Pasukan Alat Berat Azzam,,,!!

Ini dia aktifitas yang bisa bikin Azzam berlama lama main sendirian didalam kamar,, berantakin kamar dari sudut kesudut,, sambil ngoceh, cerita, berimajinasi,,,,, Yaaaa Membangun,,,!!!

Membangun bangunan apaaaaa aja,,, pake alat bantu apaaa aja,, kardus bekas, buku buku, kayu kayu kecil bekas kaki naga, mobil mobil, pinsil pinsil, mainan emco,, wuaah pokonya apaaa ajaaaa,,,

Sekarang aktifitas membangun Azzam makin canggih karena didukung Pasukan Alat Berat hadiah dari ayah,,,

Tadaaaa,,, inilah pasukan alat berat Azzam (plus pemiliknya yang masih ngantuk baru bangun tidur siang,, hi hi,,)Pasukan Alat Berat Azzam yang mbantu Azzam membangun jembatan, gedung, kota, pabrik, hotel Grand Pangestu (Hotel di Kerawang yang Azzam pernah nginep disana,,) -Aih waktu Azzam membangun “Hotel” ini bener bener miriiiipp aslinya loh,, mulai dari pintu gerbang sampai letak kamar kamar yang seperti bungalow, bangunan kantin, taman,,pokoknya miriiipp (takjub bunda, kok Azzam masih inget,,),, membangun apa lagi ya,, oh Jalan tol, Gelora Bung Karno,, dll dsb,, hi hi,,,

“Iya, Alat beratnya yang mbantu ngangkutin kayu, tanah, pasir,,” jawab Azzam waktu bunda tanya “itu alat beratnya lagi ngangut apa,,?”

Hmm,, cara belajar yang tidak biasa,,,

Beberapa kali dihari nontonnya, Azzam memilih nonton (lagi lagi) “Bob the Builder” on Site edisi Road and Bridges,,(jadi fasih sekali kalo sudah ngoceh cerita sambil “mengarahkan” pasukan Alat Beratnya untuk bekerja,,)

Azzam juga sebenernya kepingiiinnn banget beli buku Aku Mahu Tahu edisi Bangunan (terbitan BIP),, karena harganya “lumayan”, bunda minta Azzam buat nabung dulu,, nah Senin kemarin itu tabungan Azzam sudah sampai Rp 60.000, bunda minta ayah buat nambahin beli buku,, tapi pas ke Gramedia bukunya udah habis,,, hiks hiks,, Azzamnya sediiih banget, udah dicari ke Gramedia satu lagi (di Duta mall) ternyata habis juga,,  (Bunda “agak” menyesal sebenernya,, kenapa ngga langsung beliin aja dan ngga nunggu tabungan Azzam,,),, Insyaalloh nanti ketemu buku yang lebih bagus ya nak,, Sabar ya Zam,,

Untuk mengalihkan “kesedihan” Azzam, Ayah akhirnya membelikan Azzam CD Cars 2 yang juga ditunggu tunggu Azzam,,

Cars 2 nya sudah ditonton 1 kali (Selasa kemarin,, Subhannalloh sabarnya anakku,, menunggu sampai jadwal nontonnya,,), tapi dua hari ini Azzam masih tetep nanyain kapan dia bisa beli buku Bangunannya,,,?? (hiks hiks,, bunda yang sedih,,),,

Tetep semangat main,, eh belajar dengan caramu sendiri ya nak,, Insyaalloh kelak semua akan bermanfaat untuk Azzam,, Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin,,

Happy home learning,, (^.^)/

Menggambar dan Mewarnai bersama Tux Paint, Cars 2 Color dan Drawing 4 Kids,,,

Azzam memang sukaaaa sekali menggambar, hampir tiada hari yang tidak menggambar,, Kemajuan menggambarnya cukup baik,, Selain menggambar mobil, Azzam sekarang juga mulai menggambar pesawat terbang lengkap dengan matahari, awan dan burung ala Azzam dan Azzam juga mencontoh (dari buku Educomic Aku Suka Belajar Pesawat, terbitan BIP) menggambar Roket/Pesawat Luar Angkasa (lagi lagi ala Azzam berupa lonjongan lonjongan bertumpuk ditambah segitiga disisinya),, Selama ini Azzam menggambar lebih banyak dengan media kertas dan menggunakan pensil warna dan baru belajar menggunakan cat air,,

Selain dengan kertas, Azzam juga sudah kenal dengan software paint (Accessories nya Microsoft) dan mewarnai lembar lembar coloring pages yang didownload dan diwarnai dengan software yang sama,,

Minggu kemarin, bunda coba cari software menggambar untuk anak anak supaya media menggambar Azzam lebih bervariasi,, Bunda coba googling dengan key word, Paint software for kids dan mendapatkan list buanyaaak sekali software untuk anak dari yang berbayar sampai yang gratiissss,,, Akhirnya bunda mendownload beberapa yang gratiss lewat http://en.softonic.com/s/free-kids-painting juga lewat http://www.softpedia.com/get/Others/Home-Education/Drawing4Kids.shtml dan karena ngga bisa diinstall semua, jadilah bunda hanya bisa menginstall tiga software untuk Azzam,,

Tux Paint beserta stamp yang bisa “ditempel” di kertas gambar yang didownload terpisah , Cars-2-Color  dan Drawing4Kids, tiga software yang menemani azzam menggambar hampir sepekan terakhir ini,,

Alhamdulillah,,

Happy learnng son,

Ilustrasi dari Screenshoot pribadi, http://www.tuxpaint.org, http://www.en.softonic.com dan http://www.softpedia.com

Azzam dan Puzzlenya,,,

Inilah aktifitas Azzam semalam,, sebenernya Azzam sudah rapih mau keluar makan malam, tapi karena hujan,, jadilah kami semua menunggu hujan reda,,

Mula mula Azzam iseng main mainan keseimbangannya (buatan ayah loh,, ceritanya ada di mainan-keseimbangan/ ),, Seperti biasa naluri menumpuk numpuk benda mulai keluar,, Azzam menumpuk Aqua gelas ditambah dodol (yang sebelumnya dipakai mengganjal perut karena laper he he,,) dan diatasnya ditaruh mainan keseimbangannya,, Sudah dimainain, putar puter, bulak balik dipindah pindah,, eh hujannya belum reda juga he he,, Akhirnya Azzam lepas jaket dan mengambil Puzzle Cars nya,, Hmm mulailah acak acak,,!!

Tiga hari terakhir ini selain membaca QS An Nahl, Azzam juga asik mengutak atik Puzzlenya,, Ya, ayah membelikan 2 set puzzle besar isinya 98 keping (buanyak buanget kan,, setidaknya menurut bunda waktu pertama kali lihat,,) bergambar The Cars,,

Puzzle sebenernya termasuk mainan yang Azzam sukaaa, sejak usia 2 tahun Azzam sudah kenal Puzzle dan senang main puzzle, seinget bunda puzzle yang terakhir bisa dikerjakan Azzam dalam waktu cepat itu jumlahnya mungkin sekitar 40 keping,, tapi karena ngga dibawa (ada dirumah Depok) jadilah selama setahun ini Azzam absen dari main Puzzle,,

Dari kesukaan Azzam main puzzle inilah bunda sebenernya mengenali tipe belajar Azzam yang Visual-Spasial (yang salah satu kekuatannya adalah dalam hal mengamati,, penjelasan ringkasnya ada di multiple-intelligences-3-kecerdasan-visual-spasial/),, Jadilah mulai dari pengenalan itu bunda dan Ayah memanfaatkan kekuatan belajar ini,, Bunda dan ayah kalau mau menerangkan sesuatu biasanya dengan media menggambar,, (sambil ngomong, sambil nggambar) yang biasanya diikuti Azzam juga dengan menggambar, Misal ketika bunda menerangkan tentang fungsi otak, bunda menggambar bagian otak, (ceritanya ada di otakku-sehat/) atau ketika bunda menerangkan tentang pohon, bunda juga menggambarnya,, Begitu juga ayah ketika mengenalkan huruf huruf (baik alphabet ataupun hijaiyah), Ayah menggambarnya dikertas yang ditempel ayah didinding kamar),,

