Search

Days in Our Lives,,,

hari hari belajar kami,,,

Month

May 2011

Didepan Makam Itu,,,

Assalamaualaikum yaa Ahlul kubur,,, sapa kami ketika langkah kami masuk dalam kompleks makam itu,,

Didepan pusara makammu bapak,,,

Tak ada kata kata kecuali lirih doa Azzam disamping makammu,,,

Tak ada kata kata,,, kecuali gemuruh doa dalam hati hati kami,, memenuhi seluruh rongga sanubari kami,,,

Tak bisa kami cium lagi tanganmu bapak,, Tak bisa lagi kami lihat senyummu menyambut,,,

Tapi kami tahu, malaikat Alloh menyampaikan berita kedatangan kami,, Seperti hari kepergianmu dan pemakamanmu bersama derasnya hujan,,, Saat itulah malaikat Alloh menyampaikan padamu betapa seluruh airmata cinta kami menyertai kepergianmu,,,

Tak perlu kata kata lagi bapak,, Sebab cinta dan penerimaanmu telah sempurna kami rasakan,,,

Kau dan seluruh keikhlasanmu dalam menerima kami tidak akan pernah terganti,,,

Tidak akan pernah terganti Bapak,, Oleh siapapun,,,

Titip bapak pada Mu Alloh,, Engkaulah sebaik baik penjaga dan sebaik baik pemberi sayang,,,

 

Advertisements

Belajar di Pesawat Terbang,,,

Pagi ini alhamdulillah kami berangkat “pulang” ke Jakarta,,, Sebenernya sudah diusahakan mencari tiket supaya bisa berangkat kemari tapi semuanya full book sampai last flight,, ga papa, insya Alloh ini waktu berangkat yang terbaik,,,

Walaupun sudah berkali kali naik pesawat, Azzam tetap aja selalu excited,, Dari malam sebelum berangkat, Azzam sudah susah tidur dan sibuk tanya kapan kita naik pesawatnya,,, “aku mau liat mobil yang bawa bagasi,,” katanya,,,

Azzam bangun sangat pagi karena kami terbang dengan first flight 06.25 wita. Sampai bandara Syamsudin Noor (yang namanya sudah dihafal Azzam) kami langsung check in, boarding, lewat pemeriksaan dan ngga lama menunggu langsung diminta naik ke pesawat,,, Azzam sangat menikmati “proses” belajar nya,,,, he he namanya juga anak home schooling,, belajar ya dimana aja,,,

Azzam sibuk meriview apa yang dilewatinya,,, “Tas kita masuk bagasi ya ayah,,?” komentar Azzam waktu tasnya menghilang dibalik tirai ban berjalan ketika check in,,, “Iya,,”jawab ayah pendek,,

Dari terminal keberangkatan kami naik bis menuju tempat pesawat parkir,,, Masuk didalam pesawat, Azzam sibuk longak longok ke luar jendela, tapi karena masih gelap dan kabut,, jadi ngga banyak aktivitas diluar yang keliahatan Azzam,, Hanya ada beberapa mobil yang keliatan lampunya,,, Akhirnya Azzam membaca buku petunjuk penyelamatan dalam pendaratan darurat yang ada di kursi pesawat,, sambil makan coklat,,,,

“Ayah, kita tidak boleh menyalakan telepon genggam karena mengganggu keselamatan penerbangan,,,” papar Azzam ke Ayah,, “Iya karena bisa mengganggu sistem navigasi pesawat Zam, ” jelas Ayah

Pesawat delay lebih dari 30 menit karena cuaca berkabut,,,

Waktu diumumkan pesawat siap untuk take off,, Azzam juga sibuk untuk mengamati sayap pesawat,,, “Sekarang sudah ngga berkabut lagi ya,,? kata Azzam,, “Iya supaya take offnya aman, harus nunggu sampai kabutnya hilang dulu,,,” jawab bunda,,

Bunda kira Azzam agak terganggu sama suara bising mesin pesawat ketika meningkatkan kecepatan berancang ancang take off,, Waah ternyata salah besar,,, Azzam malah sibuk menikmati hal yang dia alami,, (mungkin karena usianya makin tambah, jadi Azzam makin bisa “meresapi” proses belajar diatas pesawatnya ya,,,)

Azzam memasang seat beltnya sendiri (Ayah yang membantu mengencangkan),, “harus pake seat belt,, supaya aman,,” katanya,, Sementara di 1 kursi disamping kami seorang bapak dengan 2 anak kembar yang usianya sekitar 2 tahun lebih tua dari Azzam (mungkin lebih) sampai menjelang pesawat take off pun sulit sekali diminta untuk duduk tenang (maunya berdiri) apalagi diminta pake seat belt sampai akhirnya menangis karena dipaksa ayahnya,,,

Azzam sama sekali tidak takut,,, bahkan waktu pesawatnya take off dan badan Azzam tertolak kebelakang,, Azzam malah asik menepuk pahanya seperti film “Little Einstein” dan teriak “Blast Off,,”

Azzam benar benar menikmati mengamati sayap pesawat yang flipnya terbuka atau tertutup ketika belok dan mengambil posisi koordinat yang sudah ditentukan,,, “Kita terbang tinggi nih nak,, 34.000 kaki,,” kata bunda,,, “Ooh itu tinggi banget ya,,?” reaksi Azzam karena memang belum kebayang 34.000 kaki itu setinggi apa sih,,,

“Iya kalo makin tinggi, atau makin jauh,, suatu benda jadi kelihatan makin keciiilll,,” kata bunda,, “Oo seperti kalo kita liat pesawat terbang di awan…?”tanya Azzam “Iya,,Atau seperti kalo kita lihat mobil dari jauh keliatan kecil,, pas kita deketin ternyata mobilnya besar kan,,,” papar bunda,, “heeh,,” respon Azzam santai,,

“Kalo kita nabrak awan hujan, kita guclak guclak ya bunda,,”tanya Azzam “Iya”, jawab bunda “itu sebabnya pilotnya sebisa mungkin menghindari awan hujan dan mencari jalur yang clear,,,” papar bunda,,, “Kita terbang dilapisan awan Cirrus nih Nak,,, biar ngga guclak guclak,,” tambah bunda

