Pasukan Alat Berat Azzam,,,!!

Ini dia aktifitas yang bisa bikin Azzam berlama lama main sendirian didalam kamar,, berantakin kamar dari sudut kesudut,, sambil ngoceh, cerita, berimajinasi,,,,, Yaaaa Membangun,,,!!!

Membangun bangunan apaaaaa aja,,, pake alat bantu apaaa aja,, kardus bekas, buku buku, kayu kayu kecil bekas kaki naga, mobil mobil, pinsil pinsil, mainan emco,, wuaah pokonya apaaa ajaaaa,,,

Sekarang aktifitas membangun Azzam makin canggih karena didukung Pasukan Alat Berat hadiah dari ayah,,,

Tadaaaa,,, inilah pasukan alat berat Azzam (plus pemiliknya yang masih ngantuk baru bangun tidur siang,, hi hi,,)Pasukan Alat Berat Azzam yang mbantu Azzam membangun jembatan, gedung, kota, pabrik, hotel Grand Pangestu (Hotel di Kerawang yang Azzam pernah nginep disana,,) -Aih waktu Azzam membangun “Hotel” ini bener bener miriiiipp aslinya loh,, mulai dari pintu gerbang sampai letak kamar kamar yang seperti bungalow, bangunan kantin, taman,,pokoknya miriiipp (takjub bunda, kok Azzam masih inget,,),, membangun apa lagi ya,, oh Jalan tol, Gelora Bung Karno,, dll dsb,, hi hi,,,

“Iya, Alat beratnya yang mbantu ngangkutin kayu, tanah, pasir,,” jawab Azzam waktu bunda tanya “itu alat beratnya lagi ngangut apa,,?”

Hmm,, cara belajar yang tidak biasa,,,

Beberapa kali dihari nontonnya, Azzam memilih nonton (lagi lagi) “Bob the Builder” on Site edisi Road and Bridges,,(jadi fasih sekali kalo sudah ngoceh cerita sambil “mengarahkan” pasukan Alat Beratnya untuk bekerja,,)

Azzam juga sebenernya kepingiiinnn banget beli buku Aku Mahu Tahu edisi Bangunan (terbitan BIP),, karena harganya “lumayan”, bunda minta Azzam buat nabung dulu,, nah Senin kemarin itu tabungan Azzam sudah sampai Rp 60.000, bunda minta ayah buat nambahin beli buku,, tapi pas ke Gramedia bukunya udah habis,,, hiks hiks,, Azzamnya sediiih banget, udah dicari ke Gramedia satu lagi (di Duta mall) ternyata habis juga,,  (Bunda “agak” menyesal sebenernya,, kenapa ngga langsung beliin aja dan ngga nunggu tabungan Azzam,,),, Insyaalloh nanti ketemu buku yang lebih bagus ya nak,, Sabar ya Zam,,

Untuk mengalihkan “kesedihan” Azzam, Ayah akhirnya membelikan Azzam CD Cars 2 yang juga ditunggu tunggu Azzam,,

Cars 2 nya sudah ditonton 1 kali (Selasa kemarin,, Subhannalloh sabarnya anakku,, menunggu sampai jadwal nontonnya,,), tapi dua hari ini Azzam masih tetep nanyain kapan dia bisa beli buku Bangunannya,,,?? (hiks hiks,, bunda yang sedih,,),,

Tetep semangat main,, eh belajar dengan caramu sendiri ya nak,, Insyaalloh kelak semua akan bermanfaat untuk Azzam,, Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin,,

Happy home learning,, (^.^)/

Menggambar dan Mewarnai bersama Tux Paint, Cars 2 Color dan Drawing 4 Kids,,,

Azzam memang sukaaaa sekali menggambar, hampir tiada hari yang tidak menggambar,, Kemajuan menggambarnya cukup baik,, Selain menggambar mobil, Azzam sekarang juga mulai menggambar pesawat terbang lengkap dengan matahari, awan dan burung ala Azzam dan Azzam juga mencontoh (dari buku Educomic Aku Suka Belajar Pesawat, terbitan BIP) menggambar Roket/Pesawat Luar Angkasa (lagi lagi ala Azzam berupa lonjongan lonjongan bertumpuk ditambah segitiga disisinya),, Selama ini Azzam menggambar lebih banyak dengan media kertas dan menggunakan pensil warna dan baru belajar menggunakan cat air,,

