Search

Days in Our Lives,,,

hari hari belajar kami,,,

Month

August 2011

Yang Berbekal,, Yang Layak Tersenyum,,

Ramadhan sudah dipenghujungnya,, tak sanggup menahan airmata untuk berpisah dengannya,, dengan hari hari yang tiap hela nafasnya berpahala,,

Mengingat kembali perjalanan mengumpulkan rahmat Alloh,,

Ya,, yang tekun mengumpulkan bekal dialah yang layak tersenyum diujung hari ini,,

Diantara kami bertiga, Azzamlah yang layak untuk tersenyum dan berbahagia (walaupun mungkin Azzam belum menyadari dan masih mengerti sebatas pengertiannya)

Seperti percakapan kami di 10 hari terakhir ketika kami bersama sama menghitung mundur sisa waktu yang tersisa,,

Pagi ke 21 itu usai bunda menyikat gigi Azzam, bunda bilang “waktu kita mengumpulkan banyak pahala tinggal 9 hari lagi Zam,, Ayo kita kumpul sebanyak banyaknya,, Supaya bisa dicatat sama malaikat,,”

“Kalo catatan pahala kita banyak, nanti ditempel dipintu syurga ya bunda,,” ujarmu menanggapi kalimat bunda

“Subhanalloh,,”lirih hati bunda berujar dan meminta pada Alloh untuk tetap menjagamu,,

“Kok begitu,,?” Tanya bunda

“Iya nanti ditempel terus kita bisa liat waktu disyurga,,” terangmu,,

“Seperti gambar Azzam dong ditempel didinding,,” Lanjut bunda

“Iya seperti gambar aku, yang bagus ditempel ditembok” jawabmu

“‘Kalo gitu ayo kita belajar berusaha supaya banyak pahalanya dan jangan bikin sesuatu yang bisa ngurangin pahala kita,,” lanjut bunda

Sesudah hari itu kami berhitung mundur,, Kami terus berusaha menabung pahala,, Azzam tetap belajar Iqro, membantu bunda menjaga ayah (karena ayah dihadiahi kebaikan belajar Jatuh dari motor oleh Alloh,, pilihannya adalah menabrak ibu dan anak -yang bermotor juga- yang menyebrang memotong jalan sembarangan atau menjatuhkan diri dan ayah pilih menjatuhkan diri,,), membantu membersihkan rumah, belajar membaca, belajar ngga cengeng, belajar tidak membuat ayah bunda marah, belajar bersabar menahan lapar dan haus, belajar Qiyamul lail sebelum sahur ,, belajar dan belajar,,

Tidak ada kalimat lain nak,, bahagia itu antara bunda dan Alloh,, Semoga Alloh menjagamu tetap dalam fitrah, kini, esok dan nanti,,  Aamiin,,

Ramadhan ini milikmu nak,, luar biasa karunia Alloh untukmu,,

Hafalan Quranmu bertambah sampai Al Ashr dan separuh At Takatsur ,, Sholatmu semakin tertib,, Qiyamullailmu indah  dan tak terhitung karunia pembelajaran untuk jiwamu,, Mari bersyukur pada Alloh nak,, Semoga Alloh menjaga jiwamu,, Aamiin,,

Apa hadiah yang pantas atas usahamu nak,, sulit mencari hadiah yang pantas kecuali berharap tercatatnya keindahan pahala atas seluruh usahamu,,

Sungguh kau layak tersenyum dipenghujung hari Ramadhan ini,,

Bunda dan Ayah berusaha menanam,, memupuk dan menyiram,, Sesudahnya, Allohlah pemilikmu,, kami percaya Alloh selalu menjagamu,,

Lantas bagaimana dengan Ayah dan Bunda,, ?? Layakkah tersenyum,, ??