Ditengah perjalanan Azzam Bobo,,, Bangun tepat sebelum landing dan langsung bersuara “kita mau mendarat ya bunda,,,”,, “Iya” jawab bunda,, lalu sibuklah Azzam mengamati flip sayap pesawat,,,,

“Kalo mendarat kita harus berlawanan dengan arah angin nih nak,, ” pancing bunda,, “Supaya pesawatnya ngga kedorong sama angin ya bunda,,” jawab Azzam,, “Iya betullll,,,” kata bunda,,,

Alhamdulillah pesawat mendarat dengan baik dan lagi lagi Azzam “menikmati” proses pengereman pesawat sampai pesawat berhenti,,,

Turun pesawat, Azzam disapa mba pramugari,, Azzam cuma senyum senyum sambil dadah dadah,,, (kaya’nya sih masih setengah ngantuk tuh,,)

Alhamdulillah sampai juga di Jakarta, Terima kasih Alloh,, Engkau menjaga kami,, Sudah ngga sabar mau terbang ke makam Eyang rasanya,,, Izinkan kami berdoa dimakan eyang yaa Alloh,,, Aamiin,,

Kesetrum Mainan Elektrik,,,

“Azzam kesetrum,,,,!!!”

Waah kok bisa,,, Iya bisa,,, kesetrum “cuma” 3 volt,,, Haah,, 3 volt bisa nyetrum,,,, ” Yaa namanya juga Azzam,,, ” He he,,,

Ceritanya Azzam punya tools belajar baru,, Kid Inventor  (keluaran Readboy),, Electrical Tool Kit yang bisa dipakai untuk membuat kira kira 320 rangkaian elektronik sederhana yang aman untuk anak anak,,,

Electrical Kit nya sendiri sebenernya sudah dibelikan ayah dari 2 pekan lalu (13 Mei) tapi sesuai perjanjian Azzam mau belajar “tenang” dulu selama 1 minggu (pekan depan setelah sholat jumat) baru electrical kitnya boleh dibuka,,,

Tapi karena Azzam belum bisa “tenang” dan bunda + ayah masih harus ngebut ngerjain laporan kantor ayah jadilah electrical kitnya baru dibuka hari ini,,,

Pertama kali buka plastik electric kit nya bunda sama ayah cerita tentang Eyang ke Azzam,,

Iya sebenernya pingiiiin banget Eyang yang bisa ngajarin Azzam buat belajar elektronik karena eyang memang jagoannya Elektronic,,, Eyang lulusan ITB (tahun berapa ya,,,,??) jurusan teknik Elektro dan lanjut kuliah di McGraw-Hill University, Toronto, Canada,,, dengan jurusan yang sama dan Eyang adalah pembelajar sejati,,,Dulu bunda seneneeeeng banget kalo udah main main alat elektronik sama Eyang dan Eyangnya juga sabaaaar banget kalo bunda banyak nanya tentang hal hal yang berbau rangkaian elektro terutama waktu bunda belajar Fisika,,,

Tapi Eyangnya sudah pergi,,, Insya Alloh semangat belajarnya Eyang mengalir ke Azzam ya nak,,,

Sesudah plastik dibuka, Ayah, Bunda dan Azzam baca “peraturan” bermainnya, apa apa aja yang tidak boleh dikerjakan supaya alat alat elektroniknya ngga rusak,, Azzam diminta Ayah untuk bisa menjaga alat belajarnya dengan baik…

15 menit ayah sama bunda mencontohkan membuat rangkaian sederhana seri paralel untuk lampu dan baling baling, dengan berbagai macam saklar (saklar geser, tekan, magnet),,, Sesudahnya Azzam sudah lanjut membuat rangkaiannya sendiri,,,

Waah Azzam memang super duper excited sama alat belajarnya yang baru ini (kelamaan nunggu dibukanya kali ya,,,),,, Azzam pasang lepas, pasang lagi, lepas lagi ,,, sueneng buanget kalo bisa nyala lampunya dan muter baling balingnya,,, Mulai bikin rangkaian yang sesuai gambar sampe bikin rangkaian “ala” Azzam yang ngga beraturan,,,,

Sampe akhirnya KESETRUM,,,!!! (kaya’nya sih plus kejepit juga kali ya,,,??)

Yeeee,,, Azzam kaget,, teriak “Sakiiit Bunda,,,,!!” berulang ulang,,,  Tapi Ngga Nangis,,,!!

Azzam menghubungkan baterai langsung (jadi close circuit) dan arusnya ngalir, terus dia pegang kawat besi dibawah batre dan ,,, kesetrum,,, Jempolnya ada cap kawat sedikit melepuh,, Aneh ya,,,?? Cuma 3 volt gitu,,,

Kapok main,,,?? Ooo tentu tidak,,, habis itu ya main lagi walaupun sambil nahan sakit karena perih yang melepuhnya kata Azzam,,,

Sorenya Azzam sama ayah merangkai rangkaian sirine bermacam macam bunyi,,, Untuk rangkaian yang “agak lebih” kompleks, Ayah belum berani melepas Azzam main sendiri karena ada komponen komponen yang kalo salah masang malah jadi rusak (seperti LED, Light emiting Dioda),, Aaah jadi inget Eyang lagi,,,,

Malamnya Ayah dapat kabar harus ke Jakarta karena ada tugas investigasi di karawang,,, Alhamdulillah,, Alloh sediakan jalan untuk datang ke makam Eyang,,,,

Sudah ngga sabar rasanya mau berdoa di makam Eyang walaupun kami tahu dimanapun kami pasti bisa berdoa,,, Insya Alloh kami datang eyang, tengok makam Eyang dan selalu berdoa untuk eyang,,,

We Love You Much,,, Semoga Alloh melapangkan kubur eyang dan meringankan hisab eyang ,, Aamiin,,,

Doa Azzam,,,

Photo Frames. Heart of Red Flowers

Bismillahir Rahmanir Rahim,,,

Allohumma Anta Robbi Laa Illaha illa Anta, khalaqtani wa ana abduka wa ana ala ahdika wawa’dika mastatho’tu wa ‘audzubika min syarri ma shona’tu abuulaka bi ni’matika alaya wa abuu bi dzanbi faghfirlii fa innahu la yaghfiru dzunuba illa Anta,,,