Subhannalloh,, Segala puji bagi Alloh yang memberikan kesempatan ayah dan bunda untuk bisa mengenali Azzam,, Berkahi seluruh proses belajar kami Alloh,, aamiin,,

Sampai akhirnya dua hari kemarin bunda terheran heran (karena sebelumnya mungkin sudah mengunder estimate Azzam,, afwan ya nak,,),, Diwaktu kesempatan menyusun yang kedua kali,, Azzam sudah lebih hafal dari ayah atau bunda yang sebelumnya membantu Azzam menyusun untuk yang pertama kali,,

dan pada waktu menyusun yang ketiga kali (hari Selasa kemarin,) Azzam sudah bisa menyusunnya sendiri terutama untuk yang bergambar besar (mungkin karena lebih mudah melihat pola gambarnya,,),, Bunda dan ayah “cuma” jadi penonton, yang kalo ikut nimbrung harus siap dikoreksi karena salah pasang,, he,, he,, Jadilah sepanjang Azzam mengutak atik puzzlenya, ayah cuma duduk menemani sambil membaca,, (sesekali nengok ke Azzam sambil geleng geleng kepala,,)

Ada hal hal yang bunda perhatikan dari cara menyusun puzzlenya yang sekarang,, Azzam sekarang menjadi lebih detail dalam memperhatikan gambar gambar yang kecil,, (waduh,, bener deh, puzzle yang kedua guambarnya kuecill,, gambar mobil mobil yang parkir dijalan dengan sudut mengerucut- 3 dimensi),, dan Azzam bisa menghubungkan mulai dari tengah puzzle,,

Dua set puzzle selesai,, ditutup dengan makan Soto Banjar Ayam Bapukah yang (akhirnya) ayah beli sendirian karena hujannya masih tetap tunduk pada Alloh untuk turun menyirami bumi,,, Hmm yummi,, hujan hujan, anget anget,,

Ngga ada kalimat lain yang bisa terucap selain Subhannalloh,, walhamdulillah,, semoga bunda dan ayah amanah dalam mengoptimalkan potensi belajar yang sudah Alloh karuniakan untuk Azzam,,

Bimbing kami yaa Alloh,, Mudahkan proses belajar kami,, dan semoga seluruh proses ini makin mendekatkan kami pada Ma’rifah dan ketundukan pada Mu,, Aamiin,,

Syukur Kami Hari Ini,,,

Udah lamaaa banget rasanya ngga jalan jalan pagiiii (kaya’nya sebulan ini stuck banget di depan laptop),, Hari ini Ayah memang udah niaat banget buat ngajak muter muter pagi,,, .

Kami jalan jalan,, muter muter dan sampailah kami sarapan wadai (kue, dalam bahasa Banjar) Laksa (ala Banjarmasin,, dan jangan mbayangin laksa Jakarta ya,, pokoknyaa bedaaa buanget) yang terdiri dari kue dari tepung beras yang dibentuk seperti putu mayang (tapi dengan ukuran diameter yang lebih besar) ditambah telur bebek rebus yang kemudiaan disiram pake kuah santan (plus bawang goreng),, Azzam sarapan kue edisi manis (karena bunda lihat kuah Laksanya pake mecin buanyak buanget,, tapi karena udah keburu pesen yaaa,, gimana,,) terdiri dari putu mayang (yang ini standar seperti putu mayang Jakarta) ditambah kue Koleke (kalo ga salah) yang dibuat dari adonan tepung beras juga plus telur yang diberi pewarna hijau yang terus disiram pake kuah gula merah campur santan (seperti kuah putu mayang standar,,,)

Selesai sarapan wadai kami lanjut ke pusat keramaian di kota Banjarmasin yaitu,,, depan Kantor Gubernur sampai ke Masjid Raya,,,,

Didepan kantor gubernur banyak yang sudah berkumpul dan melakukan senam masal (rutin tiap Minggu kelihatannya,,),, Disana Azzam main,, dan “olahraga” ala Azzam,, he he,,

Azzam juga kenalan secara alami (langsung main bareng maksudnya) sama Aldi (1y 8m) yang mengikuti Azzam lari larian sampai akhirnya mereka main bareng,, lihat gambar ditembok lapangan kantor gubernur bareng,, tendang tendang gelas aqua bareng,, dan ngobrol dengan “bahasa tubuh” bareng,, he he,,

Hmmm serunya,, bunda sama neneknya Aldi ngga ngobrol banyak sih,, cuma sempet tanya nama Aldi sama usianya karena kami duduk agak jauh,, well yang penting Azzam nya ngga gagap sosialisasi dan bisa main sama siapaaa aja (seperti yang banyak di dengungkan kalo anak Homeschooling itu biasanya ngga bisa bersosialisasi,, ternyata,,, salah besarrrr Sodara sodara,,,),, Alhamdulillah,,

Puas main,, waktunya pulaaanggg,,, Sempet puter puter nyari buah Pepaya,, karena requestnya Azzam buah pepaya,,, (Alhamdulillah minta “jajannya” murah, meriah dan sehat,,!!). Akhirnya kami mampir dipasar dan beli buah pepaya Rp 3.000, saja ,,,,,

Lanjuttttt,Kali ini waktunya Ayah mengutak atik botol botol bekas bedak Azzam (yang kata Ayah sebelumnya memang udah diniatin mau bikin robotan,,)

Robotnya dibuat dengan 2 buah botol bekas bedak Zwitsal, Tutup botolnya dijadiin mata robot (karena bisa dibuka tutup jadi kaya pake kacamata deh,, he,, he,,), Botol yang satu buat badan robot dan botol yang kedua (cuma diambil separuh) buat bagian bawah robot,, Robotnya dikasih kaki pake roda (seperti biasa,, bekas tutup botol), dikasih tangan pake garpu plastik (bekas pop mie bunda yang ngga pernah dipake,,), terus diperutnya digantungin sendok bekas obat (karena robotnya laper kata Azzam,,) dan kepalanya dikasih topi  dari tutup gelas plastik (kalo yang ini sih bekas tutup gelas teh) dan dikasih rambut hijau pake bagian atas dari botol fresh tea,, (waahh sepertinya kebanyakan ngumpulin bekas kemasan yaaa,,,)

Hasilnyaa,,, taaa,, da,,, Robot Ondel Ondel karya Ayaaahhh,,,

Yeee,, satu cium lagi buat Ayah dari Azzam karena udah bikinin mainan,, (walaupun menurut bunda bentuknya agak ngga jelasss, gitu,,,) tapi,, terima kasih Ayah,, sudah mau buatin maian yang ngga semua ayah mau bersusah susah membuatkan mainan untuk anaknya (yang katanya disayanginya,,,)

Alhamdulillah,, terima kasih Alloh,, untuk ayah sebaik Ayah,,

Semoga Alloh karuniakan keberkahan atas kehidupan kami,, dan semoga Alloh lipatgandakan kesabaran dan kesyukuran pada kami untuk berproses bersama,, Aamiin,,

Truck Trailer dari Kardus Bekas Buatan Ayah,,

Azzam memang sedang senang senangnya sesuatu yang berbau truck,, mulai dari membaca tentang truck sampai main mainan truck,,

Buku ensiklopedi junior Transportasi yang ada cerita tentang trucknya hampir sudah dihapalnya,, Azzam bisa cerita panjang lebar sama bunda dan ayah tentang isi buku Transportasinya,,

