Ingat ‘5’ perkara sebelum ‘5’ perkara

Ada pesan yang syarat makna mungkin kita sudah sering mendengar atau malah kita semua sudah hafal..

Yang pertama adalah :
Ingat sehat sebelum sakit, artinya jagalah dan rawatlah kesehatan anggota tubuh kita baik yang nampak ataupun tidak, dari ujung rambut sampai ujung kaki, saat  dalam perut sang ibu manusia itu sudah mendapatkan nikmat sehat sampai lahir kedunia nikmat kesehatan itu tak pernah putus, zaman yang serba canggih sekarang ini bisa membuktikan untuk melihat dan mendeteksi semua jaringan organ tubuh manusia yang tak pernah berhenti bergerak agar manusia dapat merasakan bagaimana rasanya bahwa sehat itu sangat bermakna, coba fikir apabila satu saja organ tubuh kita sakit dan jaringan yang satu berkaitan dengan jaringan yang lain baru akan terasa ketidak seimbangan yang dirasakan oleh tubuh kita, maka dari itu nikmat kesehatan ini sudah semestinya kita syukuri.

Yang kedua adalah :
Ingat masa muda sebelum tua, artinya masa muda adalah masa produktif, masa muda adalah masa mengukir prestasi, masa muda adalah masa keemasan tapi itu semua bagi orang muda yang mengerti dan memahami secara fitrah apa arti dari masa muda itu sendiri, bukan sebaliknya masa muda sengaja dihancurkan dan menunggu masa tua datang baru mau sadar, yang lebih jahat lagi pada zaman seperti ini para  pemuda sengaja dikebiri oleh banyak kepentingan dan konspirasi global jadi jangan sampai sia-sia apabila masih berada di fase ini, berkaryalah agar warisan kebaikan itu bermanfaat bagi genarasi muda selanjutnya.

Yang ketiga adalah :
Ingat waktu senggang sebelum sempit, artinya adalah 24 jam waktu yang disediakan tidak akan berarti apa-apa bila setiap detiknya digunakan untuk hal yang sia-sia sampai waktu itu habis dengan sendirinya, ketika banyak peluang kebaikan dan kesempatan terbuka lebar manfaatkan semua itu agar berdaya guna buat banyak orang, karena apabila waktu itu sudah tak ada lagi untuk berbuat kebaikan, kita tidak dapat memutar waktu itu kembali.

Yang keempat adalah :
Ingat saat kaya sebelum miskin, artinya  kekayaan adalah sebuah nikmat yang sumbernya jelas dari mana asal kekayaan itu akan dipakai apa setelah itu, kaya itu tidak datang sendiri, dan kaya itu ada yang memberi, dengan kekayaan manusia dapat melakukan apa saja yang diinginkan, malah sampai ada yang mempertahankan kekayaannya sampai 7 turunan, untuk apa.. ?

Pasti karena tidak mau jatuh miskin, oleh karenanya manfaatkan nikmat kaya itu untuk berbagi dengan orang lain yang belum mendapat kesempatan menjadi kaya agar semua kekayaan yang di punya bernilai keberkahan, dan kekayaan itu  ditempatkan di tangan bukan dihati karena semua itu tak akan bernilai apa-apa dihadapan Sang Maha pemberi.

Yang kelima adalah :
Ingat hidup sebelum mati, artinya adalah umur manusia zaman sekarang ini dapat mencapai angka 70 tahun saja sudah menjadi nikmat hidup yang luar biasa, padahal dengan pola hidup manusia yang ada sekarang tidak menjamin kita bisa mencapai angka tersebut, banyak contoh orang yang masih muda tapi lebih dulu mati, atau ada orang yang sudah tua renta tapi belum mati-mati, ini semua menjawab ketakutan kita bahwa semua yang bernyawa pasti mati, jadi tak ada alasan untuk kita takut pada kematian, tapi kita tak pernah tau kapan mati itu datang, oleh karenanya mumpung nyawa ini masi menyatu dalam jiwa kita dan jangan dibiarkan ia terlena oleh gemerlap dunia, karena setiap detik kematian itu bisa datang mengahampiri di kehidupan kita, kapan saja dimana saja.

Uraian diatas adalah sebuah penafsiran sederhana, semuanya saling berkaitan antara sehat, sakit, muda, tua, senggang, sempit, kaya, miskin, hidup dan mati tidak berjalan sendiri-sendiri, semoga bermanfaat.