Ibnu Jarir dan Ibnul Mundzir meriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, bahwa ia berkata : “Ajarkanlah mereka untuk taat kepada Allah dan takut berbuat maksiat kepada Allah serta suruhlah anak-anak kamu untuk mentaati perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan. Karena hal itu akan memelihara mereka dan kamu dari api neraka”.

Untuk kami, seluruh ketaatan pada Alloh akan terbangun seiring dengan pengenalan kami pada Alloh,,, Ketaatan pada Alloh adalah tolak ukur syahadah kami,,

Merasai pengawasan Alloh

QS Al Baqarah : 255

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

QS Ali imran : 29

Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.” Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kami berusaha mengalirkan pengawasan yang sebenarnya, Pengawasan (murroqobah) Alloh atas diri Azzam. Kami sadar, murroqobbatulloh  lah yang pada akhirnya akan menjaga Azzam dari segenap keburukan yang akan dihadapinya,,

Tidak mudah bukan berarti tidak mungkin dilakukan,, Menghadirkan kesadaran pada diri dan jiwa Azzam bahwa ia selalu diawasi dan dilihat oleh Alloh setiap waktu dan dalam setiap kondisi apapun,, Kamilah yang harus lebih dahulu merasakan dan dengan sendirinya Azzam akan menyerap energi murroqobatullah dari diri diri kami,,

Kami berharap hanya pada Alloh karena Allohlah yang maha menjaga hambaNya,,

Kami titip seluruh langkah pada Al Muhaimiin sang Maha Memelihara, Al ‘Aziz Maha Perkasa, Al Hafiidz Maha pemelihara , hanya padaNya lah kami meminta perlindungan, penjagaan dan pemeliharaan,, Kami meminta agar diri kami terlindung dari fitnah dunia hanya padaNya, kami memohon kekuatan untuk menghadapi ujian hanya pada Nya,, Alloh lah sebaik baik Penjaga dan Pemelihara,,

Kami mulai dengan menetapkan satu point yang kami anggap paling penting untuk mendasari langkah Azzam yaitu:

Berkata yang sebenarnya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur.” (At-Taubah: 119)

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,“Peganglah kejujuran karena sesungguhnya kejujuran menunjukkan kepada kebaikan dan kebaikan menunjukan kepada surga. Seseorang selalu jujur dan memelihara kejujuran hingga tercatat di sisi Allah termasuk orang yang jujur. Dan hindarilah dusta karena kedustaan menunjukkan kepada kejahatan dan kejahatan menunjukkan kepada neraka. Seseorang selalu berdusta dan terbiasa berbuat dusta hingga tertulis di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Bukhari Muslim)

Insyaalloh masih akan terus disusun seiring perkembangan usia dan pemahaman Azzam,,

Rabbannaa mudahkan kami,, aamiin,,