Selain dengan kertas, Azzam juga sudah kenal dengan software paint (Accessories nya Microsoft) dan mewarnai lembar lembar coloring pages yang didownload dan diwarnai dengan software yang sama,,

Minggu kemarin, bunda coba cari software menggambar untuk anak anak supaya media menggambar Azzam lebih bervariasi,, Bunda coba googling dengan key word, Paint software for kids dan mendapatkan list buanyaaak sekali software untuk anak dari yang berbayar sampai yang gratiissss,,, Akhirnya bunda mendownload beberapa yang gratiss lewat http://en.softonic.com/s/free-kids-painting juga lewat http://www.softpedia.com/get/Others/Home-Education/Drawing4Kids.shtml dan karena ngga bisa diinstall semua, jadilah bunda hanya bisa menginstall tiga software untuk Azzam,,

Tux Paint beserta stamp yang bisa “ditempel” di kertas gambar yang didownload terpisah , Cars-2-Color  dan Drawing4Kids, tiga software yang menemani azzam menggambar hampir sepekan terakhir ini,,

Alhamdulillah,,

Happy learnng son,

Ilustrasi dari Screenshoot pribadi, http://www.tuxpaint.org, http://www.en.softonic.com dan http://www.softpedia.com

Azzam dan Puzzlenya,,,

Inilah aktifitas Azzam semalam,, sebenernya Azzam sudah rapih mau keluar makan malam, tapi karena hujan,, jadilah kami semua menunggu hujan reda,,

Mula mula Azzam iseng main mainan keseimbangannya (buatan ayah loh,, ceritanya ada di mainan-keseimbangan/ ),, Seperti biasa naluri menumpuk numpuk benda mulai keluar,, Azzam menumpuk Aqua gelas ditambah dodol (yang sebelumnya dipakai mengganjal perut karena laper he he,,) dan diatasnya ditaruh mainan keseimbangannya,, Sudah dimainain, putar puter, bulak balik dipindah pindah,, eh hujannya belum reda juga he he,, Akhirnya Azzam lepas jaket dan mengambil Puzzle Cars nya,, Hmm mulailah acak acak,,!!

Tiga hari terakhir ini selain membaca QS An Nahl, Azzam juga asik mengutak atik Puzzlenya,, Ya, ayah membelikan 2 set puzzle besar isinya 98 keping (buanyak buanget kan,, setidaknya menurut bunda waktu pertama kali lihat,,) bergambar The Cars,,

Puzzle sebenernya termasuk mainan yang Azzam sukaaa, sejak usia 2 tahun Azzam sudah kenal Puzzle dan senang main puzzle, seinget bunda puzzle yang terakhir bisa dikerjakan Azzam dalam waktu cepat itu jumlahnya mungkin sekitar 40 keping,, tapi karena ngga dibawa (ada dirumah Depok) jadilah selama setahun ini Azzam absen dari main Puzzle,,

Dari kesukaan Azzam main puzzle inilah bunda sebenernya mengenali tipe belajar Azzam yang Visual-Spasial (yang salah satu kekuatannya adalah dalam hal mengamati,, penjelasan ringkasnya ada di multiple-intelligences-3-kecerdasan-visual-spasial/),, Jadilah mulai dari pengenalan itu bunda dan Ayah memanfaatkan kekuatan belajar ini,, Bunda dan ayah kalau mau menerangkan sesuatu biasanya dengan media menggambar,, (sambil ngomong, sambil nggambar) yang biasanya diikuti Azzam juga dengan menggambar, Misal ketika bunda menerangkan tentang fungsi otak, bunda menggambar bagian otak, (ceritanya ada di otakku-sehat/) atau ketika bunda menerangkan tentang pohon, bunda juga menggambarnya,, Begitu juga ayah ketika mengenalkan huruf huruf (baik alphabet ataupun hijaiyah), Ayah menggambarnya dikertas yang ditempel ayah didinding kamar),,

Subhannalloh,, Segala puji bagi Alloh yang memberikan kesempatan ayah dan bunda untuk bisa mengenali Azzam,, Berkahi seluruh proses belajar kami Alloh,, aamiin,,