Ya Alloh sayangi ayah, sayangi bunda, sayangi Azzam,,,

Lindungi ayah, lindungi bunda, lindungi Azzam,,,

Berkahi kehidupan kami,,, Limpahkan kehidupan yang berkah untuk kami,,,

Ya Alloh, ampunkan dosa dosa ayah, ampunkan dosa dosa bunda, ampunkan dosa dosa Azzam, ampunkan dosa dosa eyang,,,

Lapangkan kubur eyang ya Alloh,, Ringankan hisab eyang,,,

Ya Alloh,, sekarang eyang sudah dipanggil Alloh,, Azzam ngga bisa ketemu lagi,,, Masukkan eyang kedalam syurga ya Alloh, jangan masukkan eyang kedalam neraka,,,

Masukkan kami kedalam syurga ya Alloh, jangan masukkan kami kedalam neraka,,,

Masukkan kami kedalam golongan orang orang yang bersyukur, masukkan eyang kedalam golongan orang orang yang bersyukur,,,

Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa`fu anhu

Allohummaghfirlii waliwalidayya warhamhummaa kama robbayaanii shoghiiroo”.. Aamiin, Allohumma Aamiin

Aamiin ya robbal ‘alamiin,,

Mengenangmu,,,

Sepekan setelah pergimu bapak,,, Masih belum kering air mata,,, Mengenangmu,,,

Terbawa pada ingatan ketika kaki ini meninggalkan rumahmu,,, Seluruh kalimat yang tertuang lewat tatapmu bapak,,  Tatap cintamu,,

Betapa kau berusaha menelpon dan mencari tahu dimana kami berada dan bagaimana cara kami hidup,,,

Aah bapak,, betapa kasihnya kau,,, seperti apapun orang tak peduli bahkan mencemooh kami,,,

Terbawa pada ingatan 2 tahun lalu,, Resahnya engkau bapak, bagaimana cara mengirim sepeser dua peser rupiah untuk membelikan susu cucumu,,, “Ini ada uang untuk beli susu,, harus dititip siapa?” ujarmu,, “Bapak ngga bisa keluar,,”,,

Aah bapak,, betapa sayangnya kau,,, “Jangan khawatir, ada uang untuk beli susu Azzam,,” jawabku menahan tangis,,,

Seperti setahun yang lalu bapak,,, Saat suaramu masih bisa kami dengar,,, Saat Syahadahmu masih jelas terlantun dibimbing oleh orang yang menurut banyak orang menjadi penyebab sakitmu,,,

Tatapmu bapak, penuh bahagia menyambut kami di tempatmu berbaring, hari itu masih kau sentuh Azzam, masih terpancar bahagiamu ketika bibir Azzam menyentuh pipi menciummu,,

“Naik apa tadi” lirihmu bertanya,, “Naik kereta bapak, langsung kesini,,,”,,, jawab kami

Tanpa bosan kau tatap Azzam,,, lagi lagi kau berujar “saya ngga punya uang,,,” ,,, “buat apa,,,?” tanyaku,,, “Buat beli roti buat Azzam,,,, Azzam dikasih makan yang baik ya,,”,, tangisku meledak tanpa kata kata,,,

Setelah hari itu bapak,,, Tak ada lagi kalimat,,, Hanya Alloh yang menghubungkan hati,,,

Sampai hari pergimu bapak,,,,

Hari ini pun bapak,, Berharap Allohlah yang menghubungkan kita,,,

Ya Robbi,,, Atas besar kasih bapak pada kami,,,, Kasihani bapak Alloh,,,

Atas besar cinta bapak pada kami,,, Cintai bapak Alloh,,,

Atas besar pengampunan bapak pada kami,,, Ampuni bapak ya Alloh,,,

Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa`fu anhu

Aamiin ya robbal ‘alamiin,,

Pulang Pada-Mu,,, Alloh,,,

إِنَّ لِلّهِ وَإِنَّ إِلَيْهِ الرَاجعُوْنَ

“To Alloh we belong, and to Him is our return” (QS 2 : 156)

Bapak sekarang sendiri Alloh,,

Ditempat yang asing, yang belum pernah dikunjungi ataupun dibayangkan sebelumnya,,

Takut, gemetar, menunggu malaikat-Mu membawakan catatan dan bertanya,,,

Ya, malaikat-Mu, makhluk yang belum pernah bapak lihat sebelumnya,,, Jangankan melihat mungkin terbayang seperti apa wujudnya pun tidak,,, Tapi sekarang bapak harus berhadapan dengan malaikat-Mu,, suka ataupun tidak,,,

Takut,, amat sangat takut,,, Jaaaauuuuhhhh lebih takut daripada menghadapi ujian paling berat sekalipun yang pernah ditemui sepanjang waktu hidup,,,

Jasadnya memang ramai dikunjungi manusia yang mengantarnya kekubur, tapi ruhnya sendiri,,, Ya sendiri dan menanti waktu untuk bertanggung jawab,,

Tidak lagi bapak hirau pada apapun yang tertinggal didunia,,,

Bapak sekarang sibuk,,, Sibuk dengan rasa takutnya dan sibuk dengan jawaban yang harus diberikannya pada malaikat-Mu

Ya,, Bapak telah pulang,,, Kembali pada-Mu Alloh,,, Kembali tunduk pada Robb yang menciptakannya,,,

Seperti apakah rasa yang dirasai oleh bapak sekarang Alloh,,,??