Azzam bisa memodifikasi mainan yang bukan truck menjadi sebuah truck trailer ala dia,, (Azzam punya mobil loader kecil yang sama Azzam dirubah jadi trailer dengan menambah -menyangkutkan- kardus kardus kecil bekas salep,, atau rel mobilan dari plastik yang diatasnya membawa tutup tutup botol dan dengan suksesnya dia bilang itu mobil truk trailer,,)

Azzam juga dihadiahi ayah truk trailer kayu yang mengangkut mobil balap yang juga terbuat dari kayu (yang sudah habis diwarnai Azzam dengan pensil warna,,),, Mobilan Kayunya bukan seperti mobilan yang dijual dipinggir jalan lho,, Pokoknya jenis kayunya bedaaa deh,, Kayu ala ala kalimantan gitu,, (bunda sama ayah ngga tau jenis kayu apa nihh,, Ayah juga dapat mobilan itu lungsuran dari teman ayah yang tau kalo Azzam sukaa mobilan truck,,he he,,)

Ayah rupanya cukup memperhatikan kesukaan Azzam ini,, Sampailah Ayah bertekad membuatkan sendiri mainan truck hasil karya Ayah,,,

Dan,,,, taaa daaa,, Hasilnya ngga kalah keren sama mobilan Hot Wheels Azzam buatan pabrik kan,,, (import dari Malaysia lagi,,!!),, Malah kerenan mobil buatan Ayah,,,

Ayah udah mikirin gimana cara buat mobil trailernya dari semalam waktu Azzam udah tidur,, Paginya baru Azzam ribut bantu Ayah buat mobil trailernya,, Azzam belajar tentang reusing lagi hari ini,,,

Kontainer Trailer Azzam dibuat dari 2 buah kotak plastik bekas pepsodent, yang bawahnya dilubangi untuk roda dan dikasih sedotan kecil kecil bekas Aqua gelas supaya lebih kokoh,, Rodanya ada 8 dari bekas tutup botol Aqua,, Kepala trailernya dibuat dari kardus bekas Daktarin powder yang dibentuk dan dibolongi untuk jendelanya,, Kepala trailernya juga dikasih cerobong dari sedotan warna coklat bekas kopi Nescafe kotak loh,, Kaca trailernya juga dilapisi pake sisa sedotan,, Didalam kontainer trailernya Azzam isi pake muatan tutup botol plastik bekas juga,, dan,, Kepala trailer sama trailer pengangkut kontainernya disambung pakai plastik kemasan Blueband,,, (biar tetep bisa belok belok kata ayah,,)

Subhannalloh,, luar biasa kan Ayah ini,, Jarang jarang loh ada bapak yang masih sempet buatin mainan untuk anaknya,, (Setelah lebih dari sepekan ayah bergulat sama laporan kantor,, Ini cara refreshingnya ya,,??)

Sekarang pun waktu bunda menulis (habis nyuci neehh), Ayah masih asyik main sama Azzam,,

Kalo gitu,, satu ciuman dari bunda plus Azzam buat Ayaaahh,,, Mmuuuuuaaacchh,, Terimakasih ayaahh,,

Alhamdulillah,, Terima kasih Alloh,,

Tanpa Disadari Azzam Belajar Geografi,,

“Bunda,, aku buat bangunan pabrik Honda,,” Itu kata Azzam tadi siang sambil mengajak bunda untuk menengok bangunannya,,

Ya,, bangunan dari tumpukan kardus ala Azzam yang bisa dinamai bangunan apaaa aja semaunya Azzam,,

“Bangunan apa Zam,,?” tanya bunda

“Pabrik Honda yang tutup di Thailand karena Banjir,,? Jawab Azzam sambil berusaha menerangkan dengan jelas,,

“Oo ya,,? Emang Azzam tau dari mana,,?” tanya bunda bingung (karena bunda memang ngga tau beritanya,,)

“Lah diberita, di tivi” jelas Azzam

“Loh kapan,, kok bunda ngga tau,,” tanya bunda lanjut

‘Tadi,, aku liat berita,, di Thailand banjir besarrr,,” Jelas Azzam sambil asik membongkar pabrik kardusnya,,

Waahh bunda memang bener bener ketinggalan berita,, Kalo Thailand banjir memang bunda sudah tau, tapi kalo pabrik Honda tutup,, bunda tau dari Azzam,, he he,, (anak jaman sekarang ya,,)

Malamnya baru bunda lihat berita bareng bareng ayah,, “Oo ini yang Azzam bilang,,” bunda menggumam,,

“Apa,,?” tanya Ayah,,

“Pabrik Honda tutup di Thailand karena banjir,,” terang bunda

Ayah cuma geleng geleng kepala (ngga tau geleng karena beritanya atau karena Azzam tau lebih dulu dari bunda,,, he he,,)

Well begitulah,, Azzam bisa belajar dengan media apa saja,, termasuk hobby Azzam bangun membangun ini,, Bunda amati memang Azzam bisa membangun apaaaa saja sesuai imajinasinya,, Cukup dengan kardus kardus bekas yang dia kumpulkan sendiri (tanpa harus dengan mainan mahal) yang dia suka bilang sambil mengumpulkan kardus “yang ini bisa buat aku ngebangun nih bunda,,”

Termasuk harusnya bunda bisa lebih mengenalkan dengan negara negara yang Azzam sebut,, Azzam kadang kadang membangun menara Eifel (Azzam dapat nama menaranya dari film “Little Einstain”).

Satu hari Azzam juga membangun Istana Mbul,, (yang bundanya ketawa habis,, dan ngga berenti berenti),, Maksudnya Menara Istambul (yang juga Azzam lihat di “Little Einstain),, Azzam membangun berbagai bangunan dari banyak negara,,

Seperti percakapan Azzam dan Ayah 2 hari lalu,,

Ayah mendengarkan Azzam mengoceh tentang makanan khas (yang bunda dan ayah ngga tau Azzam belajar kata makanan khas itu dari mana,,)

Sambil mainan mobil dan pesawatnya Azzam mumbling,, “Makanan khas Korea,,? Kimchi,, Makanan khas Indonesia,,? Nasi,, Makanan khas Banjarmasin,,? Dodol Kandang-an (diucapkan terpisah oleh Azzam),,”

“Masa dodol kandangan Zam,, kan ada Soto Banjarmasin, Nasi Kuning,,” sahut ayah iseng menaggapi

“Iya,,” jawab Azzam “Pokoknya dodol Kandang-an,,” lanjut Azzam,,

Juga percakapan Ayah dan Azzam sore tadi waktu Azzam membukakan pintu menyambut ayah yang baru pulang,,

“Ayah,, nanti malam ada pertandingan sepak bola Indonesia vs Karak,,” kata Azzam bersemangat karena baru saja nonton berita di TV,, (Bunda yang dengar langsung ketawa sampai keluar airmata,, Azzam,, Azzam,, udah semangat banget ngomongnya tapi,, Salah sebut,,,!! he he,,he he,,)

“Sama siapa Zam,,” tanya Ayah sambil juga ketawa,,

Azzam mengulang ulang menyebut Karak,, dan dia rubah menyebut beberapa kata tapi tetep salah,, terus dia kembali kedepan TV (karena bunda ngga berenti ketawa) sambil mengamati penyiarnya dan akhirnya bisa menyebut “Qatar” dengan benar,,

Banyak momen yang harusnya bisa bunda dan ayah pakai untuk “menyisipkan” pelajaran geografi (mengenal lebih dalam nama nama tempat yang Azzam sebut), tapi sampai hari ini bunda belum memperkenalkan membaca Atlas,, (Kita nabung dulu ya nak,, nanti Insyaalloh kita bisa beli globe,, Aamiin,,),, Insyaalloh banyak jalan untuk belajar geografi ya nak,,

Robbana,, mudahkan kami untuk belajar,, mensyukuri betapa Engkau menghamparkan bumi ini dengan indah,,, Aamiin,,