Sampai akhirnya dua hari kemarin bunda terheran heran (karena sebelumnya mungkin sudah mengunder estimate Azzam,, afwan ya nak,,),, Diwaktu kesempatan menyusun yang kedua kali,, Azzam sudah lebih hafal dari ayah atau bunda yang sebelumnya membantu Azzam menyusun untuk yang pertama kali,,

dan pada waktu menyusun yang ketiga kali (hari Selasa kemarin,) Azzam sudah bisa menyusunnya sendiri terutama untuk yang bergambar besar (mungkin karena lebih mudah melihat pola gambarnya,,),, Bunda dan ayah “cuma” jadi penonton, yang kalo ikut nimbrung harus siap dikoreksi karena salah pasang,, he,, he,, Jadilah sepanjang Azzam mengutak atik puzzlenya, ayah cuma duduk menemani sambil membaca,, (sesekali nengok ke Azzam sambil geleng geleng kepala,,)

Ada hal hal yang bunda perhatikan dari cara menyusun puzzlenya yang sekarang,, Azzam sekarang menjadi lebih detail dalam memperhatikan gambar gambar yang kecil,, (waduh,, bener deh, puzzle yang kedua guambarnya kuecill,, gambar mobil mobil yang parkir dijalan dengan sudut mengerucut- 3 dimensi),, dan Azzam bisa menghubungkan mulai dari tengah puzzle,,

Dua set puzzle selesai,, ditutup dengan makan Soto Banjar Ayam Bapukah yang (akhirnya) ayah beli sendirian karena hujannya masih tetap tunduk pada Alloh untuk turun menyirami bumi,,, Hmm yummi,, hujan hujan, anget anget,,

Ngga ada kalimat lain yang bisa terucap selain Subhannalloh,, walhamdulillah,, semoga bunda dan ayah amanah dalam mengoptimalkan potensi belajar yang sudah Alloh karuniakan untuk Azzam,,

Bimbing kami yaa Alloh,, Mudahkan proses belajar kami,, dan semoga seluruh proses ini makin mendekatkan kami pada Ma’rifah dan ketundukan pada Mu,, Aamiin,,

Syukur Kami Hari Ini,,,

Udah lamaaa banget rasanya ngga jalan jalan pagiiii (kaya’nya sebulan ini stuck banget di depan laptop),, Hari ini Ayah memang udah niaat banget buat ngajak muter muter pagi,,, .

Kami jalan jalan,, muter muter dan sampailah kami sarapan wadai (kue, dalam bahasa Banjar) Laksa (ala Banjarmasin,, dan jangan mbayangin laksa Jakarta ya,, pokoknyaa bedaaa buanget) yang terdiri dari kue dari tepung beras yang dibentuk seperti putu mayang (tapi dengan ukuran diameter yang lebih besar) ditambah telur bebek rebus yang kemudiaan disiram pake kuah santan (plus bawang goreng),, Azzam sarapan kue edisi manis (karena bunda lihat kuah Laksanya pake mecin buanyak buanget,, tapi karena udah keburu pesen yaaa,, gimana,,) terdiri dari putu mayang (yang ini standar seperti putu mayang Jakarta) ditambah kue Koleke (kalo ga salah) yang dibuat dari adonan tepung beras juga plus telur yang diberi pewarna hijau yang terus disiram pake kuah gula merah campur santan (seperti kuah putu mayang standar,,,)

Selesai sarapan wadai kami lanjut ke pusat keramaian di kota Banjarmasin yaitu,,, depan Kantor Gubernur sampai ke Masjid Raya,,,,

Didepan kantor gubernur banyak yang sudah berkumpul dan melakukan senam masal (rutin tiap Minggu kelihatannya,,),, Disana Azzam main,, dan “olahraga” ala Azzam,, he he,,

Azzam juga kenalan secara alami (langsung main bareng maksudnya) sama Aldi (1y 8m) yang mengikuti Azzam lari larian sampai akhirnya mereka main bareng,, lihat gambar ditembok lapangan kantor gubernur bareng,, tendang tendang gelas aqua bareng,, dan ngobrol dengan “bahasa tubuh” bareng,, he he,,