Izinkan kami menemaninya,,,

Kami anak dan cucunya ingin menemaninya dengan doa,,, Doa yang semoga bisa menjadi cahaya penerang kuburnya,,, Doa yang dengan izinMu semoga bisa menjadi pelancar jawaban atas seluruh pertanyaan malaikat-Mu,,,

Kami ingin menemaninya dengan doa,,, sampai kami semua kembali pada-Mu,,,

Ampuni dosa dosa kami sehingga kami pantas berdoa pada Mu,,, Robbi,,,

Izinkan kami berdoa yaa, Alloh,,,Izinkan malaikat-Mu membawa doa doa kami menuju Arsy-Mu yang Agung,,

Izinkan doa kami menemani bapak dalam kubur,,, Kasihani bapak yaa Alloh wahai Robb yang Maha Pengasih,,, Ringankanlah hisab bapak,, Ampuni dosa dosa bapak,,, dan lipatgandakanlah pahala atas kebaikan bapak,,,

Allahumaghfirlahu warhamhu wa afihi wa`fu anhu,,

Aamiin,, yaa Robbal ‘alamiin,,,

Ahad, 11 Jumaadits Tsani 1432H

Pameran VW,,,

Hari ini Azzam Ayah dan Bunda jalan jalan ke Pameran VW, Banjar Banua VW 2011 (Pamerannya ada di depan kantor Gubernur Kalsel 14 – 15 Mei 2011),,,,

VW adalah salah satu mobil kesukaan Azzam terinspirasi dari Fillmore sang pengusaha Bahan Bakar Organik di “The Cars movie”,,, bahkan Azzam sudah punya “koleksi” gambar VW Combi hasil browsingannya sendiri lebih dari 50 pictures yang sudah dibrowsing setahun yang lalu,,,

Sejak itu Azzam akrab dengan varian mobil VW mulai dari combi, kodok, beetle, dan safari,,,

Hari ini Azzam melihat jenis jenis mobil yang selama ini dia lihat hanya digambar (atau paling banter dijalanan ketika jalan ) secara LIVE terparkir anteng didepannya,,,

Azzam sibuk mengamati satu mobil kemobil lainnya,, berusaha menyentuh tapi kepanansan (karena matahari sangat terik),, Lari sana lari sini dan teriak ketika dia lihat “Harbie”, VW kodok dengan nomer punggung 53 seperti Film di TV yang Azzam punya miniaturnya,,, (di Film sih jenisnya Beetle)

Azzam berkenalan dengan beberapa panitia dan dihadiahi stiker,,, Azzam juga berbincang dengan salah satu peserta pameran (pemilik VW) dari Jember,,

Selain VW series, ada juga “peserta” dari jenis lain, Vespa, Jeep (tadi sih baru ada 1), land Rover dan Sepeda antik (tapi belum ada yang dateng),,

Wuah pokoknya seru dan menyenangkan deh,,, Alhamdulillah,,,

“Ketika Iblis Bertamu”

Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW
(Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas)

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan RasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan: “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.
Rasulullah menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Ibnu Abbas RA berkata: “Pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.”

Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

Rasulullah bertanya: “Siapa yang memaksamu?”
Iblis mejawab: Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin. Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?” Continue reading ““Ketika Iblis Bertamu””

“Games Sebagai Sarana Untuk Belajar”

Sudah hampir sepekan ini Azzam main mobilan online di http://disney.go.com/cars/ ,,, Azzam memang sukaaaa banget sama film Disney/Pixar yang satu ini,, “The Cars,,,”

Azzam menjelajah halaman ke halaman dan menikmati gambar gambar karakter mobil mobil favoritnya,,,

Puas menjelajah gambar, parkirlah Azzam kemudian di halaman terfavorit,,, “Games,,!!” http://disney.go.com/cars/#/games
Sampailah Azzam memilih mau main  World of Cars ,,, Bunda membantu Azzam melewati step step awal sebelum main,,, Azzam terlebih dulu harus login untuk membuat mobilnya sendiri,,,

Luar biasa susaaaahh,,, bukan karena stepnya yang susah,, Tapi game ini perlu koneksi internet yang sangat stabil,,,!!! Jadi berkali kali gagal karena koneksi internetnya amat sangat buruk,,,

Sampai akhirnya,,,,,

Ta,,,, da,,, Ini dia mobil Azzam Little Monsterracer No 18,,,,sampai setelah mobilnya siap pun Azzam berkali kali gagal main karena koneksi internetnya jelek,,, Jadi Azzam harus belajar bersabar menahan keinginannya untuk main,,,

Setelah melalui penantian loading yang panjang, akhirnya,,,Azzam sangat sangat menikmati mainnya,,,, azzam menjelajah aneka fields,, dan terus asik meningkatkan scorenya,,Sampai hari ini pun Azzam masih main lagi, main lagi, main lagi,,,, Kalo pas loadingnya sulit, Azzam “belok” sedikit ke games yang lain,,, masih tetep,, gamesnya The Cars,,,,

Azzam nyobain game  Flo 8 Cafe   (game menampung oli sebanyak banyaknya dari pompa yang mengeluarkan oli dan mengisi tabung oli yang kosong,,,)

Azzam juga asik mencobai game Luigi – Guido’s Tire Stacking (game menangkap ban seeee banyak banyaknya,,,) Azzam main berulang ulang loh,, dan ternyata pas bunda yang nyoba,, Bunda yang kalah sodara sodara,,,!!Dan ini nih,, Game favoritnya,,,!! Desert Dash (Racing game,,, Azzam jadi Mc Queen, yang balapan sama Dinoco, Chick Hicks, Kabuto, dll,,,)

Azzam terus bersenang senang dengan gamesnya,,, Sampai finish, balapan lagi, finish, balapan lagi,, lagi, lagi,,

Tapi apa ayah sama bunda ngga takut kalo Azzam nanti jadi nyandu Games,,,???

Hmmm, engga kok,,,

Insya alloh Azzam anak yang mudah untuk di beri pengertian,, kapan waktunya Azzam boleh ber games ria dan kapan waktunya harus berhenti,,, dan sampai hari ini ternyata Azzam bisa belajar amat banyak dari games yang dimainkannya,,,

Buat ayah dan bunda, memberi pengertian dan pemahaman menjadi sangat penting,,, Bukan sekedar “melarang” tanpa penjelasan,,

Bahwa ada dampak buruk dari games ataupun sekedar berlama lama di depan laptop itu benar,,

Games bisa sangat menyita waktu apalagi yang dimainkan tanpa tahu pelajaran yang bisa diambil dari games (walaupun hanya sekedar berkreatifitas) dan ketika sudah berlama lama didepan laptop akan sangat berpengaruh buruk pada mata Azzam,,, Kami menjelaskan semua ini pada Azzam dan Azzam Alhamdulillah mudah sekali mengerti,,,