 

Advertisements

Mengalirkan Makna “Cukup” Pada Azzam,,,

Ramadhan diharinya yang ke 17,, Segala Puji bagi Mu Alloh yang memberi kami kesempatan Belajar amaaaat banyaaakk,,,

Bahagia rasanya kami bisa melihat Azzam berinteraksi dengan ibadah ibadah Ramadhannya,,, Azzam bergembira dan bersemangat belajar Iqro,, menghafal surat An Ashr,, dan beberapa hari lalu Azzam bangun untuk ikut Qiyamul Lail,,, Ahh Subhanalloh semua Rizqi tak terkira yang tidak bisa ditukar dengan bentuk harta sebesar apapun,,

Ada pelajaran besar yang kami pelajari bersama,, di Ramadhan ini kami belajar lebih memaknai “Cukup”,,,

Yaa “Cukup” atas seluruh karunia yang tiada henti harus kami syukuri,,, karunia kebersamaan kami,,, karunia tumbuh dan berkembangnya kami,,, dan karunia atas berharapnya kami “kembali” pada Mu,,,

Energi Cukup itu terus mengalir,, membuat kami tidak lagi terpaku pada kecukupan hidup didunia,, Segala Puji bagi Mu yang mengizinkan kami meletakkan keinginan keinginan dan berharap hadiah di tempat yang lebih baik,,,

Bukan rumah dan harta benda didunia yang membuat hidup kami menjadi baik,,, Karena dengan sadar kami paham semua yang tidak bisa dimiliki didunia masih bisa dipinta ketika kami bertemu denganMu dan ketika kami mendapat tempat yang layak disisiMu,,

Kami resapi energi ini dan kami biarkan mengalir pada Azzam,,,

Segala Puji Bagi Mu Alloh,, Dalam kecilnya usia Azzam, Azzam sudah diberi kesempatan belajar memaknai “cukup”,,

Azzam sudah bisa merasa cukup atas makannya dan menolak ketika dia diberi sesuatu yang dia sudah merasa cukup,, Azzam bisa belajar merasa cukup atas mainannya dan belum pernah kami temui Azzam tantrum ketika keinginannya tidak dipenuhi,, Dan yang luarbiasa begitu mudahnya Alloh mengajak Azzam untuk berharap -ketika Azzam tidak bisa mendapatkan sesuatu mainan atau makanan yang diinginkannya- bahwa Azzam bisa mendapatkannya di Syurga kelak,,,

Subhannalloh wal hamdulillah,, Semua karunia kebaikan atas Azzam adalah milik Mu Alloh,,

Sungguh pun cukup bagi kami yaa Alloh ketika seorang shalih mendoakan Sakinah atas kami,, Ya beliau orang tua kami,, bapak kami ,, guru kami Ustadz Mashadi mendoakan Sakinah atas keluarga kami,,, Karunia apa lagi yang akan kami dustakan wahai Alloh,,,

Izinkan doa itu terkabul Alloh,, Izinkan kami Ayah dan Bunda Azzam belajar untuk terus menerus bersyukur padaMu atas karunia yang tidak pernah berhenti,, Izinkan kami mengalirkan energi Syukur dan kecukupan ini pada Azzam wahai Alloh,,,

Kami percaya,, Hari ini,, esok hari ataupun berpuluh tahun lagi Engkau masih tetap sama,,, Engkau masih tetap Robbul Hafidz,,,

Wahai Sang Maha Penjaga,, Kami memohon penjagaan Mu,,, Kami memohon perlindungan Mu,,,

Pilih Azzam untuk dicintai oleh Mu,, Alloh,,, Agar fitrahnya tetap terjaga sampai Azzam kembali pada Mu dan Azzam bisa meminta di syurgaMu seperti apa yang dia pinta dalam doa doanya,,,

Aamiiin,, Yaa Robbal ‘Alamiin,,

My Scrapbook,,,

Tiga hari ini bunda lagi semangat semangatnya belajar digital scrapbooking,,, Kalo scrapbooking “original” itu tempel menempel,, Yang digital ini “juga” tempel menempel,, Tapi,, ngga pake kertas,,,,!!