Hmmm serunya,, bunda sama neneknya Aldi ngga ngobrol banyak sih,, cuma sempet tanya nama Aldi sama usianya karena kami duduk agak jauh,, well yang penting Azzam nya ngga gagap sosialisasi dan bisa main sama siapaaa aja (seperti yang banyak di dengungkan kalo anak Homeschooling itu biasanya ngga bisa bersosialisasi,, ternyata,,, salah besarrrr Sodara sodara,,,),, Alhamdulillah,,

Puas main,, waktunya pulaaanggg,,, Sempet puter puter nyari buah Pepaya,, karena requestnya Azzam buah pepaya,,, (Alhamdulillah minta “jajannya” murah, meriah dan sehat,,!!). Akhirnya kami mampir dipasar dan beli buah pepaya Rp 3.000, saja ,,,,,

Lanjuttttt,Kali ini waktunya Ayah mengutak atik botol botol bekas bedak Azzam (yang kata Ayah sebelumnya memang udah diniatin mau bikin robotan,,)

Robotnya dibuat dengan 2 buah botol bekas bedak Zwitsal, Tutup botolnya dijadiin mata robot (karena bisa dibuka tutup jadi kaya pake kacamata deh,, he,, he,,), Botol yang satu buat badan robot dan botol yang kedua (cuma diambil separuh) buat bagian bawah robot,, Robotnya dikasih kaki pake roda (seperti biasa,, bekas tutup botol), dikasih tangan pake garpu plastik (bekas pop mie bunda yang ngga pernah dipake,,), terus diperutnya digantungin sendok bekas obat (karena robotnya laper kata Azzam,,) dan kepalanya dikasih topi  dari tutup gelas plastik (kalo yang ini sih bekas tutup gelas teh) dan dikasih rambut hijau pake bagian atas dari botol fresh tea,, (waahh sepertinya kebanyakan ngumpulin bekas kemasan yaaa,,,)

Hasilnyaa,,, taaa,, da,,, Robot Ondel Ondel karya Ayaaahhh,,,

Yeee,, satu cium lagi buat Ayah dari Azzam karena udah bikinin mainan,, (walaupun menurut bunda bentuknya agak ngga jelasss, gitu,,,) tapi,, terima kasih Ayah,, sudah mau buatin maian yang ngga semua ayah mau bersusah susah membuatkan mainan untuk anaknya (yang katanya disayanginya,,,)

Alhamdulillah,, terima kasih Alloh,, untuk ayah sebaik Ayah,,

Semoga Alloh karuniakan keberkahan atas kehidupan kami,, dan semoga Alloh lipatgandakan kesabaran dan kesyukuran pada kami untuk berproses bersama,, Aamiin,,

Truck Trailer dari Kardus Bekas Buatan Ayah,,

Azzam memang sedang senang senangnya sesuatu yang berbau truck,, mulai dari membaca tentang truck sampai main mainan truck,,

Buku ensiklopedi junior Transportasi yang ada cerita tentang trucknya hampir sudah dihapalnya,, Azzam bisa cerita panjang lebar sama bunda dan ayah tentang isi buku Transportasinya,,

Azzam bisa memodifikasi mainan yang bukan truck menjadi sebuah truck trailer ala dia,, (Azzam punya mobil loader kecil yang sama Azzam dirubah jadi trailer dengan menambah -menyangkutkan- kardus kardus kecil bekas salep,, atau rel mobilan dari plastik yang diatasnya membawa tutup tutup botol dan dengan suksesnya dia bilang itu mobil truk trailer,,)

Azzam juga dihadiahi ayah truk trailer kayu yang mengangkut mobil balap yang juga terbuat dari kayu (yang sudah habis diwarnai Azzam dengan pensil warna,,),, Mobilan Kayunya bukan seperti mobilan yang dijual dipinggir jalan lho,, Pokoknya jenis kayunya bedaaa deh,, Kayu ala ala kalimantan gitu,, (bunda sama ayah ngga tau jenis kayu apa nihh,, Ayah juga dapat mobilan itu lungsuran dari teman ayah yang tau kalo Azzam sukaa mobilan truck,,he he,,)