Sejauh ini bunda masih terlibat dalam pemilihan games games yang dimainkan Azzam,, dan Azzam juga mudah untuk diberi masukan jika ada games yang ingin dibukanya tapi bunda rasa Azzam tidak bisa mendapat “pelajaran” dari games itu,, Bunda biasanya memberi alternative games yang bisa dimainkan Azzam berikut hal hal yang bisa dipelajari,,,

Atau kadang setelah main games pun bunda tanya sama Azzam apa yang dia dapat dari games yang dimainkannya dan azzam sudah cukup mengerti bahwa katika dia main, dia sebisa mungkin bisa belajar sesuatu,, Apapun itu,,, Karena bunda menjelaskan bahwa selain menyenangkan,, Games itu adalah alat untuk belajar,, jadi Azzam pelan pelan sudah terbiasa dengan gaya belajarnya yang bisa memanfaatkan fasilitas apa saja untuk belajar,,,

Pada beberapa games pun, yang bunda anggap Azzam tidak belajar apapun,, ternyata, Azzam tetap bisa memanfaatkannya untuk belajar,, Seperti game Glinx (dari Game House yang di install di laptop),, satu hari Azzam main dengan inisiatifnya sendiri,, bunda membebaskannya main dalam jangka waktu tertentu dan ternyata Azzam memilih “iseng iseng” game yang belum pernah dimainkannya (namanya juga Azzam, buat urusan game dia memang suka coba coba,,),,

Bunda pikir waktu itu, yaah biar deh cuma sebentar buat ngisi waktu Azzam main games bebas “tanpa belajar sesuatu”,, Ternyata ditengah tengah main, bunda tanya, “Azzam belajar apa,,??” ,, “Ini aku lagi menghubungkan bentuk bentuk yang sama, segi empat ketemu segi empat yang warnanya sama,,,,pokoknya harus cari yang bentuk dan warnanya sama terus disambung sambungin,,,,,” papar Azzam,,,

Waah Subhanalloh,, Bunda terkaget kaget,, ternyata “semangat belajar” lewat game bisa Azzam serap,,,

Hmm, iya nak, maaf ya,, kadang kadang bunda meng under estimate sesuatu bukan menjadi alat untuk Azzam belajar tapi ternyata Azzam, dengan kemampuan positif yang sudah Alloh Karuniakan bisa mengambil pelajaran dari alat belajar itu,,,

Dan maaf juga, kadang kadang bunda masih melemahkan semangat menyerap Pelajaran yang sudah Alloh karuniakan pada Azzam padahal Alloh sudah bekali Azzam dengan Kemampuan Belajar yang Luar Biasa,,,

So,,, Selama masih bisa mengambil panyak pelajaran dari Games,, dan selama games bisa dijadikan sebagai alat untuk belajar,, bunda masih akan membebaskan Azzam menikmati masa kanak kanaknya dengan ber games ria,,, InsyaAlloh bunda percaya pada Azzam,,,

Enjoy your games and happy learning son ,,,

Educomic Aku Suka Belajar Tumbuhan dan Aku Suka Belajar Penemuan,,,

Beberapa hari ini Azzam dan bunda mereview tentang Food Chain  (Rantai Makanan), Parts of the Food Chains (the Producers Consumers and Decomposers.) and Photosynthesis (proses tumbuhan untuk menghasilkan makanannya sendiri sehingga mereka degolongkan sebagai Producers),,

Azzam mengulang dengan membaca blog dan membuka file file Fireshot Capture yang dia simpan waktu belajar online pekan lalu,,

Selesai mengulang dengan caranya,, Bunda meminta Azzam membuka Educomic Aku Suka Belajar Tumbuhannya,, (Keluaran BIP, Gramedia group),,

Pelan pelan Azzam dan bunda menelusuri fungsi fungsi Daun, Batang dan Akar,,,

“Daun itu tempat tanaman memasak makanan,,,” kata Azzam,,

“Tumbuhan mengambil nutrisi dan air dari dalam tanah,, dibawa lewat pembuluh,,, sampai didaun ditambah sinar matahari dan Karbondioksida,,, Dimasak,, goreng,,, goreng,,, goreng,,, jadi makanan karbohidrat, Gula terus di sebarin ke seluruh tubuh dan menghasilkan oksigen juga,,,” cukup lancar Azzam menerangkan kembali ke bunda,,,

Bunda juga mengenalkan klorofil,, Zat hijau daun yang membantu tumbuhan ber fotosintesis,,, Azzam juga membaca di educomicnya bahwa ada tumbuhan tumbuhan yang tidak bisa menghasilkan makannya sendiri seperti jamur,,,,

Selain daun, Azzam juga kenalan sama fungsi pembuluh kayu dan pembuluh tapis,,, Pembuluh kayu bertugas membawa Air dari akar ke daun dan pembuluh tapis membawa makanan dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan,,,

Azzam juga sedikiiit berkenalan dengan Akar dan fungsinya,,,,

Sepanjang membaca, bunda biarkan Azzam melihat gambar, membayangkan, berkomentar apaaaa aja,,, Tapi buat bunda masih ada yang terasa kurang nih,,,, Bunda belum bisa ngasih contoh Tumbuhan Hidup untuk mengeksplorasi dengan lebih nyata,,,, Hmmm kapan ya Nak,,,??

Cukup untuk topik Tumbuhan,, Berikutnya Azzam memilih membaca buku Educomic tentang Aku Suka Belajar Penemuan,,, (Terbitan BIP juga,,)

Bunda membacakan apa beda “Penemuan” dan “Penciptaan”,, Kalo Penemuan itu adalah menemukan sesuatu yang sudah ada sebelumnya,,  Contohnya seperti Penemuan Emas atau Api,,,

Kalau Penciptaan itu adalah menciptakan sesuatu benda atau teknologi yang belum ada sebelumnya,, Seperti Kulkas atau televisi,,,

Azzam dan bunda membaca beberapa penemuan dan penciptaan,, Penemuan Api, penciptaan pakaian,, Penemuan Keju (atau penciptaan yang ngga disengaja ya,, karena ngga sengaja nemu keju  hasil dari Susu Kambing yang Basi,,,), Beras sampai Penemuan Cara Mengawetkan makanan,,,,

Karena tadi siang Azzam Ayah dan Bunda makan Ikan Asin,,, Waah cocok nih contohnya sangat nyata,,,Bunda langsung menghubungkan salah satu contoh makanan yang diawetkan dengan cara diasinkan agar bisa disimpan dalam waktu yang lama adalahhh Ikannnn Asiiin,,,,!!!