Kereta Dari Botol Susu Bekas,,,

Setelah sekian lama mau ngikutin “hand made” (acara di global TV), baru sekarang kesampaian Ayah buatin azzam mainan dari botol susu bekas,, Beberapa waktu yang lalu memang Azzam dibawakan banyak susu botol oleh ibu ida (teman kantor ayah),, Ayah bilang ke Azzam kalau sudah habis susunya botolnya jangan dibuang,, Jadilah bunda mencuci botol yang sudah kosong dan Azzam membantu mengeringkan terus menyimpannya,,

Sampailah hari ini ayah buatkan Azzam mainan kereta keretaan dari botol susu bekas,, Botol susunya dilubangi, terus disambung sambung , dipasangi roda dari bekas tutup botol minuman,, (Ayah meminta Azzam memilihkan tutup botol dari botol yang sama jenisnya supaya jalan keretanya bagus,, Azzam terlihat sibuk pilih memilih tutup botol)

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk membuat mainan sederhana dari barang yang sudah tidak terpakai. Tidak perlu punya keahlian khusus untuk mencoba berbagai bentuk. Kuncinya adalah senang mengerjakannya bersama-sama, dan perlu diingat bahwa dunia main anak-anak itu kaya akan imajinasi. Jadi tak perlu takut salah dalam menciptakan sesuatu dan semua karya yang telah dibuat adalah hasil kreasi tangan kita sendiri,,,

Selamat bermain…

Kutak Katik Emco,,

Karena sudah seharian Azzam bongkar membongkar emconya “tanpa arah yang jelas” Akhirnya sore ini ayah membantu Azzam memodif Emconya,,

Azzam memang punya 2 set kecil Emco, mainan bongkar pasang (building blocks) mirip lego (tapi lebih murah,, set kecil Rp 19.000 an) yang satu Fire Engine (57 pieces building blocks) yang satu lagi Tow Trucks (49 pieces).

Nah namanya juga Azzam, ngga puas kalo sesudah dipasang menjadi bentuk sebenarnya terus ngga dipreteli lagi, jadilah dua emco itu dipasang dan dimodif tanpa bentuk yang pasti,,, He he,, jadi bentuk ala ala Azzam gitu,,

Sore ini Ayah menemani Azzam meng-utak atik emconya,, mereka berdua asyik main (walaupun belum pada mandi,, he he,,) Azzam mau buat trailer katanya,,

Beberapa waktu kemarin memang Azzam belajar membedakan jumlah roda trailer, tronton dan truk biasa dari pak Fahruddin (teman Ayah,,). Pak Fahruddin menerangkan ke Azzam kalau trailer itu jumlah rodanya lebih dari 12, tronton itu jumlah rodanya 10 dan kalo rodanya kurang dari 10 itu disebut truk biasa,,

Sepanjang jalan, sejak belajar membedakan jumlah roda (ketika kami naik motor), Azzam menghitung jumlah roda truk yang dia lihat,, Hampir selalu salah hitung sih,, karena Azzam masih menghitung roda belakang itu 1 roda bukan 2 roda,, Ga pa pa deh,, namanya juga belajar sambil main,, eh, sambil mengamati,,

Kembali pada Emco,, Azzam dan Ayah mengutak atik Emco menjadi mobill panjang,, Roda dari 2 set emco digabung disatu bentuk mobil,, Jadilah mobil panjang ala Ayah dan Azzam,,,

“Games Sebagai Sarana Untuk Belajar”

Sudah hampir sepekan ini Azzam main mobilan online di http://disney.go.com/cars/ ,,, Azzam memang sukaaaa banget sama film Disney/Pixar yang satu ini,, “The Cars,,,”

Azzam menjelajah halaman ke halaman dan menikmati gambar gambar karakter mobil mobil favoritnya,,,

Puas menjelajah gambar, parkirlah Azzam kemudian di halaman terfavorit,,, “Games,,!!” http://disney.go.com/cars/#/games
Sampailah Azzam memilih mau main  World of Cars ,,, Bunda membantu Azzam melewati step step awal sebelum main,,, Azzam terlebih dulu harus login untuk membuat mobilnya sendiri,,,

Luar biasa susaaaahh,,, bukan karena stepnya yang susah,, Tapi game ini perlu koneksi internet yang sangat stabil,,,!!! Jadi berkali kali gagal karena koneksi internetnya amat sangat buruk,,,

Sampai akhirnya,,,,,

Ta,,,, da,,, Ini dia mobil Azzam Little Monsterracer No 18,,,,sampai setelah mobilnya siap pun Azzam berkali kali gagal main karena koneksi internetnya jelek,,, Jadi Azzam harus belajar bersabar menahan keinginannya untuk main,,,

Setelah melalui penantian loading yang panjang, akhirnya,,,Azzam sangat sangat menikmati mainnya,,,, azzam menjelajah aneka fields,, dan terus asik meningkatkan scorenya,,Sampai hari ini pun Azzam masih main lagi, main lagi, main lagi,,,, Kalo pas loadingnya sulit, Azzam “belok” sedikit ke games yang lain,,, masih tetep,, gamesnya The Cars,,,,

Azzam nyobain game  Flo 8 Cafe   (game menampung oli sebanyak banyaknya dari pompa yang mengeluarkan oli dan mengisi tabung oli yang kosong,,,)

Azzam juga asik mencobai game Luigi – Guido’s Tire Stacking (game menangkap ban seeee banyak banyaknya,,,) Azzam main berulang ulang loh,, dan ternyata pas bunda yang nyoba,, Bunda yang kalah sodara sodara,,,!!Dan ini nih,, Game favoritnya,,,!! Desert Dash (Racing game,,, Azzam jadi Mc Queen, yang balapan sama Dinoco, Chick Hicks, Kabuto, dll,,,)

Azzam terus bersenang senang dengan gamesnya,,, Sampai finish, balapan lagi, finish, balapan lagi,, lagi, lagi,,

Tapi apa ayah sama bunda ngga takut kalo Azzam nanti jadi nyandu Games,,,???

Hmmm, engga kok,,,

Insya alloh Azzam anak yang mudah untuk di beri pengertian,, kapan waktunya Azzam boleh ber games ria dan kapan waktunya harus berhenti,,, dan sampai hari ini ternyata Azzam bisa belajar amat banyak dari games yang dimainkannya,,,

Buat ayah dan bunda, memberi pengertian dan pemahaman menjadi sangat penting,,, Bukan sekedar “melarang” tanpa penjelasan,,

Bahwa ada dampak buruk dari games ataupun sekedar berlama lama di depan laptop itu benar,,

Games bisa sangat menyita waktu apalagi yang dimainkan tanpa tahu pelajaran yang bisa diambil dari games (walaupun hanya sekedar berkreatifitas) dan ketika sudah berlama lama didepan laptop akan sangat berpengaruh buruk pada mata Azzam,,, Kami menjelaskan semua ini pada Azzam dan Azzam Alhamdulillah mudah sekali mengerti,,,

Sejauh ini bunda masih terlibat dalam pemilihan games games yang dimainkan Azzam,, dan Azzam juga mudah untuk diberi masukan jika ada games yang ingin dibukanya tapi bunda rasa Azzam tidak bisa mendapat “pelajaran” dari games itu,, Bunda biasanya memberi alternative games yang bisa dimainkan Azzam berikut hal hal yang bisa dipelajari,,,

Atau kadang setelah main games pun bunda tanya sama Azzam apa yang dia dapat dari games yang dimainkannya dan azzam sudah cukup mengerti bahwa katika dia main, dia sebisa mungkin bisa belajar sesuatu,, Apapun itu,,, Karena bunda menjelaskan bahwa selain menyenangkan,, Games itu adalah alat untuk belajar,, jadi Azzam pelan pelan sudah terbiasa dengan gaya belajarnya yang bisa memanfaatkan fasilitas apa saja untuk belajar,,,