Ayah rupanya cukup memperhatikan kesukaan Azzam ini,, Sampailah Ayah bertekad membuatkan sendiri mainan truck hasil karya Ayah,,,

Dan,,,, taaa daaa,, Hasilnya ngga kalah keren sama mobilan Hot Wheels Azzam buatan pabrik kan,,, (import dari Malaysia lagi,,!!),, Malah kerenan mobil buatan Ayah,,,

Ayah udah mikirin gimana cara buat mobil trailernya dari semalam waktu Azzam udah tidur,, Paginya baru Azzam ribut bantu Ayah buat mobil trailernya,, Azzam belajar tentang reusing lagi hari ini,,,

Kontainer Trailer Azzam dibuat dari 2 buah kotak plastik bekas pepsodent, yang bawahnya dilubangi untuk roda dan dikasih sedotan kecil kecil bekas Aqua gelas supaya lebih kokoh,, Rodanya ada 8 dari bekas tutup botol Aqua,, Kepala trailernya dibuat dari kardus bekas Daktarin powder yang dibentuk dan dibolongi untuk jendelanya,, Kepala trailernya juga dikasih cerobong dari sedotan warna coklat bekas kopi Nescafe kotak loh,, Kaca trailernya juga dilapisi pake sisa sedotan,, Didalam kontainer trailernya Azzam isi pake muatan tutup botol plastik bekas juga,, dan,, Kepala trailer sama trailer pengangkut kontainernya disambung pakai plastik kemasan Blueband,,, (biar tetep bisa belok belok kata ayah,,)

Subhannalloh,, luar biasa kan Ayah ini,, Jarang jarang loh ada bapak yang masih sempet buatin mainan untuk anaknya,, (Setelah lebih dari sepekan ayah bergulat sama laporan kantor,, Ini cara refreshingnya ya,,??)

Sekarang pun waktu bunda menulis (habis nyuci neehh), Ayah masih asyik main sama Azzam,,

Kalo gitu,, satu ciuman dari bunda plus Azzam buat Ayaaahh,,, Mmuuuuuaaacchh,, Terimakasih ayaahh,,

Alhamdulillah,, Terima kasih Alloh,,

Tanpa Disadari Azzam Belajar Geografi,,

“Bunda,, aku buat bangunan pabrik Honda,,” Itu kata Azzam tadi siang sambil mengajak bunda untuk menengok bangunannya,,

Ya,, bangunan dari tumpukan kardus ala Azzam yang bisa dinamai bangunan apaaa aja semaunya Azzam,,

“Bangunan apa Zam,,?” tanya bunda

“Pabrik Honda yang tutup di Thailand karena Banjir,,? Jawab Azzam sambil berusaha menerangkan dengan jelas,,

“Oo ya,,? Emang Azzam tau dari mana,,?” tanya bunda bingung (karena bunda memang ngga tau beritanya,,)

“Lah diberita, di tivi” jelas Azzam

“Loh kapan,, kok bunda ngga tau,,” tanya bunda lanjut

‘Tadi,, aku liat berita,, di Thailand banjir besarrr,,” Jelas Azzam sambil asik membongkar pabrik kardusnya,,

Waahh bunda memang bener bener ketinggalan berita,, Kalo Thailand banjir memang bunda sudah tau, tapi kalo pabrik Honda tutup,, bunda tau dari Azzam,, he he,, (anak jaman sekarang ya,,)

Malamnya baru bunda lihat berita bareng bareng ayah,, “Oo ini yang Azzam bilang,,” bunda menggumam,,

“Apa,,?” tanya Ayah,,

“Pabrik Honda tutup di Thailand karena banjir,,” terang bunda

Ayah cuma geleng geleng kepala (ngga tau geleng karena beritanya atau karena Azzam tau lebih dulu dari bunda,,, he he,,)

Well begitulah,, Azzam bisa belajar dengan media apa saja,, termasuk hobby Azzam bangun membangun ini,, Bunda amati memang Azzam bisa membangun apaaaa saja sesuai imajinasinya,, Cukup dengan kardus kardus bekas yang dia kumpulkan sendiri (tanpa harus dengan mainan mahal) yang dia suka bilang sambil mengumpulkan kardus “yang ini bisa buat aku ngebangun nih bunda,,”

Termasuk harusnya bunda bisa lebih mengenalkan dengan negara negara yang Azzam sebut,, Azzam kadang kadang membangun menara Eifel (Azzam dapat nama menaranya dari film “Little Einstain”).

Satu hari Azzam juga membangun Istana Mbul,, (yang bundanya ketawa habis,, dan ngga berenti berenti),, Maksudnya Menara Istambul (yang juga Azzam lihat di “Little Einstain),, Azzam membangun berbagai bangunan dari banyak negara,,

Seperti percakapan Azzam dan Ayah 2 hari lalu,,

Ayah mendengarkan Azzam mengoceh tentang makanan khas (yang bunda dan ayah ngga tau Azzam belajar kata makanan khas itu dari mana,,)

Sambil mainan mobil dan pesawatnya Azzam mumbling,, “Makanan khas Korea,,? Kimchi,, Makanan khas Indonesia,,? Nasi,, Makanan khas Banjarmasin,,? Dodol Kandang-an (diucapkan terpisah oleh Azzam),,”

“Masa dodol kandangan Zam,, kan ada Soto Banjarmasin, Nasi Kuning,,” sahut ayah iseng menaggapi

“Iya,,” jawab Azzam “Pokoknya dodol Kandang-an,,” lanjut Azzam,,

Juga percakapan Ayah dan Azzam sore tadi waktu Azzam membukakan pintu menyambut ayah yang baru pulang,,

“Ayah,, nanti malam ada pertandingan sepak bola Indonesia vs Karak,,” kata Azzam bersemangat karena baru saja nonton berita di TV,, (Bunda yang dengar langsung ketawa sampai keluar airmata,, Azzam,, Azzam,, udah semangat banget ngomongnya tapi,, Salah sebut,,,!! he he,,he he,,)

“Sama siapa Zam,,” tanya Ayah sambil juga ketawa,,

Azzam mengulang ulang menyebut Karak,, dan dia rubah menyebut beberapa kata tapi tetep salah,, terus dia kembali kedepan TV (karena bunda ngga berenti ketawa) sambil mengamati penyiarnya dan akhirnya bisa menyebut “Qatar” dengan benar,,

Banyak momen yang harusnya bisa bunda dan ayah pakai untuk “menyisipkan” pelajaran geografi (mengenal lebih dalam nama nama tempat yang Azzam sebut), tapi sampai hari ini bunda belum memperkenalkan membaca Atlas,, (Kita nabung dulu ya nak,, nanti Insyaalloh kita bisa beli globe,, Aamiin,,),, Insyaalloh banyak jalan untuk belajar geografi ya nak,,

Robbana,, mudahkan kami untuk belajar,, mensyukuri betapa Engkau menghamparkan bumi ini dengan indah,,, Aamiin,,

Kereta Dari Botol Susu Bekas,,,

Setelah sekian lama mau ngikutin “hand made” (acara di global TV), baru sekarang kesampaian Ayah buatin azzam mainan dari botol susu bekas,, Beberapa waktu yang lalu memang Azzam dibawakan banyak susu botol oleh ibu ida (teman kantor ayah),, Ayah bilang ke Azzam kalau sudah habis susunya botolnya jangan dibuang,, Jadilah bunda mencuci botol yang sudah kosong dan Azzam membantu mengeringkan terus menyimpannya,,

Sampailah hari ini ayah buatkan Azzam mainan kereta keretaan dari botol susu bekas,, Botol susunya dilubangi, terus disambung sambung , dipasangi roda dari bekas tutup botol minuman,, (Ayah meminta Azzam memilihkan tutup botol dari botol yang sama jenisnya supaya jalan keretanya bagus,, Azzam terlihat sibuk pilih memilih tutup botol)

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk membuat mainan sederhana dari barang yang sudah tidak terpakai. Tidak perlu punya keahlian khusus untuk mencoba berbagai bentuk. Kuncinya adalah senang mengerjakannya bersama-sama, dan perlu diingat bahwa dunia main anak-anak itu kaya akan imajinasi. Jadi tak perlu takut salah dalam menciptakan sesuatu dan semua karya yang telah dibuat adalah hasil kreasi tangan kita sendiri,,,

Selamat bermain…