Sampai akhirnya manusia juga menemukan cara mengawetkan makanan tanpa perlu diasinkan dengan sistem kedap udara,,, Yang berikutnya mengilhami Penciptaan Kaleng,,,

Bunda dan Azzam membahas contoh contoh makanan dan minuman yang diawetkan dengan cara dikalengkan,,,, “Ayoo apa aja contohnya,,,??” tanya bunda,,

“Teh Cap Panda,,,!!” kata Azzam sebagai jawaban pertama,,, (Waaah kok yang diinget Teh cap Panda,,,?? Sering panas dalem ya Zam,,,??)

“Waah Banyak,,,” Azzam terus menjawab “ada Sarden, Kornet, Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga, Milo, Susu,,,”

Azzam juga menjawab “yang disimpan dibotol juga bisa kan bunda,,,??”

“Iya bisa juga,,” jawab bunda,,

Azzam menjawab dengan menyebutkan minuman minuman yang sering diminumnya,,, mulai dari Nu Green Tea, Teh Kotak, Buahvita, dann lainn lainn,,,

Malamnya kebetulan kami juga jalan jalan ke Minimarket 88,,, Sekalian lah Bunda ajak Azzam untuk mencari contoh contoh makanan yang diawetkan dengan  cara dimaniskan dan dikalengkan,,,, Buah buahan Kalengan,,,, ada Rambutan, Anggur,,, buanyaaak deh,,

Aahhh belajar itu memang Menyenangkan,,,, Terimakasih Alloh,,,  Atas seluruh kesempatan untuk Belajar,,,

“Membangun Jembatan, Belajar Keseimbangan”

Kegemaran Azzam “membangun” memang luaaar biasa,,, Azzam bisa berjam jam membangun dengan “peralatan” yang dia kumpulkan dari benda benda dan mainan yang ada di sekitarnya,,,

Sebenernya Ayah kepingiiiinn banget mbeliin Azzam mainan Lasy (mainan produksi Jerman, yang Ayah yakin bisa memfasilitasi kegemaran Azzam dalam hal bangun membangun,,,) tapi kok mahaaal banget,, tipe standartnya L 800 yang baru harganya lebih dari Rp 2 juta,,, (Waah bisa hunting yang second ngga ya,,,??)

Beberapa hari ini ada kegemaran baru Azzam yaitu membangun Jembatan,,, Alat bantunya pake mobil mobilan kayu dari Ayah dan Box bekas Joran (pancingan) Ayah,,,

Azzam menyusun jembatannya sesuai “selera”,, Satu kali, bunda perlu HP bunda yang dijadiin “alat membangun” Azzam,, Azzam memberikan HP bunda dan menunggu bunda sampai selesai memakai HP,,

Bunda tanya, “kenapa ngga langsung disusun aja (ngga pake HP bunda maksudnya),,?”

“Ngga bisa bunda, karena jadinya miring,,,” jawab Azzam,,, Iya ternyata bener kalo ngga diganjel HP (yang akhirnya dia ganti pake remote TV) ternyata box joran Ayah ngga seimbang dan ngga bisa berdiri sempurna,,, dan Azzam menemukan sendiri “caranya” untuk membuat bangunannya “Berdiri Sempurna,,,”

Waahh ini luar biasa buat bunda,,, ternyata dari “Main”, Azzam tidak hanya sekedar main,,,

Azzam’s learn a lot of things,,, salahsatunya “Keseimbangan” (Balance),,

Hari besoknya Azzam masih senang mengulang “kesuksesannya” membangun Jembatan,,, Setelah membangun, dirubuhin lagi, membangun lagi, dirubuhin lagi,,, ternyata Azzam nemu sesuatu,,,

Jembatannya bisa goyang goyang kalo berdiri cuma disalahsatu penyangga,,, Dengan antusias dia kasih tunjuk bunda,, “Bunda liat,, jembatan aku bisa goyang goyang,,,”

Waah tambah seru nih,,, Akhirnya sekalianlah bunda cerita tentang keseimbangan,, Seperti games bunny balance yang pernah Azzam mainin di PEEP and the Big Wide World,,

Bunda “menerangkan” sedikit tentang “tekanan”,,, bener bener sedikit menerangkannya, karena bunda mau Azzam nemu dengan sendirinya,,,

Akhirnya Azzam mencoba sendiri dengan menambah “beban” di ujung ujung “Jembatannya” dan mengulang ulang “permainan jungkat jungkit” ala “jembatannya”,,,,

Sudah puas dengan jembatannya, bunda memfasilitasi dengan games Bunny Balance nya,,, dan mainlah Azzam dengan serunya,,,, (Hmmm namanya juga Azzam,,, kalo udah ketemu games mah,,, jangan ditanya lagi,,,)

Azzam main terus dan terus dan terus,, sambil belajar menyimak perintahnya langsung (karena bahasa Inggris) dan ngga tanya tanya lagi sama Bunda,,, Azzam sudah bisa mengerti perintahnya,, “Make the Red/Blue Lighter or Havier,,,” or “Make the Seesaw balance,,”

Kalo sudah main di PEEP and the Big Wide World, ngga seru rasanya kalo main cuma 1 game,,,

Sudah puas main main keseimbangan, Azzam lanjut main game yang lain,,, kali ini yang Azzam pinginn banget adalah Quacks Apples Itu loh permainan menebak dan mengarahkan jalannya Apel supaya Apelnya bisa nyebur ke Air,,,,

Karena Azzam sudah sering main,, So, sekarang sudah lebih trampil mengatur batang batang pohon supaya Apelnya bisa nyebur dengan baik (Untuk batang pohon yang lebih sulit, jumlahnya lebih dari 6 Azzam sudah mahir,,),,, Malah kadang kadang batang batang pohonnya diarahin ke arah yang ngga disangka sangka bunda,,,, Well keep learning, and keep having fun,, Son,,,

Selesai main Quacks Apples Azzam lanjut main Memory Lane Azzam harus mengingat benda benda yang dilihat Peep atau Chirp di jalan yang mereka lalui dan Azzam harus menebak benda mana yang sudah dilihat Peep atau Chirp,,,
Azzam mengulang ulang permainannya,, dan bunda seneng karena bunda bisa sambil ngobrol sama Azzam tentang apa apa yang masih Azzam inget kalo kita lagi jalan jalan bareng Ayah,,,,

Selesai dengan game observasinya, Azzam masih main 1 game lagi Wheres Quack Azzam harus mencari tempat persembunyian Quack dengan cara mendengar suara Quack,,,
Hmmm,, “Hanya” dengan “Main” ternyata Azzam bisa belajar buanyaaak sekali ya,,,

Tetap semangat “main” eh Belajar ya Nak,,,

Happy Home Schooling,,,,,


Math,,, Math,,, Fun,,Fun,,Fun,,

Hari ini Azzam bersenang senang dengan Math,,, Azzam mengeksplore beberapa math games di  www.sheppardsoftware.com/math and Azzam got a lot of  Fun,,, !!! yeah,,,!!

Masih matematika sederhana sih,, Simple Addition (Penjumlahan sederhana),,,Bunda seneng banget karena Azzam seneng,, (Belajar dengan senang hati maksudnya,,) Azzam main sambil bunda ngerjain “pekerjaan rutin” mencuci dan menyetrika,,, He he,,,

Azzam mulai dengan main game early math di Bugabaloo Shoes game (game menjumlahkan sepatu serangga,,,)…Azzam main mulai dari level 1 sampai level 5,,, masih penjumlahan sederhana kok,,, Masing masing level 10 pertanyaan,,, (kalo ngga salah,, he he,,)Azzam main terus, ulang lagi, ulang lagi, ulang lagi,,, sementara bundanya sibuk sama cucian,,,,, he he,, seru ya Home Schooling itu,,,,

Sudah “cukup” puas lanjut lagi main game Fruit Shoot Addition (game menjumlahkan bilangan dan menembak buah yang ada jawabannya anggka yang bener,,,)Azzam main yang level 1 dan 2 (Penjumlahan up to 10 dan up to 20),, pilih yang relax mode (nyantai,,, ngga pake waktu,,,) Ya,, ngga pa pa ,, namanya juga masih baru belajar,,, Yang penting seneng ya Zam,,,Setiap selesai 10 soal ada nilai capaiannya,, Azzam sih belum begitu ngerti banget berapa nilai capaiannya,, (maksudnya lebih besar atau kebih kecil dari capaian sebelumnya,, karena masing masing soal punya score yang beda beda,,,) jadi paling kalo udah selesai ngerjain 10 soal dan dapet nilai, paling Azzam bilang,,”Aku hebat ya Bunda,,?!?!” Waah kalo udah pertanyaan begini Bunda jadi gampang nyemangatinnya supaya berlatih lebih banyak soal (maksudnya main game lebih lamaaa,,, he he,,,)

Selesai nembakin buah, lanjut mainan sama pinguin,, di Pop up Addition (Azzam bisa ngasih makan pinguin -makan ikan- ke pinguin yang di badannya ada jawaban dari soal penjumlahan yang ditanya,,,)Azzam main di level normal,, (penjumlahannya masih sederhana dan waktu buat menjawabnya cukup panjang,,,)setiap selesai mengerjakan 10 soal ada score nya,, game ini scorenya lebih mudah dilihat karena “hanya” menilai jumlah soal yang benar dijawab Azzam, jadi Azzam bisa menghitung kenaikan scorenya sendiri,,,,

Selesai bolak balik ngasih makan pinguin,, Azzam main Matching Addition (Mencocokkan soal dan jawabannya,,)Azzam main di level relax mode (ngga pa pa nak,,, yang penting Fun,,,!! Karena belajar itu,,,, MENYENANGKAN,,,!!!!)Selesai dengan 4 games,, bunda minta Azzam cukup dulu,,, Sayang matanya ya nak,,, kalo Azzamnya sih selama belum ngantuk belum mau berhenti,,,

Alhamdulillah,,,, cukup dulu ya,, Insya Aloh besok kita lanjut lagi,,,

Terima kasih Alloh atas seluruh kemudahan belajar yang Kau hadiahkan pada kami,,,, jadikan semua Ilmu yang kau Rizqikan bermanfaat bagi banyak orang,,, Aamiin,,,

Azzam Menghafal Al Quran dan Berdoa,,,,

Hari ini bunda dan Azzam coba mengulang hafalan Qurannya Azzam,, Sesudah “membangun ala Bob the Builder” Azzam mengulang hafalannya sambil membaca terjemah Quran,,

Alhamdulillah pelan pelan Azzam mulai rutin menghafal,, Sampai hari ini Azzam sudah menghafal 10 surat (9 Surat pendek Juz 30 ditambah Al Fatihah),,, Hari ini lanjut menghafal QS 105 Al Fiil,,,

Masing masing surat pendek bisa dihafal Azzam rata rata dalam 4 – 5 hari (Subhannalloh wal hamdulillah,,) dan surat surat pendeknya dipakai bergantian ditiap Shalatnya Azzam,,

Cara menghafalnya juga ngga terlalu mengikat, biasanya Azzam menghafal sambil main (membangun atau main mobilan) sambil nemenin bunda nyetrika,, atau waktu waktu Azzam santai sambil ngobrol sama Ayah Bunda,,, Azzam juga kadang kadang menghafal sambil jalan jalan (diatas motor,,)

Ini catatan yang Azzam tulis sendiri untuk mereview hafalannya,,,

Hafalan    Al Quran    Azzam

  1. Qs 114 An Naas
  2. Qs 113 Al Falaq
  3. Qs 112 Al Ikhlas
  4. Qs 111 Al Lahab
  5. Qs 110 An Nasr
  6. Qs 109 Al Kafirun
  7. Qs 108 Al Kautsar
  8. Qs 107 Al Ma’un
  9. Qs 106 Quraisy

Ayah dan Bunda ingin Azzam menghafal Quran dengan “Sadar” bukan karena paksaan atau “sekedar” menghafal…