Pada beberapa games pun, yang bunda anggap Azzam tidak belajar apapun,, ternyata, Azzam tetap bisa memanfaatkannya untuk belajar,, Seperti game Glinx (dari Game House yang di install di laptop),, satu hari Azzam main dengan inisiatifnya sendiri,, bunda membebaskannya main dalam jangka waktu tertentu dan ternyata Azzam memilih “iseng iseng” game yang belum pernah dimainkannya (namanya juga Azzam, buat urusan game dia memang suka coba coba,,),,

Bunda pikir waktu itu, yaah biar deh cuma sebentar buat ngisi waktu Azzam main games bebas “tanpa belajar sesuatu”,, Ternyata ditengah tengah main, bunda tanya, “Azzam belajar apa,,??” ,, “Ini aku lagi menghubungkan bentuk bentuk yang sama, segi empat ketemu segi empat yang warnanya sama,,,,pokoknya harus cari yang bentuk dan warnanya sama terus disambung sambungin,,,,,” papar Azzam,,,

Waah Subhanalloh,, Bunda terkaget kaget,, ternyata “semangat belajar” lewat game bisa Azzam serap,,,

Hmm, iya nak, maaf ya,, kadang kadang bunda meng under estimate sesuatu bukan menjadi alat untuk Azzam belajar tapi ternyata Azzam, dengan kemampuan positif yang sudah Alloh Karuniakan bisa mengambil pelajaran dari alat belajar itu,,,

Dan maaf juga, kadang kadang bunda masih melemahkan semangat menyerap Pelajaran yang sudah Alloh karuniakan pada Azzam padahal Alloh sudah bekali Azzam dengan Kemampuan Belajar yang Luar Biasa,,,

So,,, Selama masih bisa mengambil panyak pelajaran dari Games,, dan selama games bisa dijadikan sebagai alat untuk belajar,, bunda masih akan membebaskan Azzam menikmati masa kanak kanaknya dengan ber games ria,,, InsyaAlloh bunda percaya pada Azzam,,,

Enjoy your games and happy learning son ,,,

“Membangun Jembatan, Belajar Keseimbangan”

Kegemaran Azzam “membangun” memang luaaar biasa,,, Azzam bisa berjam jam membangun dengan “peralatan” yang dia kumpulkan dari benda benda dan mainan yang ada di sekitarnya,,,

Sebenernya Ayah kepingiiiinn banget mbeliin Azzam mainan Lasy (mainan produksi Jerman, yang Ayah yakin bisa memfasilitasi kegemaran Azzam dalam hal bangun membangun,,,) tapi kok mahaaal banget,, tipe standartnya L 800 yang baru harganya lebih dari Rp 2 juta,,, (Waah bisa hunting yang second ngga ya,,,??)

Beberapa hari ini ada kegemaran baru Azzam yaitu membangun Jembatan,,, Alat bantunya pake mobil mobilan kayu dari Ayah dan Box bekas Joran (pancingan) Ayah,,,

Azzam menyusun jembatannya sesuai “selera”,, Satu kali, bunda perlu HP bunda yang dijadiin “alat membangun” Azzam,, Azzam memberikan HP bunda dan menunggu bunda sampai selesai memakai HP,,

Bunda tanya, “kenapa ngga langsung disusun aja (ngga pake HP bunda maksudnya),,?”

“Ngga bisa bunda, karena jadinya miring,,,” jawab Azzam,,, Iya ternyata bener kalo ngga diganjel HP (yang akhirnya dia ganti pake remote TV) ternyata box joran Ayah ngga seimbang dan ngga bisa berdiri sempurna,,, dan Azzam menemukan sendiri “caranya” untuk membuat bangunannya “Berdiri Sempurna,,,”

Waahh ini luar biasa buat bunda,,, ternyata dari “Main”, Azzam tidak hanya sekedar main,,,

Azzam’s learn a lot of things,,, salahsatunya “Keseimbangan” (Balance),,

Hari besoknya Azzam masih senang mengulang “kesuksesannya” membangun Jembatan,,, Setelah membangun, dirubuhin lagi, membangun lagi, dirubuhin lagi,,, ternyata Azzam nemu sesuatu,,,

Jembatannya bisa goyang goyang kalo berdiri cuma disalahsatu penyangga,,, Dengan antusias dia kasih tunjuk bunda,, “Bunda liat,, jembatan aku bisa goyang goyang,,,”

Waah tambah seru nih,,, Akhirnya sekalianlah bunda cerita tentang keseimbangan,, Seperti games bunny balance yang pernah Azzam mainin di PEEP and the Big Wide World,,

Bunda “menerangkan” sedikit tentang “tekanan”,,, bener bener sedikit menerangkannya, karena bunda mau Azzam nemu dengan sendirinya,,,

Akhirnya Azzam mencoba sendiri dengan menambah “beban” di ujung ujung “Jembatannya” dan mengulang ulang “permainan jungkat jungkit” ala “jembatannya”,,,,

Sudah puas dengan jembatannya, bunda memfasilitasi dengan games Bunny Balance nya,,, dan mainlah Azzam dengan serunya,,,, (Hmmm namanya juga Azzam,,, kalo udah ketemu games mah,,, jangan ditanya lagi,,,)

Azzam main terus dan terus dan terus,, sambil belajar menyimak perintahnya langsung (karena bahasa Inggris) dan ngga tanya tanya lagi sama Bunda,,, Azzam sudah bisa mengerti perintahnya,, “Make the Red/Blue Lighter or Havier,,,” or “Make the Seesaw balance,,”

Kalo sudah main di PEEP and the Big Wide World, ngga seru rasanya kalo main cuma 1 game,,,

Sudah puas main main keseimbangan, Azzam lanjut main game yang lain,,, kali ini yang Azzam pinginn banget adalah Quacks Apples Itu loh permainan menebak dan mengarahkan jalannya Apel supaya Apelnya bisa nyebur ke Air,,,,

Karena Azzam sudah sering main,, So, sekarang sudah lebih trampil mengatur batang batang pohon supaya Apelnya bisa nyebur dengan baik (Untuk batang pohon yang lebih sulit, jumlahnya lebih dari 6 Azzam sudah mahir,,),,, Malah kadang kadang batang batang pohonnya diarahin ke arah yang ngga disangka sangka bunda,,,, Well keep learning, and keep having fun,, Son,,,

Selesai main Quacks Apples Azzam lanjut main Memory Lane Azzam harus mengingat benda benda yang dilihat Peep atau Chirp di jalan yang mereka lalui dan Azzam harus menebak benda mana yang sudah dilihat Peep atau Chirp,,,
Azzam mengulang ulang permainannya,, dan bunda seneng karena bunda bisa sambil ngobrol sama Azzam tentang apa apa yang masih Azzam inget kalo kita lagi jalan jalan bareng Ayah,,,,

Selesai dengan game observasinya, Azzam masih main 1 game lagi Wheres Quack Azzam harus mencari tempat persembunyian Quack dengan cara mendengar suara Quack,,,
Hmmm,, “Hanya” dengan “Main” ternyata Azzam bisa belajar buanyaaak sekali ya,,,

Tetap semangat “main” eh Belajar ya Nak,,,

Happy Home Schooling,,,,,


Tutup Botol Plastik Bekas,,,,

Hari ini Azzam belajar buanyaaakkk buanget,,,

Dimulai dari Azzam belajar berhitung Penjumlahan Lima,,, Berhitung penjumlahan lima sebenernya sudah dimulai dari beberapa hari kemarin (diawali dari penjumlahan dua),,

Azzam belajar penjumlahan Lima pake alat bantu pinsil, pulpen dan Tutup Botol Plastik Bekas,,,!!!

Dibantu pake tutup botol plastik bekas,,??

Iya sudah lama Azzam mengumpulkan botol botol plastik bekas minum yang sering kami beli,, Sebenarnya botol botol itu sudah dikumpulkan dan sudah siap mau dibuang,, Sengaja dikumpulkan dulu biar mudah dipulung,,,

Tadinya sih pingin di reuse atau di recycle tapi disini sulit nemunya (kayanya selama ini memang belum ketemu tempat recycle buat Azzam belajar),, Tapi ya sebisa mungkin Azzam bisa belajar untuk lebih amanah terhadap bumi dengan me-reduce, reuse dan recycling,, Selain botol plastik, Azzam juga mengumpulkan botol botol bekas kosmetik bunda dan bedak bedak atau shampo Azzam,, Azzam juga mengumpulkan plastik plastik bekas Rinso, Molto atau Sunlight isi ulang,,,

“Disini kalo buang botol plastik mesti hati hati,,”kata Ayah,, “Karena kalo botol Kosmetik disini rawan dipalsu isinya,,” jelas ayah (kayanya itu penyakitnya indonesia deh)

“Terus kalo buang botol Aqua ngga boleh sama tutupnya,,”tambah Ayah,, “Kenapa,,?” bunda bingung,, Ayah bilang, “Kalo dibuang sama tutupnya bisa diisi ulang pake air mentah dan dijual ke kuli kuli di pelabuhan,,,”. Waah parah nih,,,

Jadilah Botol botol bekas itu dipisahkan dari tutupnya,, dan tutup Botolnya di reuse untuk alat belajarnya Azzam,,, he he,, Belajar emang bisa pake alat apa aja,,,,

Azzam menjumlahkan variasi dua bilangan yang hasilnya berjumlah Lima, mulai dari 5+0=5, 1+4=5, 2+3=5, dan seterusnya,,,

Azzam menjumlahkan bolak balik penjumlahan lima dengan tutup botolnya,, Sesudah beberapa kali diulang, Bunda minta Azzam menuliskannya di kertas,,

Selesai dengan worksheet penjumlahan Lima nya,, Azzam (seperti biasa) jadi Bob the Builder,,,!!!

Azzam membangun bangunan kotanya, dengan alat alat main yang dia punya,,, Selesai membangun satu kota dihancurkan,,, “Kena Tsunami,,,” katanya,,, terus dibangun lagi,,, Dihancurkan lagi,,, Dibangun lagi,, sampai puas,,,,(kelihatannya menghancurkannya lebih menyenangkan dari pada membangunnya,, he,, he,,)

Berantakan,,,?!?! Absolutely ,,, !!!

Tapi Azzam sudah sangat tertib dengan mengembalikan semua perlengkapan mainnya ketempatnya semula dan semua dilakukan sendiri,,,,!!!

Alhamdulillah,,, Senangnya Home Schooling,,,

“Dump Truck”

Hari ini hari Dump truck,,,, Hmm kenapa dump truck,,? Bunda sendiri ngga tau persis kenapa, tapi Azzam sukaaa sekali dump truk,,  (kelihatannya sih terinspirasi dari alat alat berat yang dimiliki Bob the Builder – tim nya Bob- yang membantu Bob membangun,,,) maka jadilah hari ini berisi serba serbi dump truck,,,

Diawali dengan mewarnai 2 buah truk (trailer dan Dump Truck) Azzam terlihat sekali semakin rapi dalam urusan mewarnai,,, (Ya, sudah hampir 2 tahun ini Azzam hari harinya diisi denngan menggambar dan mewarnai, jadi sekarang mulai terlihat tertib dalam berinteraksi dengan warna mewarnai)

Kemudian lanjut dengan membaca Ensiklopedia Cilik Transportasi (terbitan BIP) yang didalamnya ada Dump Trucknya,,, Yaitu truck untuk proyek bangunan, punya bak yang sangat besar untuk mengangkut bahan bangunan berat. roda rodanya lebih berat dari berat badan manusia,,

(dan biasanya digunakan juga untuk mengankut hasil hasil tambang seperti Batubara –ini tambahan bunda-)

Setelah membaca, Azzam minta browsing gambar gambar dump truck, jadilah lanjut dengan mengumpulkan gambar gambar yang Azzam suka,,,

Azzam menulis sendiri kata kunci sewaktu googling, dan Azzam juga yang memilih gambar mana yang mau dia simpan, Bunda mengajari Azzam untuk menyimpan gambar dalam sebuah folder dan Azzam akhirnya bisa menyimpan sendiri gambar gambar yang dia mau,,

Sampai kemudian bunda lihat Azzam menyimpan gambar Replika Dump Truk terbuat dari kayu,, Waah yang ini bundanya yang senang, bunda minta Azzam melihat web sumbernya Wooden Classic Wheels one of a kind wooden model replicas dan hasilnya,,, Azzam menemukan buanyaaak sekali replica Alat berat kesukaannya yang terbuat dari kayu,,,

Ada muacem muacem deh,, mulai dari “DJ” Loader, “Samsi” Forklift, “Scoop” Digger Excavator,, Wuah,, pokoknya banyaaak dan buagus buagus deh,,

Dibuat dengan detail, rapih dan berskala,,,

Sesudah disimpan (Azzam menyimpan sekitar 130 gambar) , Azzam lihat lihat ulang gambar gambar yang sudah disimpannya sambil terus cerita sama bunda membahas gambar yang sudah disimpannya,, Waah pokoknya dari pagi sampe sore deh,,, Tapi ya dijeda macem macem,, Maem, mandi, sholat, membaca iqro, menggambar, belajar menulis arabic alphabet (sampai huruf خ ), main, main, cerita cerita, ngobrol ngobrol,,

Buat cerita cerita dan ngobrol ngobrol, Bunda banyak ngajak Azzam ngobrol tentang Proyek bangunannya Bob yang edisi membangun Sistem Air Limbah Pak Pickles sama membangun Pertanian Rumput Lautnya Ani,,,

Hmmm  udah kebayang kan apa apa yang menarik buat didalami lebih lanjut besok besok,, Apalagi Azzamnya gampanngg banget kalo udah diajak “Ngobrol” sambil belajar hal hal yang disenanginya,,,

Alhamdulillah,,, semoga Azzam bahagia dengan proses belajarmu ya nak,, Aamiin,,

Magic Pencil di Mightybookjr.com

Pagi ini Azzam masih menggambar dengan kayu Keminting,,, dan masih tetap Menggambar Mobill,,!

Sesudah menyelesaikan satu gambarnya, Azzam kepingin menggambar jet,,di Magic Pencil katanya,,, Memang Azzam sudah beberapa kali eksplore http://www.mightybookjr.com/Catalog_Magic_Pencil.php tapi belum pernah nyoba ngikutin cara menggambarnya,, Wuaah keren banget loh,,


Disana ada beberapa gambar yang bisa dipilih seperti Ape, Bug, Cat, Dog, Elf, Frog, Goat, Hen, Ice and Jet,,, Gambarnya simpel terus dengan teknik animasi, dicontohkan step by step cara menggambarnya,,, jadi Azzam bisa mengikuti cara nggambarnya,, Azzam ngikutin mulai dari berurutan sampe sesudah tahu bentuknya, Azzam menggambar dengan urutannya sendiri,,, Azzam coba lagi, coba lagi, coba lagi,,,,Play and pause, play and pause, paly and pause,,, begitu terus terus sampai dia kira kira hapal bentuknya,,

Selain mencoba menggambar jet, Azzam juga memilih belajar menggambar kucing,,

Selesai dengan drawing lesson, Azzam “membaca” buku di Word Fun tentang Fruits http://mightybookjr.com/books/word_fun/word_fun_fruit_english.html Sambil membaca ebooknya Azzam juga “mencocokkan” dengan buku Play and Learn English through Games edisi Fruits and Vegetables (keluaran BIP), Azzam terus me-replay ebooknya mungkin lebih dari 6 kali,, (yang ini bundanya ngga nemenin karena masih musti nyuci piring dan emang udah ada yang bacain si Mightybookjr nya,,,,)

Puas dengan Fruits, lanjut lagi “membaca” tentang ikan dan binatang air http://mightybookjr.com/books/word_fun/word_fun_fish_english.html, yang ini juga di replay berulang ulang,, and than lanjut tentang serangga serangga http://mightybookjr.com/books/word_fun/word_fun_bugs_english.html

Selesai menjelajah Word Fun, Azzam memilih buku These and Those vol 1 dan 2 untuk dibaca (Azzam memilih buku berdasarkan kelompok usia 2 – 5 tahun) http://www.mightybookjr.com/books/these-those-1/these_and_those_1.html http://www.mightybookjr.com/books/these-those_vol2/these_and_those_2.html

Cape baca buku, Azzam memilih melanjutkan dengan Maaaiiinnn Games,,,, Karena hari ini bunda coba untuk menyelami Mightybookjr.com, bunda minta Azzam untuk tetap main di Migtybookjr,, Azzamnya sih seneng seneng aja,, “yang penting Main Games”, kata Azzam,, Bunda biarkan azzam memilih games yang mau dimainkan (ada game yang sudah pernah dimainkan, ada juga yang belum pernah dimainkan,,

Game yang pertama dipilih Colored Butterfly http://www.mightybookjr.com/content/games/Colored_Butterfly/colored_butterfly.html Azzam belajar mewarnai butterfly seperti di contoh yang sudah ada (lebih tepatnya menyamakan warna sihh,,) Kata Ayah game nya bagus buat Azzam karena bisa berlatih mengidentifikasi warna,,,

Sudah mewarnai mungkin lebih dari 10 butterflies , Azzam lanjut main Cicken in Eegs (game ini sudah pernah dimainkan sebelumnya) http://www.mightybookjr.com/content/games/Chicken_in_eggs/chicken_in_eggs.html Cara mainnya, remembering the decoration of the eggs to find where the chickens were hide,,  Azzam masih memilih yang paling mudah menemukan 3 telur diantara 5 telur dengan dekorasi tertentu yang harus diingat,, (Hmm baik untuk melatih konsentrasi dan daya ingat,,,)

Puas dengan ayam di telur, lanjut lagi main Mice in Cups (yang ini juga udah pernah dimainin) http://www.mightybookjr.com/content/games/Mice_in_cups/Mice_in_cups.html remembering the decoration of the cups to find where the mice were hide, cara mainnya sama dengan Chicken in eegs tapi bedanya ini Mice in Cups,,

Sesudahnya Azzam masih main Puzzles,, Mungkin lebih dari 12 puzzles yang dimainkan azzam (untuk berbagai kelompok usia –di mightybookjr aktifitasnya diberi keterangan untuk kelompok usia berapa,,-),, Walaupun masih yang sederhana (yang dibagi 6 pieces) tapi lumayanlah buat melatih konsentrasi dan strategi,,,

Weits, cukup nak,, cukup buat hari ini,, inget matanya ya,,, InshaAlloh nanti kita lanjut lagi mengeksplore Migtybookjr-nya,,

Ya Alloh berkahi belajar Azzam,,, jadikan Ilmu yang Azzam dapat bisa bermanfaat kelak,, Aamiin,,

Melukis Kayu Keminting,,,

Hari ini diisi Azzam dengan berbagai aktivitas mulai dari Sholat Subuh, lanjut dengan main kartu (eh belajar ding) Iqro,, membaca buku Iqro, main mobil, main, main, (he he banyak,,), ngerjain exercise di IXL math (biasa,, 20 questions limited daily practice,,),, hadowh, belum bisa subscribe di Bentang Ilmu niih,, habis sinyalnya masih pledut,, sangat tidak memadai,,,,, membaca majalah Cars,, dan,,,,,

Azzam menggambar dengan media tripleks,,!!! (Hmm mungkin namanya ngga tepat ya,,).. Sebenernya bukan tripleks seperti yang biasa ada di toko material, tapi sampel jenis kayu Keminting (Aleurites Moluccana) dengan ukuran Panjang 16 cm, Lebar 12 cm dan tebal sekitar 1,2 mm,,

Ayah yang menghadiahi Azzam kayu keminting “tipis” itu beberapa waktu lalu,, Tadinya ngga kepikir mau buat apa, “Pokoknya buat Azzam”, kata Ayah,, tapi pas dipikir pikir kelihatannya bisa diwarnai,, karena ada beberapa sampel Post card yang terbuat dari kayu juga -jenis Kayu Sengon- yang digambari dan diwarnai dengan cat air,, Tapi untuk kayunya, Azzam menggambarnya pake pensil warna,,

Pertama Azzam buat sketsanya (deu sketsa,,) pake pensil biasa terus diwarnai,, Azzam kelihatan sekali menikmati aktifitas menggambarnya (karena Azzam memang suka sekali menggambar,,)

Karena masih percobaan, Azzam mengambar di 2 sisi kayu kemintingnya, Seperti biasa Azzam menggambar Mobiilll,,,!!! ditambah pohon pohon ala Azzam dan Kerang mati (loh kok kerang,,?? “Iya aku suka”, simpel jawaban Azzam,,),, Waah ngambar apaaa aja boleh deh Nak,, yang penting Azzam menikmati kegiatan menggambar Azzam,,

Ba’da sholat Maghrib Ayah Bunda dan Azzam berdiskusi cukup serius,, Hmm ya, kami berdiskusi membahas Al Quran, Ayat 14 Surat Luqman,,, (sebenarnya diskusi untuk ayat ini sudah berlangsung mungkin sekitar 2 kali sebelumnya, tapi diskusi kali ini lumayan panjaaan buanget dan dilakukan lengkap oleh kami bertiga -sebelumnya cuma bunda sama Azzam-)

“Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.”

Diskusinya mungkin lebih dari satu jam setengah dan wah subhanalloh tidak bisa menggambarkannya dengan kata kata,,, Diskusi itu diakhiri dengan doa Agar Alloh mengumpulkan kami bersama sama kelak dalam Syurga-Nya,,

“Allohummaghfirlii waliwalidayya warhamhummaa kama robbayaanii shoghiiroo”.. Aamiin, Allohumma Aamiin,,

Pensil Warna Baru,,!!

Selain aktifitas membaca Iqro, Azzam juga sedang giat giatnya coloring picture and connecting dot to dot activity (bunda down load dari www.enchantedlearning.com. www.coloring-pages-kids.com dan www.crayola.com), Setelah “bersabar” lebih dari sepekan mewarnai dengan pensil warna sepanjang 2 cm (karena sudah dipakai lebih dari setahun,, Ayah pokoknya super duper sibuk deh 10 hari terakhir ini) Akhirnya,, hari ini Ayah mengajak ke toko buku untuk membeli pensil warna baru,,, Wuah Azzam sueneng buanget,, karena sudah banyak kertas kertasnya yang menanti untuk diwarnai,,,

Ayah membelikan pensil warna yang 24 colors,, “Supaya Azzam belajar gradasi warna”, kata ayah (Alhamdulillah,, terima kasih ayah,,). Benarlah, sampai rumah setelah sholat Ashar, Azzam langsung sibuk dengan kertas kertasnya,,

Didepan kertas kertasnya Azzam kelihatan “cukup” anteng,, Azzam kelihatan cukup sabar menghubungkan titik demi titik dengan menggunakan penggaris (Azzam baru belajar menggunakan penggaris). Titik titik yang dihubungkan akan membentuk aneka vehicle pictures yang sesudahnya bisa diwarnai,, Ayah dan bunda membebaskan Azzam mewarnai dengan warna yang dia suka sambil masih terus mengenalkan aneka gradasi warna (yang ini sekaligus memastikan sih bahwa Azzam ngga “buta warna” seperti omnya dan bisa membedakan warna denga baik),,

Dari proses belajarnya ini, ayah dan bunda berharap selain Azzam bisa terasah kreatifitasnya, Azzam juga bisa belajar berkonsentrasi,, Untuk hal konsentrasi, Azzam juga masih terus belajar lipat melipat dan gunting menggunting,,

Semoga Azzam menikmati seluruh proses belajarmu ya Nak,, Doa kami di nadimu,,

Azzam yang Kinestetik Jasmani,,

Azzam memang ngga bisa diem, selalu bergerak dan agak sulit konsentrasi,, Walaupun belum terlalu mengkhawatirkan (Azzam masih bisa dengan “cukup” tekun mengerjakan 20 exercise IXL Math nya dan masih bisa menyelesaikan karya menggambar dan membangunnya yang dibuat dari bahan apa saja) tetapi hal Konsentrasi ini tetap menjadi perhatian kami,,Kami masih terus mencari cara bagaimana agar Azzam bisa belajar lebih konsentrasi,,

Pilihan kami jatuh pada membuat handycraft. Dilihat dari kesukaan Azzam menggambar dan membangun kelihatannya ini cukup menarik (Azzam suka sekali acara hand made di Global TV) dan kelihatannya bisa membantu Azzam buat bisa belajar “sedikit” berkonsentrasi,,

Jadilah 2 hari ini ayah mengajari Azzam membuat pesawat pesawatan dan robot robotan dari kertas bekas (sisa ingatan masa kecil ayah,, he,, he,,) Proses belajar yang luar biasa,, Bukan cuma Azzam yang belajar konsentrasi,, tapi juga buat Ayah,, Ayah yang luar biasa harus belajar bersabar,, Capek pulang kerja (ayah sampe rumah stengah sembilan malem) dan masih mengajari Azzam lipat melipat (dan Azzamnya ngga bisa dieem),, Luar Biasa kan,, Sesudah jadi pesawatnya Azzam masih mau mewarnai pesawat kertasnya, tapi karena sudah jam 10 malam, kegiatan mewarnai ditunda duluu,, Azzam pergi bobo ditemani pesawat kertas,,

Tapi kegiatan lipat melipat belum selesai buat ayah dan bunda,, Siangnya bunda sempat googling dengan keyword paper craft dan terdamparlah bunda di webnya Canon Creative Park di www.canon.com/c-park dan bunda sempat down load beberapa prakarya mobil dan rumah dari kertas,, Jadilah sampai tengah malam ayah dan bunda mengerjakan prakarya menggunting, melipat dan menempel,, Horee,,

Kok bunda sama ayah yang ngerjain ?? Ya kan baru percobaan, dan model dari Canonnya keciiil (buat ukuran Azzam yang masih belajar menggunting) kelihatannya masih cukup sulit (eh tapi ngga boleh under estimate ya,, tapi bener kok keciil) ukuran kertas A4 untuk model 2 mobil,,,
Hmm kertasnya juga adanya dirumah kertas photo 180 gsm (kalo buat tebal kertas sih cukup) tapi sayang kalo pake photo paper,,

Well by the way,, selesai juga,,untuk malam ini,,
Besok lanjut lagiii,,, Aaahh senangnya Home Education,,,

Azzam the Builder

Selain menggambar, kesukaan Azzam yang lain adalah MEMBANGUN…!!! (lagi lagi inspired by Movie,,, Bob the Builder),,,

Azzam membangun tidak dengan lego atau alat alat permainan yang terstruktur, Azzam membangun dengan benda benda yang dia temui disekitarnya seperti botol aqua, botol botol kecil bekas serum rambut bundanya, mangkuk bekas es krim, tutup botol aqua gallon, kardus kardus kecil bekas pepsodent, kardus bekas vitamin, handphone, remote, tempat pensil , pensil pensil warna, pokoknya barang barang yang dia rasa bisa disusun seperti bangunan bangunan yang dibuat oleh Bob,,,

Bob “Azzam” the Builder suka mbangun pake apaaaa aja, pake mainan kecil kecil, pake rantai balok, pake  uang uang receh yang di selotip (tabungannya untuk membeli majalah The Cars), uang uang recehnya diangkut dengan dump truck dan disusun menjadi sebuah bangunan,,,pokoknya sesuai imajinasinya,,,

Bob “Azzam” the Builder membangun dibantu sama 2 “alat berat “ yang dia punya,,, Muck “the Digger” dan Dump Truck si pengangkut semen Tiga Roda katanya,,,

Sesudah dibangun dan bercerita dengan bangunanya, biasanya bangunannya dihancurkan, dibongkar dan dibuat bangunan baru yang sama sekali berbeda bentuknya,, Dibangun, Bercerita, Dibongkar,,, begitu terus sampai dia beralih ke mainan lain,,,

Berantakan,,,,,pasti,,,, Tapi Azzam sudah terbiasa membereskan mainanya sendiri (masih dibantu bunda sih,, tapi Azzam cukup tertib denagn pelajaran bertanggung jawab terhadap mainanya)

Azzam dan Gambar Mobil

Azzam sukaaa banget menggambar mobil, hasil gambar mobilnya mungkin udah ratusan lembar. Sering sih ayahnya mendorong supaya azzam mau menggambar objek lain seperti buahan, tanaman, pemandangan, dll, tapi selalu aja ujungnya mobil. Kalo menggambar buahan ya menggambar buah buah yang sedang diangkut pake truk, atau menggambar bunga ya letak bunganya ada di pinggir jalanan yang banyak mobilnya (obsesi film the Cars yang ditonton sebagai film pertamanya mungkin ya…)

Azzam sudah mulai mencoret coret kertas sejak umur 15 bulan dan perkembangan motorik halusnya baik sekali azzam cepat sekali bisa menggambar bentuk lingkaran, kotak. Diusia 2 tahun gambar azzam sudah kelihatan sempurna bentuknya walaupun masih gambar mobil sederhana. Untuk mendukung kesukaanya menggambar,selain dengan kertas gambar biasa kami memfasilitasinya dengan menempel kertas besaaar sekali didinding supaya Azzam bisa menuangkan kegemaran melukisnya tanpa mengotori dinding.

Sebagian kecil gambar mobil yang dipilih dan dirasa adalah “master piece”nya ditempel  didinding. Menempel gambarnya didinding kelihatannya adalah dorongan kuat untuk bisa menghasilkan karya karya baru. Kami memang sedang belajar untuk mengapresiasi kegiatan yang disenanginya dan tidak mematahkan semangatnya.

Kalau Azzam menggambarnya di siang hari sewaktu ayahnya kerja, biasanya dia akan menceritakan proses menggambarnya kembali dengan semangat 45 sesampainya ayah dirumah, dan kalau sudah begini, ayahnya harus ekstra sabar mendengar ceritanya.

Selain menggambar, Azzam juga suka membuat prakarya, dari kertas warna (kertas marmer) yang di gambar  bentuk (yang lagi lagi) mobil Mc Queen dan teman temannya (Dinoco, dll) yang dipotong  dan di tempel dikertas. Prakarya prakarya itu dijejer dan ditempel di tembok juga,,,,

Walaupun gambar gambarnya sudah lebih dari 1 bulan ditempel biasanya kami sering memintanya untuk bercerita kembali tentang gambar gambarnya, apa ide gambarnya atau apa yang mau dia sampaikan lewat gambar. Bisa ditebak, semangatnya luar biasa walaupun susunan kalimat berceritanya belum tersusun rapi. Kami memberinya banyak stimulus untuk Azzam agar bisa bercerita dengan baik dan mengeluarkan ide idenya…

Ahh Home Education memang menarik, kami orang tuanya juga benyak belajar untuk saling mengapresiasi..