Bunda menjelajah “dunia” digital scrapbooking,,, Walaaah buanyak buanget,,, Mari mulai dari yang sederhana,, Bunda mulai dengan mendownload Photo editing softwere Photoscape. dan mendownload material scrapbooking dari berbagai website,,, setelah googling dan ketemu seabrek abrek yang gratisan,, Bunda memutuskan untuk mendownload di  Shabby Princess.dan Computer Scrapbook , bunda juga download beberapa font dari Sugar Frog Fonts.

Hasilnya,,,, ada di kumpulan my-scrapbook Part of Our Journey

Alhamdulillahi Robbil ‘Alamiin,,,

Hari Ini, 3 Bulan Yang Lalu,,,

11 Jumadilts Tsani 1432, hari kembalimu pada Rabb Al Malik,, pada Alloh Yang Maha Memiliki,,

Hari ini, 3 bulan setelah pulangmu pada Robbul Fathir,,

Masih tetap tangan tangan kami tengadah memintakan ampunan untukmu,, memintakan kelapangan kubur bagimu dan memintakan kemudahan hisab atasmu,,,

Yaa Rouf,, kasihilah kami,, kabulkanlah doa doa kami,, kabulkan doa doa Azzam yaa Alloh,,

Izinkan cahaya dari doa doa Azzam menerangi kubur eyangnya,, Aamiin yaa robbal ‘alamiin,,


Sepekan Ramadhan Azzam,,,

Sepekan Ramadhan Azzam,, Azzam (diusia kecilnya) Alhamdulillah cukup terlihat sungguh sungguh pada proses belajar Ramadhannya,,

Azzam mengisi hari harinya dengan belajar tentang memperbanyak pahala,, Yaa pahala yang bisa dia dapat dengan melakukan kebaikan kebaikan sebaik baiknya,,

Azzam merasa senang dan bisa dicatat mendapat pahala ketika membantu Ayah mengupas telur puyuh rebus waktu Azzam dan Ayah membantu bunda masak untuk persiapan ifthor,,

Azzam merasa dicatat oleh malaikat ketika dia mengulang ulang menghafal Surat Al Humazzahnya yang Alhamdulillah sudah mulai dipakai dalam sholat Jum’at kemarin,,, Azzam merasa bisa dicatat kebaikannya oleh malaikat waktu dia bisa membaca buku Iqro dengan semangat, Alhamdulillah Azzam sudah masuk tanda baca sukun dan tasydid,,dan selalu semangat kalo sudah lihat bunda atau ayah tilawah Azzam ngga mau ketinggalan,,

Azzam juga semangat ngomong,,, terus mau ikutan Qiyamullail  (tapi yang ini belum bisa terlaksana) sama Ayah bunda dan Azzam sibuk bertanya apa itu Qiyamul lail,,,

Kami membaca keutamaan Ramadhan dan mencoba merasainya bersama sama,,,

Bahwa di Bulan ini Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, Allah meliputi kalian di dalam bulan tersebut, rahmat diturunkan, dosa-dosa dihapuskan dan do’a-do’a dikabulkan. Allah melihat kalian semua berlomba-lomba di dalam bulan itu, maka Dia merasa bangga terhadap kalian dan para malaikat. Maka perlihatkanlah segala macam kebaikan diri kalian di hadapan Allah. Sebab orang yang celaka adalah orang yang terhalang mendapatkan rahmat Allah pada bulan tersebut (HR Thabrani,,)

Ahh… Subhannalloh senangnya bisa melihat Azzam melakukan ibadah diRamadhan dengan penuh semangat,, Semangat mengumpulkan pahala untuk tabungannya di Syurga,,, Sungguhpun nak,, semua itu belum tertaklif padamu seharusnya bunda dan ayah malu melihatmu yang mungkin lebih bersemangat dari kami,,,

Azzam juga melakukan kegiatan belajarnya yang lain seperti biasa juga dengan semangat,, Azzam belajar menggambar Roket ( yang sebenarnya “cuma”bentuk bulatan lonjong) yang dibawahnya ada gambar “asap” nya,, yang dia sebut sebagai asap yang keluar dari mesin utama,,(terinspirasi dari membaca ensiklopedinya,,),, Sudah gambar roket jadi Azzam menggunting dan menempelnya (dikertas yang agak tebal sisa merek kertas Paper One Ayah,, he,, he,,) ditambah gambar mobil, orang, pesawat dan tulisan,,

