Search

Days in Our Lives,,,

hari hari belajar kami,,,

Month

May 2016

“Bagaimana Komunikasi Kita,,?”

image

Bismillahir rahmaanir rahiim,,

Kadang kala kita meragukan apakah anak kita mengerti ucapan atau kemauan orang tuanya,,
Terutama saat kita menemukan anak anak kita tidak “sesuai dengan kehendak kita”,,
tapi percayalah, mereka, anak anak kita (dengan kemampuan yang sudah Alloh anugrahkan pada mereka) mengerti apa yang kita ucapkan selama semua keluar dari dalam hati yang lembut dan penuh kasihsayang dan bukan keluar dari rasa marah,,,

Ketika mereka kita anggap tidak sesuai dengan keinginan kita, bantu mereka untuk bisa bersikap dengan baik,, bantu mereka untuk bisa mengungkapkan keinginan mereka dan bisa berkominikasi dengan baik,,

Ketika kita dapati mereka mengamuk karena keinginannya tidak terpenuhi, maka tanyalah dulu pada diri kita sebagai orang tua,,,
Sudahkah kita bisa mengungkapkan keinginan kita dengan baik pada anak-anak kita ataupun pada pasangan kita,,
Kita saja sebagai orang tua masih harus teruuus belajar bagaimana bersikap yang baik,,

Maka belajarlah bersama anak anak,, belajarlah untuk bisa tumbuh bersama,, belajar saling mengenali, memahami, dan saling membantu untuk bisa menjadi lebih baik,,

Sungguh anak anak kita akan mencontoh, bagaimana dua orang tuanya berkomunikasi,,
Anak anak akan belajar bagaimana harus mengungapkan keinginan,,
Anak anak akan belajar bagaimana bernegosiasi jika ada kondisi kondisi yang tidak sesuai dengan keinginan,,

Yaaa,, anak anak belajar dari kita, dua orang tuanya,,,

Sekarang waktunya mari menengok, Bagaimana Kondisi Komunikasi Kita dengan Pasangan Kita,,,,?????

Allohu ‘alam,,

Advertisements

Karena Perjuangan adalah Pelaksanaan Kata Kata,,,

image

Membaca kembali tulisan tulisan dlm blog ini, hati terasa campur aduk.
Benar bahwa tulisan2 adalah sebagai tadzkiroh diri, dianya menyapa hati untuk jujur mengevaluasi. Betapa selama perjalanan ada bagian bagian yg tumbuh, tetapi dibagian lain mungkin diam atau bahkan mundur.
Tulisan2 ini menjadi pengingat akan cita2, dia menjadi teguran2 terhadap kebaikan2 yg tertinggal tidak terbawa waktu, yg terpenting dia menjadi pengingat akan janji janji,,,

Janji,, yaa janji kebaikan pada diri sendiri yang dipagari doa doa pada Alloh ta’ala,,
Janji yang ketika saat ia diucapkan dan ditorehkan dipenuhi dengan tekad untuk terus memperbaiki..
Ada yang terpenuhi dan berusaha dijaga walaupun dengan terseok seok. Tapi sungguh ternyata banyak yg tertinggal,,
Sekarang torehan2 janji itu memanggil, ia mengingatkan untuk dipenuhi,,

Menepati janji memang tidak mudah.. masyaalloh..
Perlu tekad yg kuat, usaha yg maksimal dan kesungguh sungguhan,,

Hanya orang orang yg tangguhlah yg bisa menepati janjinya,, ya janji pada diri sendiri,,
Dia yg berusaha menepati janjinya adalah seorang pejuang
Ya.. pejuang..
Karena, perjuangan adalah pelaksanaan kata kata..
Perjuangan adalah pelaksanaan kata kata..
Perjuangan adalah pelaksanaan kata kata..

 
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqamah pada pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.” (QS. Fushilat: 30)

Yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbii ‘alaa diinika,,

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: