungsi otak, bunda menggambar bagian otak, (ceritanya ada di otakku-sehat/) atau ketika bunda menerangkan tentang pohon, bunda juga menggambarnya,, Begitu juga ayah ketika mengenalkan huruf huruf (baik alphabet ataupun hijaiyah), Ayah menggambarnya dikertas yang ditempel ayah didinding kamar),,

Subhannalloh,, Segala puji bagi Alloh yang memberikan kesempatan ayah dan bunda untuk bisa mengenali Azzam,, Berkahi seluruh proses belajar kami Alloh,, aamiin,,

Sampai akhirnya dua hari kemarin bunda terheran heran (karena sebelumnya mungkin sudah mengunder estimate Azzam,, afwan ya nak,,),, Diwaktu kesempatan menyusun yang kedua kali,, Azzam sudah lebih hafal dari ayah atau bunda yang sebelumnya membantu Azzam menyusun untuk yang pertama kali,,

dan pada waktu menyusun yang ketiga kali (hari Selasa kemarin,) Azzam sudah bisa menyusunnya sendiri terutama untuk yang bergambar besar (mungkin karena lebih mudah melihat pola gambarnya,,),, Bunda dan ayah “cuma” jadi penonton, yang kalo ikut nimbrung harus siap dikoreksi karena salah pasang,, he,, he,, Jadilah sepanjang Azzam mengutak atik puzzlenya, ayah cuma duduk menemani sambil membaca,, (sesekali nengok ke Azzam sambil geleng geleng kepala,,)

Ada hal hal yang bunda perhatikan dari cara menyusun puzzlenya yang sekarang,, Azzam sekarang menjadi lebih detail dalam memperhatikan gambar gambar yang kecil,, (waduh,, bener deh, puzzle yang kedua guambarnya kuecill,, gambar mobil mobil yang parkir dijalan dengan sudut mengerucut- 3 dimensi),, dan Azzam bisa menghubungkan mulai dari tengah puzzle,,

Dua set puzzle selesai,, ditutup dengan makan Soto Banjar Ayam Bapukah yang (akhirnya) ayah beli sendirian karena hujannya masih tetap tunduk pada Alloh untuk turun menyirami bumi,,, Hmm yummi,, hujan hujan, anget anget,,

Ngga ada kalimat lain yang bisa terucap selain Subhannalloh,, walhamdulillah,, semoga bunda dan ayah amanah dalam mengoptimalkan potensi belajar yang sudah Alloh karuniakan untuk Azzam,,

Bimbing kami yaa Alloh,, Mudahkan proses belajar kami,, dan semoga seluruh proses ini makin mendekatkan kami pada Ma’rifah dan ketundukan pada Mu,, Aamiin,,