Azzam juga main dengan rangkaian mobil emconya,, yang dibongkar pasang silang dan ngga ngikutin aturan pasang yang ada,,, Tetap main mobil,,,

Azzam juga bersemangat memperbaiki gerakan dan bacaan sholatnya,,, dan dengan senangnya dia bilang sehabis sholat,, “Bunda, Sholat aku tertib jadi dicatet malaikat ya bunda,,,”,,,

Hari ke 5 Ramadhan Azzam,,, Azzam juga super duper semangat waktu Ayah mengajaknya Sholat Jum’at di Masjid Raya Banjarmasin “Sabilul Muhtadiin”,,  Azzam excited banget karena baru pertama kalinya sholat di Masjid Raya,,, Kata Ayah Azzam sibuk celingak celinguk merhatiin banyaknya orang dan kemegahan Masjid (karena biasanya di masjid Ar Ridho didekat rumah ngga sebesar ini,,,) Azzam juga ikutan baca buku Iqro waktu ayah tilawah sebelum Sholat Jum’at dimulai , Sambil nunggu Adzan,,, Azzam juga sholat sunnah ba’da Jumat dan berinfaq dengan uang tabungannya,,, InsyaAlloh semua dicatat di “Illiyyiin” Ya,, Nak,,, Setelahnya Azzam main bedug dan bikin bangun orang yang pada istirahat disampingnya (karena bedugnya dipukulin) terus Azzam juga main di taman Hijaiyah di halaman masjid,,,

Semua kegiatannya dilakukan ditengah tengah “belajar” shaumnya (mulai sahur, buka jam 13.00 wita, lanjut shaum lagi sampai maghrib,,)

Nak,, satu hari nanti kalau Azzam baca tulisan ini,, Inilah proses belajar yang sudah Azzam lalui,,, walaupun mungkin banyak yang tidak tercatat oleh bunda,, Bunda yakin Azzam belajar lebih banyak dari apa yang bisa bunda catat,,

Semoga Alloh mencatatnya sebagai kebaikan,, dan Semoga Alloh jaga Azzam tetap dalam fitrah,, Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin,,,

Notes Ayah: Ramadhan Yang Ku Rindu, Lebaran Yang Kau Tunggu,,,

Entah mesti bagaimana lagi melihat fenomena masyarakat ini tentang bulan Ramadhan. Kedatangannya sangat dirindu oleh manusia didunia yang mengharapkan barokah dan pengampunan dengan landasan Iman. Karena hanya ada satu bulan yang diistimewakan yaitu Ramadhan, diantara sebelas bulan.

Tetapi ada bayak manusia yang justru ingin Ramadhan cepat selesai, ditutup dengan seremonial pesta, merasa diri pantas untuk bersuka dihari kemenangan. Kebiasaan yang justru lebih didambakan daripada berburu pahala disetiap detik waktu yang Ramadhan berikan.

Padahal sekarang sudah masuk hari ke lima Ramadhan. Masih banyak ibadah-ibadah  kebaikan yang belum dijalankan. Masih panjang sederetan agenda yang belum dimulai. Masih setumpuk bait-bait do’a pengharapan agar dosa diri dapat termaafkan.

Kadang tak terasa, malah Ramadhan sudah di akhir penghujung untuk perpisahan. Tanpa disadari bahkan sengaja terlewati. Hanya berharap Ramadhan akan datang lagi walau tak pasti umur akan sampai di bulan suci tahun nanti.

Apakah memang akan selalu begini kita menyuguhkan tamu agung Ramadhan ditiap tahun kedatangannya…?

Notes Bunda: Ramadhan,, Jangan Pergi,, Kami tak ingin merugi,,

Ramadhan sudah diharinya yang kelima,,, Tiba tiba saja seluruh rasa sediiih mengalir seolah hendak berteriak,,, Wahai,, Ramadhan,, Jangan pergi,,, !! Jangan berjalan cepat,,, berjalanlah dengan lambat,, Aku ingin merasai tiap detikmu dengan kesadaran penuh,,, Kesadaran untuk mengisi tiap detikmu dengan kebaikan sebaik baiknya,,,

Pagi ini kami berbincang membicarakan mu wahai Ramadhan,, Kami tak ingin merugi,, Sungguh,, Tak ingin merugi,,

Belum lagi kami mengisimu dengan kebaikan kami sebaik baiknya,, Tilawah kami masih sedikit,, Qiyam kami masih belum istimewa,,, Doa kami,, Dzikir kami masih terasa lalai,, Sungguhpun kami tetap berusaha untuk menghadirkan kesadaran diri dan jiwa kami menjalani detikmu,,

Wahai Alloh,, Kami yakin dalam ketidak sempurnaan, ibadah kami tetap tercatat,, Seperti apapun catatan padamu Alloh,, Semoga hanya tercatat pada ‘Illiyyiin sang kitaabummarquum (kitab yang berisi catatan Amal  -QS Al Muthafififiin : 19 – 21-),, Sayangi kami,, limpahkan keberkahan pada setiap detik Ramadhan kami,,yaa  Alloh,,

Aamiin yaa Robbal ‘alamiin,,

Notes Bunda: Menghayati “Kesederhanaan” Wala,,,

Semua orang punya masalah, pasti, Apakah semua orang punya jalan keluar,,,??

Selama seseorang masih merasa menjadi hamba Alloh, maka seharusnya dia tahu kemana harus mencari jalan keluar,,, Seburuk apapun masalah yang harus dihadapinya,, maka, dia tahu kemana dia harus menghadapkan wajahnya dan mengembalikan masalahnya,,,

Seperti 2 ayat “sederhana” yang insyaAlloh pasti dihafal setiap manusia yang masih melakukan sholat (ataupun yang masih mengaku muslim,,)

  إياك نعبد وإياك نستعين    “,,  Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan,,” QS al Fatihah : 5

الله الصمد  “,, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,,” QS Al Ikhlas : 2

“Sesederhana” itukah Wala,,,??

,,, Ya,,, sesederhana itu,,, Karena Wala pada Alloh sesungguhnya adalah Fitrah Jiwa,,

Fitrah Jiwa manusia adalah pada Tauhidullah yang telah diambil sumpahnya oleh Alloh sebelum ruh manusia dihembuskan pada Jasad

وإذ أخذ ربك من بني آدم من ظهورهم ذريتهم وأشهدهم على أنفسهم ألست بربكم قالوا بلى شهدنا أن تقولوا يوم القيامة إنا كنا عن هذا غافلين

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”, QS Al A’raf : 172

Alastu bi rabbikum? Bala, syahidna (Apakah Aku ini Tuhan kalian? Ya benar, kami menjadi saksi, bahwa Engkau adalah Tuhan kami)

فأقم وجهك للدين القيم من قبل أن يأتي يوم لا مرد له من الله يومئذ يصدعون

Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tak dapat ditolak (kedatangannya): pada hari itu mereka terpisah-pisah. QS Ar Ruum : 43

Manusia memang tempat lalai dan khilaf,, Selalai apapun manusia, sekhilaf apapun manusia, maka sesungguhnya jiwanya akan tetap menuntunnya kembali pada fitrah,, Selama Alloh masih memberinya waktu hidup didunia,,

Seburuk apapun manusia didunia ini, hukum fitrah masih akan berlaku sampai habis waktu hidupnya,,

Alloh dengan keluasan Rahman dan Rahimnya tidak akan menganiaya hambaNya,, Ketika seseorang yang telah bergelimang lalai sekalipun berhenti sejenak dan mendengarkan suara fitrahnya maka ketika itulah dia dituntun untuk kembali,,, Kembali untuk diizinkan berharap pada Alloh, memohon pada Alloh dan meminta pada Alloh,,

Dan ketika dia memutuskan untuk kembali, maka tidak ada seorangpun yang dapat menghalangi Kasih Sayang Alloh untuknya,,

Karena Alloh mencintai orang orang yang kembali,, Orang orang yang menundukan dirinya dan berharap dihadiahi kehidupan yang baik,,, Seburuk apapun cemooh dan tatap hina manusia lain,,

Wahai,,, Dengarlah panggilan Alloh pada orang orang yang Kembali,,

يا أيها الذين آمنوا توبوا إلى الله توبة نصوحا عسى ربكم أن يكفر عنكم سيئاتكم ويدخلكم جنات تجري من تحتها الأنهار يوم لا يخزي الله النبي والذين آمنوا معه نورهم يسعى بين أيديهم وبأيمانهم يقولون ربنا أتمم لنا نورنا واغفر لنا إنك على كل شيء قدير 

Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. QS At Tahrim ; 8

Masih mungkinkah manusia menjadi hakim bagi manusia lain,,,?? Masih mungkinkan manusia mencela sementara Alloh mengampuni,,,???

“Robbanaa atmimlanaa nuuronaa waghfirlanaa, innaka “alaa kulli syaiin qodiir,,”  “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Aamiin yaa robbal ‘alamiin,,,

Mengalirkan Energi Keutamaan Ramadhan Pada Azzam,,,

Hari ini Azzam “belajar” Shaum Ramadhan,,, Bunda dan Ayah sepakat untuk berusaha sebisa mungkin bisa mengalirkan Energi Keutamaan Ramadhan pada Azzam,,,

Kunci utamanya adalah Ayah dan Bunda harus berusaha terlebih dahulu menjaga dan meraih Keutamaan Ramadhan,,, maka sesudahnya kami yakin Azzam (dengan seluruh potensi kebaikan yang telah sempurna Alloh berikan) akan menyambut dengan Fitrah Jiwanya

Bukan hal yang mudah mungkin,,, tapi seluruh Kebaikan Manusia berada dalam kekuasaan Alloh dan Alloh berhak memberi karunia Kebaikan tersebut pada siapa saja yang Ia kehendaki,,,

“,,,, Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapapun yang Engkau kehendaki. Ditangan Engkaulah segala kebajikan, Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu,,” (QS Ali Imran ; 26)

Sebelumnya Bunda dan Ayah sudah berlatih shaum (diRajab dan Sya’ban) dengan menyertakan Azzam,,

Alhamdulillah Azzam belajar dengan cukup sabar walaupun masih rewel haus dan sibuk bertanya kapan boleh minum, tapi untuk ukuran usia Azzam, dia relatif mudah,, Apalagi bunda tau kalo Azzam minum vitamin biasanya dia sebentar sebentar ngemil,,  Alhamdulillah,, Azzam tidak “terlalu” banyak mengeluh,,,

Untuk belajarnya Azzam di Ramadhan ini, Ayah dan bunda membuat catatan catatan untuk Azzam yang sebelumnya sudah diawali dengan membuat catatan untuk Bunda dan Ayah

Alangkah sia sia bila kita melewati Ramadhan ini dengan ketidak sadaran jiwa, dan melewatinya hanya dengan kesadaran tingkat rendah,, mempuasakan perut tanpa mempuasakan jiwa,,

Telah datang kepadamu Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, Allah meliputi kalian di dalam bulan tersebut, rahmat diturunkan, dosa-dosa dihapuskan dan do’a-do’a dikabulkan. Allah melihat kalian semua berlomba-lomba di dalam bulan itu, maka Dia merasa bangga terhadap kalian dan para malaikat. Maka perlihatkanlah segala macam kebaikan diri kalian di hadapan Allah. Sebab orang yang celaka adalah orang yang terhalang mendapatkan rahmat Allah pada bulan tersebut.” (HR. Ath-Thabrani dan para perawinya tsiqat (terpercaya)/At-Targhib wa At-Tarhib 2/222).