Bunda ingiiin sekali Azzam menghafal Quran karena dia mencintai Al Quran yang menjadi panduan seluruh langkah hidupnya,, Hal ini yang pelan pelan ditanamkan pada Azzam,,

Selain menghafal Al quran, Azzam juga Alhamdulillah sudah terbiasa berdoa,, Ayah dan bunda memang sudah membiasakan berdoa sejak Azzam bayi,,

Sebelum memandikan Azzam, bunda melafazkan doa ditelinga Azzam, sesudah mandi bunda melafazkan doa, sebelum memakaikan baju bunda juga melafazkan doa, sebelum makan, sesudah makan, sebelum tidur, bangun tidur, mau keluar rumah, mau masuk rumah,,,, terus dan terus dan terus,,, kami berdoa bersama sama,,,

Alhamdulillah sekarang Azzam terbiasa berdoa,, baik berdoa dengan doa doa yang dilafazkan dengan lafaz yang disunnahkan,, atau doa yang dirangkai sendiri dengan bahasa Azzam (sesudah sholat,, atau ketika Azzam “menginginkan” sesuatu,,,,)

Ini doa doa yang Alhamdulillah telah terbisa dibaca,,, (Azzam sudah hafal dan bisa melafazkannya sendiri walaupun kadang kadang masih sedikit dibantu,,)

  • Doa Sebelum makan
  • Doa sesudah makan
  • Doa sebelum tidur
  • Doa bangun tidur
  • Doa untuk ayah bunda
  • Doa masuk kamar mandi
  • Doa keluar kamar mandi
  • Doa setelah berwudhu
  • Doa berpakaian
  • Doa bercermin
  • Doa Belajar
  • Doa masuk rumah
  • Doa keluar rumah
  • Doa naik kendaraan
  • Doa ketika mendengar petir
  • Doa masuk masjid
  • Doa keluar masjid
  • dan beberapa Doa Al ma’tsurat

Kenapa Azzam berdoa,,,?? “Supaya disayang Alloh dan dikabulin doanya,,” jawab Azzam,,,

Alhamdulillah,,, Ayah dan Bunda memang membiasakan berdoa agar kami semua senantiasa merasa dijaga oleh Alloh,, karena memang kami perlu berdoa,, perlu perlindungan dan penjagaan Alloh,,,

Untuk kami doa memang bukan “hafalan”,,, tapi doa adalah kebutuhan,,,

Ya,, Doa dan Al Quran adalah kebutuhan,,, manusia yang membutuhkan penjagaan, karunia, dan seluruh kebaikan dari Alloh,, maka Alloh memfasilitasi manusia dengan doa dan Al Quran,,,

Segala puji bagiMu Alloh atas seluruh karunia dan penjagaan,, atas seluruh kebaikan yang yang Kau hadiahkan pada Azzam,,,, Semoga kami bisa terus belajar dalam Cinta pada – Mu,,, Aamiin,,

The Producers, Consumers and Decomposers,,, (+ Photosynthesis),,

Setelah mengenalkan Food chains, masih tetap menelusuri Sheppard Software ,, Bunda lanjut dengan mengenalkan Parts of the Food Chains (the Producers Consumers and Decomposers.) (kebalik balik ngga sih,,? Ah ngga papa yang penting Azzamnya seneng,,,),, sambil bunda juga masih mengulang ulang Food Chains-nya terutama hal hal yang menarik buat Azzam,,

Pelan pelan bunda menjelaskan apa yang disebut  The Producers, Consumers and Decomposers,,Sesudah ngobrol tentang apa itu The Producers, Consumers and Decomposers, Azzam lanjut dengan gamesnya Producers Consumers Game ,,, Azzam harus menentukan komponen komponen makhluk hidup termasuk dalam kategori The Producers, Consumers atau Decomposers,,

Azzam mencoba satu persatu sampai selesai,,Azzam mengulang ulang game nya lagi,, lagi,, lagi dan lagi,,, sampai akhirnya Azzam bisa menjawab semua dengan benar,,,

Selesai dengan the Producers, Consumers and Decomposer game, Bunda melanjutkan sedikit tentang Photosynthesis (proses tumbuhan untuk menghasilkan makanannya sendiri sehingga mereka degolongkan sebagai Producers),,Bunda tau kita masih perlu banyak contoh contoh yang live, atau eksperimen eksperimen sederhana,,, Pelan pelan ya nak,, Insya Alloh Proses belajar Azzam masih akan terus mengalir,,, Memahamkan,, bukan Menjejali,,,,

Sepanjang hidup,,,

Happy home schooling son,,

Food Chains,,,

Hari ini masih menjelajahi Sheppard Software sedikit mengulang tentang Herbivores, Carnivores dan Omnivores,, Bunda lanjut dengan mengenalkan Food Chain  (Rantai Makanan).

Dimulai dari Food Chains sederhana sampai yang kompleks. Mulai dari hanya 3 komponen sampai komponen yang lebih kompleks.

Sesudah bunda menerangkan sedikit, Azzam mencoba gamesnya Food Chain Game ,,, Azzam harus memasukkan Parts of Food Chains kedalam kotak kotak secara berurutan sesuai rantainya,,,

Azzam mencoba menyusun Food Chains nya satu persatu dari mulai yang sederhana sampai yang kompleks (ada manusia dalam rantainya,,),,

Azzam mengulang ulang gamesnya sampai puas,,, Azzam keliahatan menikmati,,

Berulang ulang Azzam menerangkan kembali pada bunda hal hal yang menarik menurut dia (dan ternyata buanyaknya,,,, buanggeet deh,,,!!) mulai dari cara gambarnya bergerak yang menunjukkan proses Rantai makanannya,, (karena selesai memasukkan masing masing komponen gambarnya bergerak menunjukkan bagaimana proses makan memakannya,,),, sampai dia mengulang ulang gambar (rantai makanan) yang hewannya mati lalu terjadi proses decomposing (hiunya mati terus terjadi proses decomposing oleh bakteri sehingga nutrisinya dijadikan makanan lagi oleh plankton,,,)

Subhanalloh,, Maha Suci Alloh yang menciptakan Semesta ini dengan Seimbang ya nak,,, Semoga Alloh memudahkan seluruh jalan untuk kita belajar ya,, Aamiin..

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: