Belajar dari keluarga Uswah Hasanah,, Rasulullah Muhammad saw.(QS Al Ahzab:21) dan Ibrahim as.(QS Al Mumtahanah:4)
Dua uswah hasanah yang shalawat pada mereka kita lantunkan setiap hari dalam sholat sholat kita,,

Dibalik shalawat kita terdapat pelajaran parenting yang luar biasa,, yang mungkin lupa kita pelajari,, karena kita sibuk mencari model model parenting dari para tersohor,,

Kekuatan pendidikan yang dilakukan Ibrahim as. terletak pada do’a do’a Ayah yang tak pernah putus dan ketawakalan Bunda yang luar biasa,, Sederhana,,

Tetapi tidak sesederhana ketika membaca, menghayati, menyelami dan mempelajari doa doa yang terlantun dari lisan Ayah panutan, Ibrahim as. yang diabadikan dalam Qur’an Surat Ibrahim ayat 35 sampai 41,,

Dan tidak sesederhana gambaran ketawakalan bunda mulia Ibunda Ismail, yang tergambar dalam Hadits sahih Bukhari no 3113,, ketika beliau berkata “,, Alloh tidak akan menyia nyiakan kami,,”

Sungguh ini waktunya kembali kepada kekuatan doa doa, qiyamullail dan lembutnya Istighfar,,

Betapa Alloh telah memaparkan dalam QS Al Kahfi : 82 tentang pentingnya kesholehan seorang ayah,,
Inilah ayat yang mendorong seorang Sayyid bin Musayyid berkata pada saat melihat anaknya “Aku sangat bersemangat untuk menambah sholat ku setiap kali aku melihat dirimu, karena kelak itu akan menjagamu. Sungguh Alloh subhanahu wata’ala berfirman wa kaana abuuhumaa shoolihan,,”

Dan Alloh subhanahu wata’ala menggambarkan betapa besar jaminan yang diberikan untuk kesholehan seorang ibu, dalam QS Al Ahzab:31,,
Jaminan inilah yang mendorong ibunda Imam Bukhari untuk tidak putus melakukan Qiyamullail,, dan terus menemani Bukhari kecil yang buta hingga kembali bisa melihat dan melahirkan kitab shahihnya yang merupakan buku paling benar setelah Al Qur’an,,

Tidakkah semua ini cukup untuk membuat diri segera KEMBALI,,??

Robbanaa,, mudahkan langkah kami untuk belajar,, tuntun langkah kami agar tidak tersasar,,
Lembutkan hati kami untuk bisa menyerap sebanyak banyaknya hikmah yang telah kau taburkan,,
Muliakan kami hanya dengan cita cita mengharap ridhoMu,,
Aamiin yaa Robbal ‘alamiin

Banjarmasin, 2 Januari 2012 // 9 Shafar 1433

Catt: sedang berusahaaaa keraaasss untuk kembali memiliki ibadah gacoan,, agar layak diri mendoa untuk Azzam,,

“Apabila Allah menghendaki kebaikan terhadap sebuah keluarga, Allah berikan kepada mereka kepahaman dalam agama, yang muda menghormati yang tua, kasih sayang menjadi anugerah dalam kehidupan mereka, pengeluaran mereka ekonomis dan diberi kemampuan untuk mengetahui aib diri lalu bertaubat dari kesalahannya. Sebaliknya, jika Allah menghendaki selain itu, mereka akan dibiarkan begitu saja.” (HR. Daru Quthni dari Anas ra.)

gambar ilustrasi dari islamicstyle.al-habib.info