“Barang siapa yang berpuasa di Bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa yang shalat malam di Bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa shalat di malam lailatul qadar karena iman dan meng-harap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan sia-sia (palsu), perbuatan tak berguna dan kebodohan, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya (yang berupa) meninggalkan makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari)

Bunda dan Ayah akan berusaha meraih, menjalankan Ramadhan dengan kesadaran akan keutamaannya sehingga energi itu akan mengalir dengan sendirinya pada Azzam

Bunda dan Ayah akan coba mengisi dengan membiasakan kalimat tasbih, tahmid dan istigfar pada Azzam,,, Kami akan mengisi dengan banyak mengucap “Subhannallohi walhamdulillah wa laa illaha ilaa Alloh allohuakbar” disepanjang waktu,,

DiRamadhan ini kami akan berusaha menyempurnakan sholat sholat kami,, memaknai tiap kalimat yang terlafadz ketika melakukan gerakan sholat dan Ayah Bunda insya Alloh akan membantu Azzam untuk bisa memahami makna Sholatnya,,,

Alhamdulillah untuk gerakan Azzam sudah cukup tertib,, Yang perlu diperbaiki adalah Menundukan Kepala ketika Sholat,,, Azzam masih agak sulit menundukan kepala jadinya masih lirak lirik walaupun sudah ngga terlalu sering tengak tengok,,, Posisi kepala ketika sujud alhamdulillah sudah cukup baik tapi masih terus perlu dibuat lebih konsisten,, Posisi kaki di tahiyat yang masih agak susah,,,

Untuk bacaan yang sama sekali belum dihafal adalah doa iftitah,, Untuk bacaan yang lainnya Insya alloh sudah cukup baik dan masih terus dijelaskan makna tiap bacaan,,,

Sekarang Azzam sedang belajar memahami makna bacaan Ruku dan Sujudnya

“Subhannaka Allohumma Robbanaa Wabihamdika Allohummaghfirlii” (Mahasuci Alloh tuhan kami, Segala Puji bagiMu ya Alloh ampunilah aku,,) HR Muttafaq ‘alaih

Di riwayat shaih Bukhari yang Bunda dan Ayah baca, Rasulullah membaca bacaan ini didasari oleh QS An Nasr :3 “,,,   فسبح بحمد ربك واستغفره إنه كان توابا “yang insyaAlloh sudah dihafal Azzam jadi bunda bisa menjelaskan dan mengkaitkannya,,,

Insya Alloh di Ramadhan ini akan terus dicoba memahamkan untuk bacaan lainnya sebisa mungkin,,, Rencananya setelah bacaan Ruku dan Sujudnya lebih baik akan lanjut dengan bacaan I’tidal dan bacaan duduk diantara dua sujud,, Ya Alloh mudahkan kami belajar,,, Aamiin,,

diRamadhan ini insya Alloh akan diusahakan terus untuk memahamkan makna Ibadah mahdhoh yang satu ini (Sholat) bahwa Sholat adalah “Alat Komunikasi Utama” dengan Alloh,, Yang harusnya dikerjakan dengan sesempurna mungkin karena kita memang sedang berkomunikasi dengan Alloh Sang Penuntun Hidup,,,

Alhamdulillah pelan pelan Azzam memahami bahwa Sholat adalah Kebutuhan dan bukan “sekedar” kewajiban,,, Ayah, Bunda dan Azzam lah yang memerlukan sholat agar terus dijaga, dilindungi dan dipelihara Alloh,,,

Ayah dan bunda juga pelan pelan mengalirkan Energi Pengawasan Alloh – Ma’iyatullah Kesertaan Alloh- (dan pencatatan malaikat Alloh) di setiap aktivitas terutama Sholat,,

Ayah bunda berharap Azzam benar benar belajar mendirikan Sholatnya karena merasakan kesertaan Alloh atas dirinya bukan karena takut, atau terpaksa atau karena ayah bundanya,,,,, Jadi dimanapun Azzam sholat, ada atau tidak ayah bunda disampingnya, Azzam tetap melaksanakan sholatnya dengan baik,,, karena Alloh menyertainya,, Aamiin,,, Mudahkan kami yaa Alloh,, Mudahkan kami meresapi kesertaan Mu atas diri kami (Ayah dan Bunda Azzam) sehingga kami bisa mengalirkan energi PengawasanMu pada Azzam,,, Aamiin,,,

Rencana berikutnya adalah mengalirkan Energi keutamaan Ramadhan seperti yang digambarkan di Hadits Riwayat Thabrani,,

Bahwa dalam Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, Allah meliputi kalian di dalam bulan tersebut, rahmat diturunkan, dosa-dosa dihapuskan dan do’a-do’a dikabulkan. Allah melihat kalian semua berlomba-lomba di dalam bulan itu, maka Dia merasa bangga terhadap kalian dan para malaikat. Maka perlihatkanlah segala macam kebaikan diri kalian di hadapan Allah. Sebab orang yang celaka adalah orang yang terhalang mendapatkan rahmat Allah pada bulan tersebut

Bahwa bulan ini penuh dengan keberkahan, rahmat dan ampunan Alloh dan seluruh orang berlomba lomba untuk melakukan kebaikan,,,

Maka Ayah Bunda dan Azzam akan mengisinya dengan BERDOA,,,, dan berusaha mengisi waktu dengan segala kebaikan yang akan menambah catatan pahala,,,

(Sejauh ini Azzam sudah “kenal” dengan malaikat yang mencatat amal amal baik yang dilakukan Azzam,, Ayah dan bunda menggambarkan bahwa ketika Azzam melakukan kebaikan dan bersungguh sungguh maka malaikat akan mencatatnya dan akan menyampaikannya pada Alloh,,, termasuk jika Azzam sholat dengan asal asalan maka malaikat jadi bingung mencatatnya (walaupun sebenarnya malaikat ngga pernah bingung, hanya sebagai motivasi untuk melakukan kebaikan dengan sungguh sungguh) sebab malaikat dan Alloh lebih suka dan tahu kalau Azzam bisa melakukan sholat dengan lebih baik,,)

Karena Alloh membuka pintu Rahmat yang sebesar besarnya maka Ayah Bunda dan Azzam boleh meminta apaaaa sajaa,,,,

Ayah, Bunda dan Azzam bisa berdoa sebanyak banyaknya,,, Meminta sebanyak banyaknya,,, Meminta apaaaa ajaaaa,,, Meminta untuk disayang, dilindungi, dicintai dan diberkahi,,,

Azzam boleh berdoa apaaaa aja,, “doa Azzam di subuh tadi (seperti doa ala Azzam hari hari sebelumnya Doa Azzam ) ditambah Azzam minta dimudahkan belajar shaum Ramadhan dan diberikan Ramadhan yang berkah, supaya tertib shalat, dimudahkan supaya nurut ayah bunda , ngga malas baca buku iqro, dan supaya bisa belajar berkata yang sebenarnya (bahasa lain dari tidak berbohong),,,

Hari ini kami Ayah Bunda dan Azzam mulai berlomba lomba mengisi waktu dengan Kebaikan se baik-baik nya,, Kami berlomba lomba mendapat pahala dari Alloh,, Ba’da sholat subuh tadi Bunda mengajak Azzam untuk berlomba mengejar pahala tilawah seperti Ayah yang sudah lebih dahulu tilawah Quran sebelum sahur,, Alhamdulillah Azzam mau membaca buku Iqro dengan semangat 45 dan terus berkata “aku mau dapat pahala yang buanyak,,,!!”

Semoga kita bisa selalu bersemangat beribadah ya Nak,, terutama di Ramadhan ini,,,

Semoga Alloh limpahkan kebaikan pada Ayah Bunda dan semoga Alloh mudahkan kami untuk bisa mengalirkannya pada Azzam,,

Ya Robbi seluruh keberkahan hidup hanya milikMu yang mudah Engkau berikan untuk siapapun yang Engkau kehendaki,,, Pilih kami untuk menjadi layak diberkahi Robbi,, Ampuni dosa dosa kami,, Kasihani kami,, Mudahkan kami untuk belajar Alloh,,,, Aamiin Allohummaa Aamiin,,,

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: